news
LIGA 3
Babak 16 Besar Liga 3 2019 Serasa Final
19 December 2019 10:50 WIB
berita
JAKARTA - Babak 16 besar kompetisi Liga 3 2019 putaran nasional dipastikan lebih mendebarkan. Pasalnya, pertandingan digelar dengan sistem single match. Artinya, pada fase knock-out ini tim yang kalah akan tersingkir dan melupakan mimpi promosi ke Liga 2 2020.

Sebanyak 16 tim yang berhasil lolos dari enam grup babak 32 besar akan bertanding, Kamis (19/12). Juara grup berhak menjadi tuan rumah babak 16 besar.  




Baca Juga :
- Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021: Indonesia Tumbang dari Korea Selatan, Rajko Toroman Bilang Hal ini Jadi Faktor Utama
- PSSI Siap Ciptakan Kompetisi yang Aman, Bebas Mafia Bola, Tepat Waktu, Kompetitif, dan Fair Play




Pemuncak klasemen Grup A KS Tiga Naga akan menjamu runner-up Grup B 757 Kepri Jaya di Stadion Tumpal Sinaga, Pekanbaru. Kedua tim ini sama-sama mewaspadai serangan sayap tim lawan.

Pelatih KS Tiga Naga, Feryandes Rozialta menegaskan, laga babak 16 besar dianggapnya seperti final, jika kalah timnya akan mengubur asa ke delapan besar. Ia mengaku, waktu persiapan  singkat telah dimaksimalkan timnya untuk melakukan recovery serta mematangkan taktik menghadapi Kepri Jaya.


Baca Juga :
- PSSI Siapkan Teknologi VAR untuk Liga 1
- Timnas U-16 Akan Menggelar Trofeo di Solo


“Kami sudah tahu cara mereka bermain yang sering mengandalkan serangan sayap, dan sudah siap mengantisipasinya. Target kami tentunya menang,” kata Ojik sapaan akrabnya, Rabu (18/12).

Terhadap timnya sendiri, Ojik telah mengevaluasi kekurangan tim di babak 32 besar lalu. Terutama mengenai kesalahan-kesalahan individu yang dilakukan pemain. “Tiga laga di babak 32 besar, kami sering kebobolan karena kesalahan individu, dan juga sering kehilangan bola di bawah. Hal ini sudah saya ingatkan lagi kepada pemain agar tidak terulang,” kata Ojik.

Sementara itu, pelatih Kepri Jaya Nazal Mustofa menegaskan, secara teknis timnya sudah siap meladeni permainan tuan rumah. Meski, Nazal mengkhawatirkan sisi non teknis yaitu wasit.

“Mudah-mudahan wasitnya bermain netral, karena kalau tidak, saya khawatir  mengganggu mental pemain kami. Tapi kalau wasitnya adil, pertandingan pasti akan menarik,” kata Nazal.

Terkait kekuatan lawannya, Nazal melihat KS Tiga Naga sering mengandalkan serangan balik cepat lewat  sayap, kendati demikian timnya tidak gentar karena sudah menggodok anti taktik Tiga Naga tersebut.

Sementara itu, juara Grup B Persidi akan menjamu Karo United di Stadion Haji Agus Salim, Padang. Kedua tim sama-sama percaya diri untuk menang. Asisten pelatih Karo United, Donny F Siregar mengatakan, motivasi timnya terdongkrak setelah lolos ke 16 besar.

Ia mengaku sebelum melawan Persidi timnya hanya memperbaiki  satu kelemahan yang menjadi sorotan selama fase 32 besar yaitu penyelesaian akhir. “Pemain kami hanya  kurang tenang dan sering hilang fokus saat sudah mendapatkan peluang,” kata Donny.

Ia mengaku, belum mengetahui detail kekuatan Persidi. Namun Persidi dilatih pelatih yang sering menangani tim Liga 1, Iwan Setiawan. Kendati demikian, hal itu tidak membuat timnya gentar.

Pelatih Persidi, Iwan Setiawan juga optimistis timnya dapat menundukkan Karo United dalam laga ini. Pasalnya, ia sudah mengantongi kelemahan Karo United. Iwan berharap wasit dapat menjalankan tugasnya dengan adil. “Kami tidak takut dan akan berusaha memenangkan pertandingan,” ucap Iwan.

Sementara, kontestan dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sleman United bakal ditantang wakil dari Jawa Tengah, Persekat Tegal di Stadion Siliwangi, Bandung, Kamis (19/12). Pelatih Sleman United, Benaseta memastikan anak asuhnya siap tempur. Dia mengatakan bahwa Sleman United membawa 20 pemain untuk laga babak 16 besar ini. 

“Kami tak mau terlalu memikirkan lawan. Kami fokus untuk membenahi tim kami sendiri untuk pertandingan menentukan nanti. Perhatian khusus ada pada sisi psikis pemain karena persaingan akan lebih keras dan ketat,” kata Benaseta.
Sedangkan, juara Grup E Persijap akan ditantang oleh PSIL pada hari yag sama. Namun Laskar Kalinyamat diuntungkan karena tampil di kandang sendiri di Stadon Gelora Bumi Kartini, Jepara. 

“Bermain di kandang sendiri dengan sistem knock out harus dapat dimaksimalkan. Tentunya kami tak mau sia-siakan kesempatan. Kami akan turun dengan keinginan terbaik di laga nanti,” kata pelatih Persijap, Sahala Saragih.

Pemenang 16 besar selanjutnya akan bertarung dalam babak delapan besar yang dibagi dalam dua grup: Barat dan Timur. Tiga tim teratas dari masing-masing grup babak 8 besar atau total enam tim berhak meraih tiket promosi ke Liga 2 2020.***AGUSTIAN PRATAMA

 

 

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news