UMUM
Terdapat 125 Kasus Mutasi Atlet di Wilayah KONI Jabar
12 Januari 2018 08:56 WIB
berita
JAJARAN Pengurus KONI Jabar memaparkan berbagai persoala Pada Sosialisasi Rumusan RAT 2017 di hadapan KONIDA, Rabu malam (101/1)/Arief NK
BANDUNG -   Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar KONI Jawa Barat 2017 lalu, menghasilkan beberapa rumusan. Secara bertahap, rumusan tersebut  dipaparkan kepada seluruh  KONIDA dan cabang olahraga (cabor)  Kota dan Kabupaten dalam Sosialiasi Hasil RAT bersama

Beberapa rumusan yang cukup menonjol di antaranya, pembatasan usia menjelang Pekan Olahraga Daerah 2018 (PORDA) sesuai dengan ketentuan PON XX di Papua 2020, mendatang yaitu sebanyak 11 cabang olahraga beregu.

Untuk hal yang satu ini, KONI Jabar tak keberatan dengan konsekuensi seluruh pengurus cabor bertanggung jawab atas program latihan atlet, perbaikan dan peningkatan  target perolehan medali serta mengatasi sendiri  jika terjadi mutasi atlet.


Baca Juga :
- HUT Ke-30 Barito Putera Berlangsung Khidmat
- Kabomania Akhiri Paceklik, PCM Degradasi ke Divisi Satu 2019



Khusus untuk masalah mutasi atlet,  dalam catatan KONI Jabar oleh Tim Pokja Mutasi Atlet dirumuskan berjumlah 125 kasus. Mutasi atlet dari provinsi lain ke Jawa Barat, berjumlah 47 kasus, Sementara mutasi dari Jawa Barat ke daerah lain hanya satu kasus namun secara administrasi belum terselesaikan.

Dalam RAT tersebut KONI Jabar mencuat bahwa Jabar berpotensi kehilangan  perolehan medali karena di PON Papua dimana   nomor yang dipertandingkan hanya 674 nomor dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Imbasnya, Jabar kehilangan peluang  karena ada  32 nomor yang  tidak dipertandingangkan dari enam cabor yang dihilangkan di ajang PON 2020 di Papua.

Karena itu, melalui Sosialiasi Hasil RAT itu, seluruh persoalan yang dihadapi Jabar menjelang PORDA maupun PON mendatang, mulai terbuka. Karena itu pulal menjadi warning bagi KONI Jabar untuk mengantisipasinya sejak sekarang.

Antisipasi pertama, KONI Jabar menyarankan kepada seluruh KONIDA untuk berkomunikasi dengan PB PORDA serta Pengprov. KONIDA juga disarankan oleh KONI Jabar untuk melakukan langkah nyata berupa audensi dengan pengambil kebijakan dalam hal ini bupatidan walikota serta instansi lainnya .

Sementara KONI Jabar sendiri telah melakukan pengamanan kepada 125 atlet andalan  peraih medali emas, 189 peraih perak dan perunggu. Tota,l, atlet andalan  yang dimiliki Jabar saat berjumlah 414 orang.


Baca Juga :
- PB ISSI Restui Ade Barkah sebagai Ketua Umum Baru Pengprov ISSI Jabar
- Atlet Peparda NPCI Kota Bandung Jajal Atlet Paragames di Solo

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin menegaskan, pada sosialiasi berikutnya akan kembali dilakukan bersama KONIDA dan cabor. Untuk saat ini,sosialiasi  baru  dilakukan bersama lima KONIDA plus cabor, yakni, Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Cimahi dan Cabor Renang.’

“Untuk pertemuan dan sosialisasi berikutnya kita akan lakukan kembali, kita akan pilah mana  yang akan menjadi subdisi KONI Jabar mana untuk seluruh Pengprov. Sosialisasi ini akan kita adakan dengan masing-masing KONIDA maupun  Pengprov, cabor permainan, beladiri dan cabor terukur,” jelas Ahmad  seusai Sosialiasi Hasil RAT di Newton Hotel, Rabu malam (10/1).

A
Penulis
Arief N K