news
UMUM
Athallah Sukses Jalani Tiga Peran, Timnas U-16 Jajal India
26 December 2019 09:36 WIB
berita
BEKASI - Timnas Indonesia U-16 berhasil menjaga konsistensinya. Kemarin, tim asuhan Bima Sakti itu mengalahkan ASIOP tiga gol tanpa balas dalam uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (25/12) Sore.

Bima Sakti pun mengaku cukup puas dengan penampilan skuatnya pada dua laga uji coba ini. Sebelumnya, masalah agresivitas menjadi catatan penting Bima saat timnya mengalahkan tim TopSkor Indonesia 5-3 pada uji coba pertama, Senin (23/12) lalu. Tapi, dalam uji coba kemarin tim Garuda Muda sudah tampil lebih baik.




Baca Juga :
- Pembukaan Liga 1 2020 Bakal Viral
- Bagus Kahfi Hattrick, Garuda Select Tumpaskan Preston North End U-18




Terutama, penyerang timnas U-16 Ahmad Athallah Araihan yang makin ganas. Bima menilai peran Athallah sangat baik dalam laga uji coba kemarin. Menurutnya, pemain jebolan Liga TopSkor ini berhasil menjalan tiga peran dengan baik. Pertama, mempersepit ruang pemain belakang ASIOP untuk melakukan build-up atau membangun serangan dari bawah.

“(Kedua) Saya juga memberikan ban kapten kepada dirinya hari ini (kemarin) adalah salah satu bentuk rasa percaya saya kepada Athallah untuk memimpin timnya. Semua itu dibuktikan, dia bermain cukup agresif di depan,” ucap Bima.


Baca Juga :
- Gabung Agensi Besar, Brylian Aldama Selangkah Lagi Meniti Karir di Eropa
- Faktor Ini Bikin LIB Pede Penyelenggaraan Liga 1 Akan Berjalan Lancar


Ketiga, sebagai penyerang Athallah masih membuktikan ketajamannya dengan mencetak hattrick untuk keunggulan timnas. “Pergerakan tanpa bola yang dilakukannya juga sudah cukup baik. Semoga ke depan ia bisa terus belajar dan meningkatkan kualitasnya,” ujar Bima.

Sayangnya, Athallah mengalami cedera dan mengakibatkan dirinya ditarik keluar pada pertengahan babak kedua. “Ya, tadi dia terkena engkel. Cederanya saya rasa tidak parah. Namun, kami tidak ingin mengambil risiko dan akhirnya mengganti dia,” ujar Bima.

Tapi, Bima menilai dalam setiap uji coba dirinya tidak memikirkan hasil. Menang ataupun kalah yang terpenting ada progress yang baik dalam permainan yang ditunjukkan skuatnya. Pelatih asal Balikpapan itu pun mengaku masih membutuhkan lawan uji coba yang lebih levelnya di atas.

“Desember ini memang kami sulit mendapatkan lawan di atas level kami. Tetapi kami butuh juga laga ini, maka dari itu TopSkor Indonesia dan ASIOP yang menjadi lawan kami. Namun, ke depan saya sudah mempunyai program hingga Agustus dan September menjelang AFF nanti,” ujar Bima.

Selain akan tampil sebagai tuan rumah Piala AFF U-16 2020, tim Garuda Muda juga akan terjun pada Piala Asia U-16 tahun depan. “Saya ingin mencari lawan yang lebih kuat tentunya untuk menjadi penilaian pelatih juga. Saya juga menginfokan dalam program nanti kami juga masih menganut sistem promosi-degradasi untuk para pemain,” Bima menambahkan.

Pada awal tahun nanti, timnas U-16 rencananya akan beruji coba melawan timnas U-16 India. Namun untuk kepastian waktu dan tempat masih tentatif. “Kami akan melakukan dua kali uji coba. Tanggal tepatnya belum pasti, yang pasti kami bermain di sini (Indonesia). Setelah ini pemain kami liburkan hingga usai tahun baru nanti,” kata Bima.

Sejak kemarin timnas U-16 sudah ditinggalkan tiga pemainnya lebih dulu yaitu Alexandro Felix, Mikael Alfredo Tata, dan Marselino Ferdinan. Juga salah satu asisten pelatih, Indriyanto Nugroho yang menjalani libur natal dan tahun baru.*NIZAR GALANG GANDHIMAR

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news