news
LIGA INTERNASIONAL
Die Bayern Tegaskan Siapa Pemimpin di Lapangan
18 December 2019 12:55 WIB
berita
Pengalaman dan kematangan teknik serta mental membuat kiper Manuel Neuer dipilih menjadi kapten Muenchen.
MUENCHEN - FC Bayern Muenchen mengumumkan struktur kepemimpinan di lapangan, awal pekan ini. Seperti dikutip Bild, kiper Manuel Neuer yang berseragam Muenchen sejak 2011 akan menjadi kapten tim. Mantan kiper FC Schalke 04 tersebut sebenarnya sudah berpengalaman menjadi kapten di Muenchen sejak 2017. Thomas Mueller dipilih sebagai wakil kapten sedangkan Robert Lewandowski dipercaya menjadi kapten ketiga.

Salah satu latar belakang di balik penegasan siapa pemimpin di lapangan ini dilakukan Die Bayern untuk memperbaiki kinerja tim. Reputasi sebagai juara Bundesliga terbanyak (29) plus lima trofi Liga Champions membuat Die Bayern masih tetap pantas disebut salah satu klub raksasa Eropa. Tetapi, untuk mengukuhkan status sebagai salah satu kekuatan di Benua Biru—kali terakhir juara Liga Champions pada 2012/13—Muenchen butuh skuat yang solid bukan hanya di lapangan tapi juga di ruang ganti.




Baca Juga :
- Ronaldo Siap Balikan Keadaan di Turin
- Casemiro Yakin Real Madrid dapat Memutar Balikan Keadaan di Etihad




Di antara sejumlah nama dalam struktur tim, yang paling menyorot perhatian adalah munculnya Joshua Kimmich, 24 tahun. Pemain internasional Jerman yang bisa diturunkan sebagai gelandang atau bek kanan tersebut dinilai memiliki potensi untuk menjadi kapten masa depan di klub dan tim nasional negaranya.

Soal masuknya nama Kimmich sebagai calon kapten masa depan Die Bayern kian menarik karena akhir pekan lalu ia sempat berselisih dengan bek tengah Jerome Boateng. David Alaba lantas memisahkan keduanya di sela-sela pertandingan Bundesliga kala Muenchen menghajar SV Werder Bremen, 6-1, tersebut.


Baca Juga :
- Juventus Datang, Fans Lyon Gunakan Masker
- Marchisio: Juventus Layak Juara Liga Champions


Kimmich selama ini dikenal dekat dengan sejumlah pemain muda Muenchen. Karena usianya, ia juga cenderung posesif dan berambisi untuk selalu menang.

Hal menarik lain dari struktur yang dikeluarkan Muenchen adalah adanya tugas khusus untuk dua pemain. Gelandang tengah asal Spanyol, Thiago Alcantara, ditugaskan untuk menyatukan semua pemain asing di Muenchen. Sedangkan peran Alaba tak lain membantu para pemain muda untuk beradaptasi baik dari sisi psikis maupun gaya permainan, strategi, dan taktik Die Bayern.

Selain nama-nama di atas, Muenchen juga masih memiliki pemain muda dan senior dengan potensi berbeda. Nama-nama seperti Leon Goretzka, Niklas Sule, Serge Gnabry, dan Javi Martinez akan mendukung tugas para pemain di atas.

Dari struktur yang dikeluarkan Muenchen juga terungkap bila Boateng ternyata tidak memiliki banyak teman dekat di klub tersebut. Dengan sembilan musim terakhir di Muenchen, Boateng memang salah satu pemain yang dihormati di klub tersebut. Kendati begitu, sifatnya yang penyendiri membuatnya tidak terlalu akrab dengan rekan-rekan setimnya.

Pengesahan struktur tim ini dirasa sangat penting bagi Muenchen jika mengacu kondisi terkini. Muenchen—kampiun tujuh musim terakhir Bundesliga—saat ini hanya berada di peringkat kelima kompetisi tertinggi Jerman itu dengan 27 poin dari 15 pertandingan. Die Bayern terpaut enam angka dari RasenBallsport (RB) Leipzig e.V yang masih kokoh di puncak.  

Di kompetisi Eropa, Muenchen jauh lebih perkasa dengan memenangi seluruh enam pertandingan fase grup. Mereka juga memiliki selisih poin tertinggi, +19. Dari hasil undian 16 besar, Senin (16/12) lalu, Muenchen akan menghadapi salah satu klub elite Liga Primer, Chelsea FC.

Untuk pelatih, Muenchen sejak 3 November lalu ditangani Hans-Dieter “Hansi” Flick. Di bawah pelatih karteker tersebut, performa Muenchen terbilang masih naik-turun. Dari delapan pertandingan semua kompetisi, Muenchen mengemas enam kemenangan dan dua kekalahan dengan mencetak 27 gol dan kemasukan enam.***TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER          

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news