LIGA 1
Adi Kumis Bikin Persikad Tandingan, Nugie Tak Ambil Pusing
17 Maret 2017 13:39 WIB
berita
CEO PT Persikad Paricara Dharma, Lilik Nugroho/TopSkor-Suryansyah
DEPOK - Belum menuai prestasi, Persikad Depok malah terbelah dua sisi. Adi 'Kumis' Gunaya, mantan pentolan Persikad, mengklamirkan akan membuat Persikad tandingan.

“Kami akan membentuk Tim Persikad. Tetapi, untuk penentuan kotanya belum di tetapkan. Saat ini kami sudah mendapatkan pelatih yang belum bisa saya sebutkan namanya. Pemain-pemain tinggal saya hubungi," kata Adi Kumis.

Adi Kumis merasa perlu membentuk Persikad tandingan lantaran manajemen Persikad saat ini dibawah Lilik Nugroho belum memenuhi kewajibannya saat mengambil alih tahun lalu.


Baca Juga :
- Persikad Dipastikan Turun Kasta
- Berpisah dengan Isman, Persikad Resmi Dilatih Liestiadi



Dia menyebut administrasi senilai Rp 1 miliar termasuk gaji pemain selama 10 bulan, catering, dan administrasi lainnya belum dipenuhi oleh PT Persikad Paricara Dharma. "Mereka ingkar janji hingga detik ini belum memenuhi utang pengurus yang lama," tandasnya.

Adi Kumis optimistis Persikad di bawah kepemimpinannya akan diakui oleh PSSI untuk tampil di Liga 2. Menurutnya surat-surat kepemilikan Persikad yang resmi ada pada dirinya.  “PSSI tahunya Persikad itu yang dipimpin saya (Adi Gunaya), bukan Persikad yang dipimpin Nugie,” pungkasnya.

Sementara itu CEO PT Persikad Paricara Dharma, Lilik Nugroho tak ingin menanggapi 'nyanyian' Adi Kumis. Nugie-- begitu sapaannya- lebih tertarik fokus pada persiapan tim menyambut kompetisi Liga 2 yang akan digelar April 2017.

"Biarkan saja Adi Kumis bicara, itu hak dia. Malah Persikad makin terkenal," tutur Nugie.

"Tugas saya fokus pada persiapan tim. Urusan Adi Kumis nanti biar komisaris yang menyelesaikan. Toh kami sudah mendaptarkan legalitas susunan pengurus ke PSSI," terangnya.

Nugie berharap dirinya bisa membangun sepak bola di Depok menjadi lebih baik dan maju. Diakui jalan ke arah sana butuh perjuangan dan kerja keras yang tidak mudah.

"Saya ingin wujudkan pengelolaan sepak bola yang profesional dan transparan, belajar dari klub-klub yang sudah baik."


Baca Juga :
- Persikad Datangkan Dua Amunisi Baru
- Persikad Masih Bermasalah dengan Transisi Bermain


Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengingatkan Adi Kumis untuk tidak gegabah dalam mengambil sikap. Menurut Idris, Persikad sudah diambil alih sejak tahun lalu oleh PT Persikad Paricara Dharma.

"Adi Kumis tidak berhak lagi mengklaim Persikad miliknya. Saya berharap dia bersikap profesional demi kemajuan sepak bola di Kota Depok," imbuh Idris.*
 

news
Penulis
Suryansyah