news
TOP INTERVIEW
Legenda Persib Yudi Guntara Sarankan Robert Jangan Terlalu Sering Merotasi Pemain
03 January 2020 13:02 WIB
berita
Legenda Persib Yudi Guntara/Foto:TopSkor/Dani Wihara
BANDUNG – Yudi Guntara merupakan salah satu legenda Persib Bandung yang sangat peduli dan punya atensi terhadap denyut keseharian Maung Bandung. Apa pun kondisi terkini Pangeran Biru, gelandang serang Persib era 1990-an ini selalu memberi perhatian.

Lewat akun Instagram-nya, Yudi selalu memberi motivasi kepada mantan timnya. Jika memberi masukan pun, kalimatnya sangat santun. Bagaimana opininya tentang Persib musim 2019 dan 2020? Berikut obrolannya dengan TopSkor, Kamis (2/1):




Baca Juga :
- Mengusung Filosofi Jawa, Jersey Pramusim Persis Solo Laris Manis
- Preview PS Sleman vs Persib Bandung, Robert Lanjutkan Eksprimen dengan Memasang Skuat Inti




Anda sangat aktif membicarakan Persib di Instagram ketimbang mantan pemain Persib lainnya. Kenapa?

Saya cinta Persib. Enggak ingin melihat Persib yang pernah saya bela gagal meraih prestasi. Makanya lewat media sosial saya terus berkomentar. Intinya memberi motivasi. Bahkan kepada Persib Putri pun saya peduli.


Baca Juga :
- Uji Coba Persis Solo vs Persib Bandung Malam Ini, Robert Lanjutkan Eksperimen Strategi
- Peringati Hari Jadi ke-20 Tahun, Pasoepati Gelar Event Akbar di Stadion Manahan


Sejauh ini bagaimana feed back-nya?

Saya tidak memikirkan feed back. Saya hanya memberikan motivasi dan sedikit memberi pemahaman kepada bobotoh untuk selalu mendukung Persib. Apa pun kondisi Persib, saya tetap di belakang Persib.

Soal prestasi Persib pada Liga 1 2019?

Cukup bagus dong, jika kita detail melihat perjalanan tim sejak kompetisi digulirkan hingga akhirnya Persib berada pada posisi keenam. Permainan tim pada putaran kedua begitu kompetitif. Sayangnya pada saat bersamaan ada hasil pertandingan yang membuat langkah Persib tersendat. Terutama hasil yang diperoleh pesaing-pesaing Persib di lima besar.

Menurut Anda, kenapa baru pada putaran kedua Persib kompetitif?

Masuknya trio pemain asing membawa pegaruh positif dalam kinerja tim. Permainan lebih mencair. Mereka, khususnya Omid (Nazari) dan Nick (Kuipers) bisa menjadi figur sentral tim. Olah bola mereka pun bisa mengangkat kualitas permainan Persib.

Tapi dalam beberapa pertandingan putaran kedua, penampilan Persib sempat jeblok juga...

Betul. Saya menduga itu faktor seringnya coach Robert (Rene Alberts) merotasi pemain. Namun itu tidak berjalan sesuai rencananya. Sehingga Persib seperti kehilangan ritme dan karakter asli permainannya tidak muncul. Risikonya, kekalahan pun harus diterima.

Rotasi pemain juga salah satu sebab prestasi Persib agak lambat?

Salah satunya begitu. Akibat rotasi, kadang membuat performa pemain tidak stabil. Pemain harus menyesuaikan diri lagi, ketika sedang bagus-bagusnya malah diistirahatkan. Lalu dimainkan lagi dalam laga berikutnya. Idealnya, jangan selalu mengubah komposisi tim. Terutama setelah memenangkan pertandingan.

Anda yakin enggak pada musim depan, cara seperti itu tidak lagi dilakukan Robert?

Hahaha...harapannya sih tidak lagi sering merotasi pemain. Tapi kuat mempertahankan komposisi timnya. Don't change the wining team. Rotasi dilakukan ketika pemain utama kena akumulasi kartu dan cedera.

Apa komentar Anda soal rumor pemain yang diburu Persib untuk Liga 1 musim mendatang?

Kalau lihat per lini, kiper jelas butuh darah segar. Saya setuju Tedja Pakualam direkrut Persib seperti rumor yang berkembang selama ini. Teja punya kualitas dan jam terbang tinggi.

Lini tengah bagaimana? Anda pernah juga menyinggung Makan Konate...

Saya setuju Konate kembali lagi. Dia gelandang kreatif dan tajam. Tapi kalaupun gagal didatangkan, saya yakin coach Robert punya pemain alternatif yang bisa mendarahi permainan tim. Termasuk sosok striker yang sedang diburunya. Intinya, saya optimistis, musim depan Persib semakin kompetitif.

Bisakah Persib memperbaiki prestasi musim depan?

Tentu, saya sangat optimistis Persib bisa meraih prestasi bagus pada musim 2020. Apalagi coach Robert punya waktu banyak untuk memilih dan membentuk tim. Tapi satu syaratnya, jangan sering merotasi pemain.*Dani Wihara

 

 

 

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news