news
LIGA INGGRIS
Liverpool Sangat Berpeluang Menyamai
02 January 2020 12:55 WIB
berita
Pemain Liverpool merayakan kemenangan atas Wolverhampton, akhir pekan lalu./Istimewa
LIVERPOOL – Konsistensi Liverpool FC di Liga Primer musim ini membuat banyak pihak meyakini mereka bakal mampu meniru sukses invincible Arsenal FC pada 2003/04. Ketika itu, The Gunners asuhan pelatih Arsene Wenger berhasil menjuarai kasta tertinggi sepak bola Inggris tanpa sekalipun menelan kekalahan dalam 38 laga.  

Rinciannya, Arsenal meraih 26 kemenangan dan 12 imbang. Itu kemudian menjadi catatan bersejarah di Liga Primer yang bertahan hingga hari ini. Namun Wenger mengatakan bahwa rekor dibuat untuk dipecahkan. Menurutnya, Liverpool berada di jalur yang tepat untuk menyamai pencapaian bekas timnya itu.




Baca Juga :
- Mengejutkan, Emery Sebut Pemain Bintang Arsenal Bersikap Buruk
- Gaji Van Dijk Bakal Naik Jadi Rp 932 Miliar, tapi Liverpool Ajukan Syarat




Hingga pekan ke-20 Liga Primer 2019/20, The Reds sukses melewati 19 laga tanpa menelan kekalahan. Pasukan Juergen Klopp memetik 18 kemenangan dan hanya sekali imbang. Liverpool masih menyimpan satu laga karena harus tampil dalam ajang Piala Dunia Klub 2019 di Qatar pada pertengahan Desember lalu.

“Liverpool memiliki kapasitas untuk melakukannya. Mereka telah melewati separuh musim dengan sempurna,” kata Wenger. “Mereka hanya perlu mempertahankan konsistensinya selama paruh kedua. Jika mampu melakukannya, Liverpool akan jadi The Invincible kedua, mungkin dengan rapor yang lebih baik dibandingkan Arsenal 16 tahun lalu.”


Baca Juga :
- Kontrak akan Habis di Akhir Musim, Sejumlah Klub Besar Bidik Dries Mertens
- Pemain Ini Jelaskan Bagaimana Arteta Mengubah Gaya Arsenal


Namun, pria asal Prancis yang telah mundur dari The Gunners pada Mei 2018 itu melihat ada hal yang lebih penting bagi Klopp dan skuatnya daripada sekadar mencetak rekor. “Target utama Liverpool adalah menjuarai Liga Primer. Soal menjadi tim yang tidak terkalahkan, saya pikir itu adalah bonus dari proses perjuangan mereka,” ujar Wenger.

Pernyataan Le Professeur, julukan Wenger, masuk akal. Pasalnya, Liverpool belum pernah menjadi kampiung liga domestik selama era Liga Primer. Kali terakhir klub Merseyside tersebut menjuarainya adalah pada 1989/90 silam, ketika masih bernama Divisi Utama. Sejak saat itu, pencapaian terbaik The Reds adalah lima kali runner-up.

Termasuk, pada musim lalu di mana mereka hanya terpatu satu poin dari sang juara, Manchester City FC. Hasil itu sangat tragis mengingat Sadio Mane dan kawan-kawan hanya sekali kalah dari 38 laga. Tetapi, Liverpool tetap terhibur dengan kesuksesan membawa pulang trofi Liga Champions ke Anfield.

“Pengalaman saya, ketika Anda tidak terkalahkan (saat musim masih bergulir), itu akan menambah keyakinan para pemain. Bahwa, mereka bisa melakukannya lagi. Namun, menjaga hal tersebut tidak mudah karena mereka juga bakal mendapatkan rasa takut (kalah). Tugas Klopp untuk menjaga motivasi timnya,” kata Wenger mengungkapkan.

Pernyataan senada diungkapkan legenda hidup Liverpool, Michael Owen. Menurut pria 40 tahun ini, The Reds bisa mengakhiri paceklik gelar sejak 1989/90. Owen berkaca pada statistik dengan mereka yang tak terkalahkan dalam 50 laga kandang di semua kompetisi. Termasuk sukses dalam 17 partai di Liga Primer yang berlangsung di Anfield.

“Memang, adakalanya Liverpool dinaungi keberuntungan. Namun konsistensi dan ketahanan mereka tak perlu diragukan lagi. Tim ini telah memperlihatkannya sejak musim lalu. Liverpool siap melanjutkannya saat mengawali 2020 dengan menjamu Sheffield United FC di Anfield,” tutur Owen terkait duel Kamis (2/1) atau Jumat dini hari WIB.***CHOIRUL HUDA

 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news