news
LIGA 1
PSS Linglung, Dari 16 Pemain yang Ingin Dipertahankan Baru Delapan yang Sepakat
03 January 2020 09:50 WIB
berita
Berk PS Sleman Alfonso de La Cruz dalam sebuah pertandingan Liga 1 2019 - TopSkor/Sri Nugroho
SLEMAN – Pekerjaan menggunung sudah menanti PS Sleman (PSS). Tidak hanya terkait kepastian tentang pelatih kepala, manajemen Super Elang Jawa, julukan PSS, juga dihadapkan kenyataan hengkangnya beberapa pilar. Bila tak segera disiasati, PSS bisa menjadi “ayam sayur” dalam Liga 1 2020.

Mengenai status Seto Nurdiyantoro, yang dikabarkan bakal hengkang karena dipanggil timnas Indonesia, tak bisa ditolak. Karenanya PSS menunggu waktu pengumuman asisten pelatih timnas Indonesia dari PSSI pada Senin (6/1). Setelah ada kepastian, PSS akan mengambil langkah cekatan.




Baca Juga :
- Maaf! Barca Sodorkan Rakitic dan Uang untuk Boyong Winger Juventus Ini tapi Ditolak
- Aji Utamakan Pemain Muda, Orientasinya Pemain yang Prima untuk Ajang Internasional




Manajer PSS Muhammad Eksan mengatakan, antisipasi jika Seto pergi telah dibicarakan dan dipertimbangkan secara mendalam. “Tentunya kami akan mencari alternatif jikalau memang Seto (Nurdiyantoro) nanti benar jadi ke timnas Indonesia,” kata Eksan kepada TopSkor, Kamis (2/1) sore.

Eksan pun membeberkan kriteria calon pengganti Seto.“Kami tentunya akan cari alternatif pelatih yang tahu akan kondisi dan karakter Sleman. Harus tahu karakter permainan Sleman dan juga menyadari bahwa PSS bukan tim besar karena kami masih mencari jatidiri,” ucap mantan striker andalan PSS pada awal 2000 itu.


Baca Juga :
- Bhayangkara FC Sepakat dengan Konate tapi Agennya Mengulur-ulur
- Persija Belum Bisa Beranjak dari Kebiasaan Belanja Bek Gaek


Mengenai rancangan belanja, PSS tak bisa bergerak aktif karena belum bertemu Seto, yang kini sedang menjalani ibadah umrah di Tanah Suci Makkah. “Kami menunggu kehadiran pelatih dulu untuk dapat bergerak berburu pemain. Sebab kalau mendahului, tentu dikhawatirkan tidak cocok,” Eksan menambahkab.

Adapun kontrak Seto sudah kedaluarsa pada 31 Desember 2019 lalu. Seiring itu, tiga pemain PSS dalam Liga 1 2019, dipastikan pergi. Ketiganya adalah gelandang asal Argentina berpaspor Irak Brian Ferreira, gelandang bertahan Haris Tuharea, dan penyerang sayap Ricky Kambuaya.

“Kami harus legowo (bahasa Jawa, berbesar hati) karena memang PSS bukan tim kaya yang bisa mengontrak pemain dengan nominal yang tinggi. Khususnya Haris Tuharea, sebenarnya masuk dalam rekomendasi pelatih untuk dipertahankan, namun yang bersangkutan memilih pergi,” Eksan menjelaskan.

Dihubungi terpisah, CEO PSS Fatih Chabanto mengatakan, ada sekitar 16 pemain yang direkomendasikan pelatih untuk dipertahankan. “Mungkin baru ada sekitar delapan pemain yang sudah deal dan tanda tangan. Yang lainnya masih berstatus nyaris, namun sudah sangat dekat untuk tetap bertahan,” kata Fatih.

Adapun untuk pemain asing, dari empat pemain musim lalu, tiga di antaranya sudah dipastikan bertahan. Ketiganya adalah Alfonso de La Cruz, Guilherme Batata, dan Yevhen Bokhasvili. Artinya PSS tinggal mencari pemain asing asal Asia. Kabarnya, salah satu yang diincar adalah pemain asal Jepang.* Sri Nugroho

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news