news
LIGA INGGRIS
Merujuk Statistik, Kejutan Muncul dalam Tim Terbaik Liga Primer Dekade Ini
02 January 2020 13:30 WIB
berita
Striker Man. City Sergio Aguero/AFP
LONDON – Dari Michu ke Ravel Morrison, para pemain itu tiba dengan predikat bintang atau pergi dengan nyaris tanpa pengakuan di Liga Primer selama satu dekade terakhir. Beberapa pemain seperti Jamie Vardy memang telah mengukir namanya dalam sejarah sepak bola Inggris, sementara yang lain seperti Yaya Sanogo menghilang tanpa jejak.

Tetapi statistik tak pernah bohong, dan SunSport telah menelusuri file-file Opta untuk mengetahui siapa yang telah menjadi bintang kompetisi elite Inggris selama 10 tahun terakhir. Kemudian menyusunnya dalam tim terbaik dekade ini. Yang menarik, meski mayoritas bisa ditebak, ada beberapa nama kejutan.




Baca Juga :
- Madrid dan Atletico Berebut Aguero
- Cetak Gol dan Assist dalam Satu Laga pada 14 Pertandingan, Salah Berkelas




Ben Foster (Kiper)

Kiper Watford FC ini membuat rekor penyelamatan terbanyak 10 tahun terakhir. Sebagian kariernya dihabiskan bersama tim-tim yang berjuang menghindari degradasi seperti Birmingham City FC, West Bromwich Albion FC, dan kini Watford. Foster mencatatkan 996 penyelamatan, 171 lebih banyak dari rival terdekatnya David De Gea.


Baca Juga :
- PUMA Rilis Varian Sepatu Baru, Pep Guardiola Antusias
- Spurs Dekati Milan untuk Dapatkan Piatek


Pablo Zabaleta (Bek sayap)

Bek kanan asal Argentina ini sukses mengangkat dua gelar Liga Primer bersama Manchester City FC. Ia juga secara luas dianggap sebagai salah satu full-back terbaik dalam sejarah Liga Primer. Tetapi Zabaleta, kini membela West Ham United FC, juga dikenang karena agresivitasnya, membukukan 799 kali tekel, lebih dari pemain lainnya.

Ashley Williams (Bek tengah)

Tak ada ruang untuk Virgil Van Dijk atau Vincent Kompany. Karena ada Williams yang mewakili Swansea City AFC dan Everton FC di Liga Primer selama rentang delapan tahun. Walaupun bukan termasuk bek dengan kemampuan bergerak dengan cepat, Williams salah satu yang paling solid dan membuat intersep kedua terbanyak, 566.

Laurent Koscielny (Bek tengah)

Diyakini bakal tercatat sebagai salah satu bek legendaris Arsenal. Namun keputusan hijrah ke Girondins Bordeaux meninggalkan kesan buruk Koscielny di mata publik Emirates. Toh, bek tengah asal Prancis ini mencatatkan 697 intersep yang belum tertandingi satu dekade terakhir, 696 lebih banyak dari sekumpulan bek tengah saat ini.

Cesar Azpilicueta (Bek sayap)

Kapten Chelsea ini telah menjelma sebagai legenda Liga Primer dan tak lagi butuh akreditasi untuk masuk tim dekade ini. Bek sayap asal Spanyol yang selalu andal, yang direkrut The Blues dengan harga murah 7 juta paun, telah melakukan tekel kedua terbanyak untuk pemain yang berposisi sebagai bek sayap, 680 kali.

Christian Eriksen (Gelandang serang)

Gelandang serang Tottenham ini mungkin akan meninggalkan Liga Primer bulan ini. Tetapi setidaknya dia sukses menorehkan statistik bersejarah di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Pemain asal Denmark ini mencatatkan assist terbanyak kedua dengan 62 kali. Jumlah itu mengungguli Kevin De Bruyne, Cesc Fabregas, dan Wayne Rooney.

Lucas Leiva (Gelandang)

Pemain asal Brasil ini telah menikmati masa 10 tahun yang mengesankan bersama Liverpool dan sekarang masih aktif bermain untuk Lazio. Seringkali diremehkan, sang gelandang sejauh ini masih tercatat membuat lebih banyak tackle daripada gelandang lainnya (736).

David Silva (Gelandang)

“Tukang Sihir” asal Spanyol ini telah menghasilkan penampilan-penampilan geniusn dalam 10 tahun yang dihabiskannya untuk Man. City di Liga Primer. Dan, selama periode tersebut, Silva telah membukukan 297 penampilan liga dan memimpin grafik kreator gol terbaik, dengan torehan 89 assist.

Eden Hazard (Gelandang serang)

Permainan Hazard selalu menarik untuk ditonton selama berseragam Chelsea. Menjadi momok bagi bek-bek di Liga Primer, pemain asal Belgia ini mencatatkan 909 kali dribel sukses sebelum hijrah ke Real Madrid CF, jauh lebih banyak daripada Wilfried Zaha yang melakukan 724 kali dribel sukses, kedua terbanyak di papan atas.

Sergio Aguero (Striker)

Tidaklah mengherankan melihat nama Aguero masuk skuat dekade ini saat ia terus konsisten mendulang gol untuk Man. City. Hingga kini belum ada yang bisa menandingi golnya dari 174 gol yang juga termasuk 45 assist. Terlebih lagi, dia mencetak semua gol itu dalam 124 pertandingan yang menakjubkan.

Harry Kane (Striker)

Dia menyingkirkan Peter Crouch untuk masuk dalam tim dekade Spurs, tetapi tidak ada yang bisa menghalanginya memimpin barisan depan Liga Primer bersama Aguero. Kapten timnas Inggris ini telah mencetak 94 gol sejak kemunculannya di Liga Primer – lebih banyak tiga gol daripada Romelu Lukaku.***NURUL IKA HIDAYATI

TIM TERBAIK LIGA PRIMER DEKADE INI

Pola: 4-4-2

Foster;
Zabaleta, Williams, Koscielny, Azpilicueta;
Eriksen, D. Silva, Leiva
, Hazard;
Aguero, Kane

 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news