news
LIGA ITALIA
Cutrone Memberi Kedalaman Serangan Fiorentina
15 January 2020 08:35 WIB
berita
Striker anyar Fiorentina Patrick Cutrone mendengarkan arahan pelatih Giuseppe Iachini.-Topskor.id/istimewa-
FIRENZE – Senin (14/1), ACF Fiorentina melakukan tes atletik dalam latihan. Ternyata Patrick Cutrone menjadi salah satu yang terdepan. Bukti bahwa penyerang anyar tersebut ingin segera menjadi tokoh protagonis di Seri A. Sebelumnya dia tampil mengesankan selama 30 menit di hadapan SPAL.

Pelatih Giuseppe Iachini yang merasa puas menyaksikan debut kedua Cutrone di Seri A, serta kemajuan dalam latihan, sepertinya akan menyerahkan posisi starter lawan Atalanta BC di perdelapan final Piala Italia, Rabu (15/1). Stadion Artemio Franchi diharapkan kembali memberikan perlindungan kuat ketika bertemu dengan skuat tangguh asuhan Gian Piero Gasperini. Sebagai informasi, di Piala Italia, Fiorentina tak pernah kalah di kandang enam kali beruntun. Kegagalan terakhir dihadiahkan Carpi pada 16 Desember 2015. 




Baca Juga :
- Fiorentina Siapkan Kontrak Besar untuk Chiesa
- Tiga Suporter Valencia Diduga Alami Gejala Virus Corona




“Saya melihatnya untuk ketiga kali dalam latihan, kalau jawaban yang diberikan meyakinkan maka dia pantas main sejak menit awal. Saya juga melihat hasil tes yang dilakukannya dalam latihan sebelumnya. Dia memberi kedalaman kala menyerang dan berpartisipasi pada dua fase. Saya mengharapkan hal-hal besar darinya, termasuk ledakan performa dengan kami,” ujar Iachini.

Kemungkinan Cutrone akan ditandemkan bersama Dusan Vlahovic atau Kevin Prince Boateng. Sementara Federico Chiesa berpeluang absen hingga pergelangan kakinya membaik. Rotasi juga terjadi di posisi kiper, di mana Pietro Teracciano jadi starter menggantikan Bartlomiej Dragowski.


Baca Juga :
- Pernah Dibuang, Rebic Siap Balas Dendam ke Fiorentina
- Bertemu Fans Asal Cina, Buffon Bercanda Soal Virus Corona, Namun Justru Jadi Kontroversi


Iachini tidak berani menjajikan kemenangan karena baru menangani tim dua pekan. Prioritasnya saat ini adalah merakit kembali tim dari awal.

“Saya tidak punya tongkat ajaib sehingga tidak bisa membuat keajaiban. Ketika kami berhasil memperbaiki metabolisme semua mekanisme, maka akan sukses. Atalanta? Mereka bekerja sama selama beberapa tahun, sedangkan kami baru 15 hari. Atalanta merupakan contoh bagaimana mengurangi perbedaan antara tim medioker dan skuat besar melalui intensitas dan kapasitas atletik. Kami sedang berusaha menjadi tim yang lebih dinamis dan meningkatkan level individu,” Iachini menuturkan.

I Viola harus main keras untuk menembus pertahanan Atalanta. Sektor belakang yang dikomando Jose Palomino, selain kuat tapi juga membantu meningkatkan tekanan. Bagian sayap sering bergerak maju dan menusuk.

Mereka memproduksi  cross yang dimanfaatkan para penyerang untuk mencetak skor. Luis Muriel, mantan striker Fiorentina, kemungkinan jadi ujung tombak. Sementara pasangan Alejandro Gomez dan Mario Pasalic  bergerak melebar dan memadati area belakang tuan rumah. Ruslan Malinovskiy bisa jadi alternatif trequartista.* Dari berbagai sumber

 

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news