ASIAN GAMES 2018
Gaung Asian Games 2018 Masih Sepi, Ini yang Dilakukan Pemprov DKI
13 Desember 2017 18:05 WIB
berita
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA - Asian Games 2018 kurang dari sembilan bulan lagi. Tepatnya, berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang.

Namun, hingga kini gaungnya masih sepi. Terutama, di DKI Jakarta yang akan menjadi kota penyelenggara bersama Palembang (Sumatera Selatan).

Tentu, ini ironis. Padahal, DKI merupakan ibu kota Indonesia.


Baca Juga :
- Tim Baseball Asal Taiwan Ini Akan Mengenakan Jersey Edisi Spesial
- Warga Tajikistan Siap Ramaikan 2018 Asian Games OCA Fun Run di Dushanbe



Fakta itu diakui Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Menurutnya, pemerintah provinsi (Pemprov) akan melakukan banyak hal supaya atmosfer Asian Games 2018 sampai ke seluruh lapisan masyarakat.

"Dalam survei yang kami lakukan, memang gaung Asian Games 2018 ini belum menyasar ke semua lapisan masyarakat. Terutama di DKI Jakarta ini yang baru terasa di daerah menengah atas," tutur Sandi usai rapat dengan Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 (INASGOC) di Balai Kota, Jakarta, siang tadi.

Untuk mengatasinya, Sandi bersama jajaran Pemprov DKI akan menggenjot berbagai program promosi Asian Games 2018 hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Termasuk, menyasar hingga ke lingkup terkecil seperti kelurahan.

"Kami akan memaksimalkan berbagai sumber daya yang dimiliki Pemprov DKI untuk lebih mensosialisasikan Asian Games 2018. Misalnya, terkait event di Monumen Nasional hingga ke tingkat kelurahan. Harapan kami, seluruh pihak ikut andil dalam mensukseskan pesta olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade ini," Sandi, menjelaskan.


Baca Juga :
- Latihan Tim Gulat Indonesia Tersebar di Tiga Kota Bulgaria
- Pegulat Putri Indonesia Memburu Medali Asian Games 2018 Lewat Bulgaria

Dalam rangka sosialisasi tersebut, Pemprov DKI menyediakan stiker dan banner terkait Asian Games 2018. Berbagai media promosi itu akan dipasang di kantor pelayanan publik seperti balai kota, kotamadya, kecamatan, dan kelurahan.

"Ini yang kami upayakan karena kantor pelayanan publik seperti kelurahan memang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami ingin warga jadi lebih mengenal Asian Games 2018 mengingat DKI Jakarta kembali jadi tuan rumah setelah menunggu sejak 1962 silam," kata Sandi, optimistis.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87