MOTOGP
Lorenzo Sebut Buruknya Sistem Pengereman Penyebab Sering Jatuh, Bukan Ubah Gaya Balapan
02 Desember 2017 17:56 WIB
berita
Jorge Lorenzo tiga kali jatuh saat balapan MotoGP 2017.
SAN MARINO - Jorge Lorenzo tiga kali jatuh saat balapan MotoGP 2017. Pembalap Ducati Desmosedici GP17 menyebut sistem pengereman bagian depan masih buruk meski menyebut stabilitas motornya sudah relatif stabil.

Pada MotoGP 2017 lalu Lorenzo terjadi di Argentina, San Marino, dan Valencia. Tak pelak ia terlempar di posisi ketujuh klasemen denngan 137 poin.

"Sistem pengereman bagian depan masih lemah. Motor ini memang jadi sangat stabil ketika mengerem, tetapi saya sulit menguasai bagian depan, sehingga saya sering terjatuh," kata Lorenzo dinukil dari Tuttomotori.


Baca Juga :
- Perpanjang Kontrak di Ducati, Dovizioso Tak Ambil Pusing Soal Jorge Lorenzo
- Ducati Ultimatum Dovizioso



Lorenzo lalu membandingkan sistem pengereman Yamaha dengan Ducati. Menurutnya, Yamaha memiliki sistem yang lebih baik ketimbang pabrikan asal Italia tersebut.


Baca Juga :
- Saking Marahnya, Andrea Dovizioso Sampai Salah Motor
- Rossi Sebut MotoGP Argentina Bakal Jadi Lomba yang Berat

Kendati demikian, pembalap Spanyol ini menyangkal jika gaya membalapnya berubah menyesuaikan tunggangan Ducati-nya. Juara dunia 2016 itu menyatakan mustahil karena tiap pembalap sulit mengubah karakter balapannya. 

"Ducati dan Yamaha jelas berbeda. Tapi, tak berarti gaya balapan saya berubah. Tiap pembalap sudah mahfum dengan gaya balapannya masing-masing," ujar pembalap berusia 30 tahun tersebut.*
 

news
Penulis
Suryansyah