news
INFOGRAFIS
Persija Dekati Carlos Dunga
07 January 2020 08:25 WIB
berita
Persija menjalin hubungan dengan pelatih asal Brasil, Carlos Dunga/grafis-Yusuf
JAKARTA – Skuat Persija untuk mengarungi Liga 1 2020 masih jauh dari komplet. Jangankan pemain, pelatih pun masih buram. Setelah sempat berkominikasi dengan Simon McMenemy dan Jacksen Ferreira Tiago, kini Persija menjalin hubungan dengan pelatih asal Brasil, Carlos Dunga.

Mengenai nama Dunga, sejatinya belum ada titik terang. Pelatih berusia 56 tahun ini hanya disebut segelintir sumber TopSkor dengan sangat hati-hati. Satu info yang pasti, pelatih yang bakal mengarsiteki Ismed Sofyan dan kawan-kawan memiliki nama besar dengan prestasi mentereng di pentas internasional.




Baca Juga :
- Persija Kebobolan 4 Gol, Ini Kata Pelatih Sergio Vargas
- Taklukkan 10 Pemain Persija, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim




Tidak hanya berpengalaman sebagai pelatih, sosok tersebut juga disebut punya rekam jejak mentereng saat menjadi pemain. Untuk mengonfirmasi kebenaran soal Carlos Dunga, TopSkor menyambangi kantor Persija yang terletak di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (6/1).

Sejak siang, dalam pantauan TopSkor, tidak ada aktivitas berarti. Kantor tampak sepi dan tidak ada pula para petinggi Persija yang terlihat. Presiden Klub Persija Ferry Paulus, yang bertanggung jawab penuh terkait kesiapan tim, juga tak terlihat. Hanya ada beberapa staf yang baru mulai berkantor setelah libur Natal dan tahun baru.


Baca Juga :
- Persija Resmi Datangkan Osvaldo Haay
- Persija Dapatkan Bek Sayap Penerus Ismed Sofyan, Juga Pelanggan Timnas Indonesia


Dari obrolan dengan para pegawai Persija itu, FP, sapaan akrab Ferry Paulus, sedang berlibur di Selandia Baru. Sebelum FP kembali ke Jakarta, hampir dipastikan tidak akan ada perkenalan pemain baru ataupun pelatih. Padahal, rencana awal tim dijadwalkan mulai bersiap menghadapi musim baru pada 10 Januari.

Sebelum pelatih baru datang dan tim kepelatihan terbentuk, bukan tidak mungkin persiapan tim bakal mundur. Sementara kebutuhan akan pemain kian mendesak. Persija butuh banyak pemain berkualitas untuk setiap posisi, mulai dari lini belakang, tengah, hingga depan. 

Dua pemain belakang dan satu striker muda sudah didatangkan. Striker muda Muhammad Rafli Mursalim, merupakan pemain ketiga yang dikontrak. Untuk memenuhi daya serang sama sekali belum mencukupi. Bahkan, alumni timnas Indonesia U-19 itu dinilai belum sepadan untuk menggantikan Bambang Pamungkas. 

Satu striker lokal berkelas menjadi sebuah keharusan. Marko Simic pastinya butuh pelapis yang setara. Paling tidak, kemampuannya dalam mencetak gol tak jauh berbeda. Untuk posisi striker, Persija dirumorkan tengah melihat kesempatan membajak Osvaldo Haay dari Persebaya. 

Dengan kualitas yang dimiliki Osvaldo, penyuka nomor punggung 20 tersebut kiranya pantas menggantikan sekaligus mengikuti jejak Bepe. Dalam akun Instagram miliknya, Osvaldo juga memberi kode dengan angka 20 20 dalam foto dan caption. Bukan tidak mungkin, Osvaldo yang akan memakai nomor keramat tersebut.

Eks-striker Persija Budi Sudarsono, menilai pergerakan transfer Persija, belum optimal. “Persija tidak bisa cuma andalkan Marko Simic. Rafli saya kurang, tapi jika Osvaldo Haay benar yang didatangkan, itu sebuah keuntungan. Dia bisa sebagai winger juga penyerang tengah. Saya lihat dia di SEA Games," kata Budi.*Furqon Al Fauzi

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news