news
BULUTANGKIS
Ganda Campuran Indonesia Ini Masih Yakin Lolos ke Olimpiade Tokyo
15 January 2020 10:30 WIB
berita
Gloria Emanuelle Widjaja (kiri) berusaha mengembalikan bola sedangkan Hafiz Faizal siap berjaga. Di babak pertama Indonesia Masters, Selasa (14/1), ganda campuran Indonesia itu takluk dari pasangan nomor satu dunia asal Cina, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dengan 14-21, 13-21.
JAKARTA - Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja belum beruntung di Daihatsu Indonesia Masters 2020. Turun di babak pertama di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (14/1) kemarin, ganda campuran peringkat kesembilan dunia asal Indonesia itu langsung bertemu pasangan terbaik dunia dari Cina, Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Hasilnya, Hafiz/Gloria pun takluk straight game, 14-21, 13-21.

Rekor Hafiz/Gloria saat bertemu Siwei/Yaqiong memang buruk. Sebelum Indonesia Masters, mereka hanya menang satu kali dari tujuh pertemuan. Pada Malaysia Masters 2020 di Kuala Lumpur, pekan lalu, Hafiz/Gloria juga dihancurkan, 13-21, 12-21.




Baca Juga :
- Virus Corona Gegerkan Dunia, Olimpiade Tokyo Terancam Dibatalkan
- Komentar Hafiz/Gloria Usai Singkirkan Rekan Senegara dari Thailand Masters 2020




Kekalahan di babak pertama Indonesia Masters jelas menghambat langkah Hafiz/Gloria dalam mengejar tiket Olimpiade Tokyo 2020. Untuk menembus delapan besar, sebagai syarat aman tampil di Negeri Sakura mereka wajib mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya di turnamen-turnamen sebelum Olimpiade.

“Pemain yang berada di luar delapan besar menjadi non-unggulan dan berpotensi bertemu pasangan nomor satu dunia. Itu akhirnya terjadi pada kami. Undian pastinya memengaruhi hasil,” ujar Hafiz.


Baca Juga :
- Praveen/Melati Takkan Remehkan Ganda Prancis di Perempat Final Indonesia Masters
- Tunggal Putri Tuan Rumah Bertumbangan


Sepanjang Februari, Hafiz/Gloria kemungkinan tak mengikuti satu pun turnamen. Sebab, tidak ada kejuaraan bergengsi yang berlangsung bulan depan. Perburuan poin akan kembali mereka mulai di All England 2020. Turnamen tertua dunia itu berlangsung di Birmingham, Maret mendatang.

Hafiz mengatakan, jadwal Maret mendatang sangat padat. Untuk itu, dia dan Gloria akan berusaha mati-matian mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Apalagi, ganda campuran diharapkan bisa mengirim dua wakil ke Olimpiade. Satu pasangan yang hampir pasti aman adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

“Yang namanya jadwal padat pasti berat. Namun ini juga peluang mengumpulkan angka sebanyak-banyaknya. All England 2020 adalah turnamen berstatus Super 1.000 dan kami pasti ingin habis-babisan di sana,” ucap Hafiz.

Wakil Indonesia di ganda campuran sendiri bertumbangan. Selain Hafiz/Gloria, pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah, serta Adnan Maulana/Mychelle Crystine Bandaso juga gugur di babak pertama.

Dengan demikian, total hanya dua ganda campuran yang masih tersisa. Praveen/Melati lolos ke babak kedua tanpa mengeluarkan keringat. Sebab lawannya, Robin Tabeling/Selena Piek mangkir dari kejuaraan tanpa keterangan.

Adapun, Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu akan tampil di babak pertama, Rabu (15/1) menghadapi unggulan ketujuh dari Korea Selatan (Korsel), Seo Seung Jae/Chae Yoo Jun. Pada babak kualifikasi kemarin, ganda yang sedang dicoba ini menang atas ganda Thailand, Supak Jomkoh/Suprissa Paewsampran, 21-16, 21-17.

Jika bisa berprestasi, boleh jadi Owi dan Apriyani akan menjadi pasangan permanen. Sejauh ini, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia memang cukup kesulitan mencari tandem Owi setelah pensiunnya Liliyana Natsir.

“Saya sudah tahu cara bermain Apriyani. Dia kan pemain papan atas di ganda putri bersama Greysia Polii, jadi sering lihat pastinya. Bagaimana hasilnya itu urusan belakangan yang penting jalani saja dulu.

Setelah Butet, sapaan Liliyana, pensiun, Owi sempat diduetkan dengan Winny Oktavina Kandouw. Namun hasilnya kurang menggembirakan sehingga ganda ini kembali dipecah.***KRISNA C. DHANESWARA

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news