news
UMUM
29 Atlet Esport Lolos ke Grand Final Piala Presiden di Tangerang
20 January 2020 16:44 WIB
berita
Tim ELVO G.I, tampil sebagai tim terbaik./top skor, :Arief NK
BANDUNG -  29 atlet Esports lolos  menuju   Grand Final Piala Presiden Esports 2020 di ICE BSD, Tanggerang, 1-2 Februari 2020, mendatang. 

Pada final kualifikasi regional barat Piala Presiden Esport 2020 yang  berakhir,  Minggu malam  (19/1) itu menempatkan ELVO G.I sebagai tim terbaik.p




Baca Juga :
- Tim Putri Indonesia Bantai Filipina 5-0, Semua Menang Dua Set kecuali Gregoria
- Barca Dapatkan Striker Eks Inter tapi Malah Ditempatkan di Tim B, Ini Analisisnya




Nantinya ke -29 atlet yang mewakili regional barat di Grand Final Piala Presiden Esport 2020 terbagi di tiga cabang yakni,  Game Free Fire yang diwakili ELVO G.I (4 atlet esport), satu  Esport di game eFootball Pro Evolution Soccer (PES) 2020 atas nama Doni Pratama, serta 24 atlet esport dari game Mobile Premiere League (MPL).

Sebelumnya,  sebanyak 13 atlet Esport lolos dari babak  final regional timur yang terdiri  dari delapan atlet Esport untuk game MPL, satu  Esport di game eFootball PES 2020 atas nama I Made Aris Sandra, dan satu tim (4 atlet Esport) di game Free Fire atas nama tim BIG Akar.


Baca Juga :
- Winger Juventus yang Tak Terpakai Ini Boleh Pergi, Klub Tujuannya pun Sudah Ada
- Leicester Mau Beli Striker Veteran Asal Jerman Ini, Mainnya di Klub Turki dan Harga Murah


Di babak grand final,  Esport di cabang game Free Fire dan eFootball PES 2020 akan bertanding menghadapi wakil dari enam negara di Asia Tenggara yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja. Sedangkan juara PES League 2019 Asia dan semifinalis PES League World Finals 2019, Rizky ‘The Wonderkid’ Faidan secara otomatis lolos langsung ke babak Grand Final Piala Presiden Esport 2020.

 Sementara di game MPL akan diikuti 48 Esport hasil final regional barat dan delapan  Esport hasil final regional timur. 

"Gelaran final regional barat di 23 Paskal Hyper Square, Bandung, berjalan lancar dan semarak dan sukses. Bahkan ini lebih semarak dibanding gelaran final regional timur di Surabaya pada 11-12 Januari 2020, " Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha,  menegaskan. 

Menurutnya,  babak final regional timur sempat terganggu oleh jaringan yang error. Tapi katanya, di Bandung langsung diantisipasi. 

"Karena di Bandung gelaran  sangat penting untuk ke Grand Final di ICE BSD. Secara umum, penyelenggaraan tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu," Giring menambahkan. 

Peserta  regional barat sendiri datang dari belahan nusantara 
seperti, Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Sedangkan regional timur diikuti atlet esport yang berasal dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi, Jawa Timur, Bali, Lombok, Nusa Tenggara, Maluku, dan Irian Jaya.

"Secara  kualitas, khususnya di regional barat,  penampilan dan mental para atlet esport sangat luar biasa. Tak hanya itu, antusias para penggemar esport pun sangat luar biasa hingga memenuhi area Atrium Utama 23 Paskal Hyper Square.
Semua peserta Ayang sudah bertanding, baik di regional barat atau timur di masing-masing cabang game, sudah memperlihatkan kemampuan terbaik mereka. Mereka merupakan yang terpilih dari ratusan ribu atlet esport yang mendaftar pada ajang Piala Presiden Esport tahun 2020 ini,"  paparnya. 

Ia menambahkan bahwa  di babak grand final nanti , Indonesia akan diwakili empat tim di game Free Fire dan 4 atlet di game eFootball PES 2020 melawan perwakilan dari Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

"Sedangkan untuk MPL, hanya untuk tingkat Indonesia saja. Total hadiah di Piala Presiden Esport 2020 ini mencapai Rp1,5 milyar," ujar Giring. 

Sementara itu,  Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden, Aditya Syarief Darmasetiawan mengapresiasi kesemarakan dan  antusiasme anak-anak muda dalam mengikuti gelaran kedua Piala Presiden Esport tahun 2020. Gelaran ini merupakan upaya pemerintah dalam menyalurkan bakat anak muda ke arah yang lebih positif.

"Di Amerika, angka industri game atau esport lebih besar dibandingkan industri olahraga, musik dan film. Pemerintah akan terus mendukung industri game/esport ini sebagai industri kreatif. Apalagi setelah kepengurusan PB PB ESport dibentuk  dan dilantik 18 Januari lalu," tuturnya. 

Jadi kata diam,  lewat Piala Presiden ESport, pemerintah berupaya mendorong ekosistem yang sehat  sekaligus memberikan kesempatan bagi atlet esport berbakat untuk berkompetisi level dunia.

"Setiap perkembangan dan kemajuan zaman pasti ada dampak negatif dan itu yang harus dikelola. Oleh karena itu, melalui   Piala Presiden, kita ingin agar masyarakat mengetahui jika industri ini di Indonesia  pertumbuhannya sangat fenomenal dibanding negara lain dan menjadi market yang bagus mulai dari atlet, caster, tim supporting, hingga pihak industri lain. Pemerintah ingin menciptakan ekosistem dan tata kelola yang sehat di industri ini. Bagaimana industri ini terus tumbuh sekaligus meminimalisir dampak negatif di industri ini," pungkasnya.

Sementara itu,  tim ESport asal Sumatera, ELVO G.I. usai menempati rangking pertama berhak atas hadiah uang sebesar Rp20 juta sekaligus , ELVO wakil  regional barat menuju  Grand Final Piala Presiden Esport 2020 yang digelar di ICE BSD, Tanggerang, 1-2 Februari 2020,  itu. 

"Dari ribuan tim yang daftar, kita harus juara di setiap kualifikasi dan Alhamdulillah kita selalu berhasil mendapatkan juara hingga di babak final regional barat ini dengan meraih tiker untuk Grand Final di Jakarta," ujar Jey,  kapten tim,  ELVO G. I. **

 

loading...
A
Penulis
Arief N K
news
news