news
LIGA 1
Bali United dan Persebaya Menjaga Gengsi Indonesia di Kancah ASEAN
30 December 2019 18:54 WIB
berita
Juara dan runner-up Liga 1 2019: Bali United dan Persebaya dipastikan menjadi wakil Indonesia di ASEAN Club Championship (ACC) 2020.
JAKARTA - Juara dan runner-up Liga 1 2019: Bali United dan Persebaya dipastikan menjadi wakil Indonesia dalam ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2020. Khususnya untuk Bali United wajib menyiapkan kekuatan ekstra.

Pasalnya, tim berjulukan Serdadu Tridatu tersebut akan mengikuti empat ajang sekaligus sepanjang musim 2020. Mulai play-off Liga Champions Asia (LCA) 2020 yang akan dimulai pada 14 Januari dengan menghadapi klub Singapura, Tampines Rovers. Selain itu Liga 1 2020 mulai Maret 2020 mendatang. Belum lagi ditambah dengan tampil di Piala Indonesia atau Piala Presiden 2020 (jika jadi digelar musim depan).




Baca Juga :
- MVN Pegang Hak Siar Liga 1, Liga 2, serta Liga 1 U-20 Musim 2020
- Tantangan Skuat Mewah Bali United di Liga 1 2020




Tentunya untuk mengikuti empat event besar tersebut jadwal  Bali United bakal padat. Artinya skuat asuhan Stefano “Teco” Cugurra itu harus menyiapkan tenaga dan skuat ekstra agar penampilan mereka bisa stabil musim depan.

CEO Bali United Yabes Tanuri memberikan respons positif terkait penunjukkan timnya oleh PSSI untuk terjun ke ACC 2020. “Kami tentunya senang dengan penunjukan ini. Bali United berkesempatan untuk tampil dan berkompetisi dengan banyak klub-klub bagus di kawasan ASEAN meski berarti kami akan menghadapi jadwal yang makin padat nantinya,” kata Yabes TopSkor, Minggu (29/12).


Baca Juga :
- Iwan Bule Jelaskan Tugas Baru Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik PSSI
- Harapan Jokowi Usai Meresmikan Stadion Manahan Solo


 Dengan status sebagai wakil Indonesia, dia menambahkan Bali United tengah bekerja keras membentuk tim yang kompetitif untuk bersaing arena ACC serta Liga Champions Asia (LCA) 2020 mendatang.  “Tentang bagaimana nanti pengaturan komposisi pemain yang diturunkan di tiap laga yang ada, manajemen tentu percayakan sepenuhnya pada coach Teco,” ucap Yabes lagi.

Serdadu Tridatu diharapkan bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia maupun Asia Tenggara. Tentu, sekaligus dapat menjadi pelipur lara bagi pencinta sepak bola Tanah Air yang kecewa lantaran timnas Indonesia gagal bersaing di kawasan ASEAN.

“Indonesia itu jatahnya dua, kalau jatahnya dua itu ya timnya runner up sama juara liga itu saja. Liga 1 kan juaranya Bali United dan runner up-nya Persebaya Surabaya. Tidak ada perubahan, dari AFF memutuskan satu slot atau dua slot, kalau dua slot itu tim dari juara dan runner up,” kata Wakil Presiden AFF Ratu Tisha.

Lebih dari itu, Tisha menyebut dari penyisihan hingga final tim akan bermain sebanyak delapan pertandingan. Di mana dalam format pertandingan pada fase grup adalah kandang atau tandang.

“Nah ini tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas antartim Asia Tenggara sebelum nantinya akan menghadapi yang lebih besar lagi, di Liga Champions Asia. Jadi perlu adanya jam bermain yang lebih banyak lagi di antara klub-klub tersebut,” ucap Ratu Tisha.*SUMARGO PANGESTU/ SRI NUGROHO

 

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news