news
LIGA INGGRIS
Mentalitas Spurs Mulai Terbentuk di Bawah Mourinho
17 December 2019 13:42 WIB
berita
Pelatih Tottenham Jose Mourinho (kiri) merayakan kemenangan atas Wolves bersama para pemainnya./AFP
WOLVERHAMPTON – Perlahan-lahan, sejak ditangani Jose Mourinho pada 23 November lalu, performa Tottenham Hotspur FC terus membaik. Di Liga Primer, Harry Kane dan kawan-kawan sukses meraih empat kemenangan dari lima pertandingan bersama Special One. Teranyar, Spurs mampu mengalahkan tuan rumah Wolverhampton Wanderers FC 2-1 di Stadion Molineux, Minggu (15/12) lalu.

Duel di pekan ke-17 Liga Primer antara kedua tim tersebut berlangsung sangat ketat. Winger Tottenham Lucas Moura mencetak gol cepat lewat ke gawang Wolves pada menit kedelapan. Namun, pada babak kedua, tuan rumah menyamakan skor melalui aksi Adama Traore. Jelang laga usai, sepak pojok Christian Eriksen sukses disambar Jan Vertonghen dengan kepalanya. Spurs pun sukses mengamankan tiga poin.




Baca Juga :
- Ditanya Pembuktian, Begini Jawaban Retorika Mourinho Tentang Racikan Pelatih Muda Nagelsmann
- Tottenham Rencana Benahi Sendi Belakang, Mourinho Dapat Kucuran Dana Rp 2,2 Triliun




Kemenangan tersebut memperlihatkan mentalitas Tottenham mulai terbentuk. Mourinho pun mengakuinya. Maklum, timnya harus berjuang hingga detik terakhir untuk mengakhiri rapor tak terkalahkan Wolves dalam 11 pertandingan terakhir di Liga Primer. Pasukan Nuno Espirito Santo itu tidak pernah menelan hasil negatif setelah menyerah 2-5 dari Chelsea FC pada 14 September lalu.

“Ini salah satu kemenangan yang tidak cukup diraih dengan kualitas permainan, tetapi juga mentalitas di lapangan. Saya pikir kami mampu memperlihatkan hal tersebut. Jika Anda tidak memiliki tim yang luar biasa, hasil (maksimal) ini mustahil diraih,” kata Mourinho yang mengakui kapasitas Wolverhampton.


Baca Juga :
- Tottenham vs Man-City: Gaya Melatih Mourinho Tidak Modis Lagi, tapi Guardiola Bandingkan dengan Michael Jordan
- Pecat Solskjaer Tidak Semahal Mourinho, Man-United Cuma Bayar Pesangon Rp 93 Miliar


Pernyataan pelatih asal Portugal ini bukan tanpa alasan. Performa Wolves memang sangat solid sejak diasuh Santo. Selain tidak terkalahkan dalam tiga bulan terakhir di Liga Primer, Raul Jimenez dan kawan-kawan juga sukses melaju ke bebak 32 besar Liga Europa. Tak heran jika Mourinho sangat senang Tottenham berhasil menghentikan laju impresif Wolves dengan performa solid.

Kesuksesan meraih kemenangan saat laga memasuki injury time membuktikan Tottenham telah memiliki mentalitas pemenang yang diharapkan Special One. Hasil positif di kandang Wolverhampton ini pun mendongkrak Spurs ke peringkat kelima klasemen sementara dengan 26 poin. Mereka hanya tertinggal tiga angka dari Chelsea, 29 poin yang berada di urutan empat sekaligus batas akhir zona Liga Champions.

“Sisi taktik memang penting, tetapi kami juga berhasil menang berkat mentalitas yang diperlihatkan para pemain,” kata Mourinho mengungkapkan. Apa yang dikatakan pria 56 tahun tersebut masuk akal. Sejak ditangani oleh Mourinho, ada beberapa pemain yang sebelumnya terpinggirkan pada era Mauricio Pochettino, kini mampu bangkit dan tampil maksimal.

Selain gelandang Dele Alli dan Kane, Moura pun mengaku nyaman bermain di bawah Mourinho. Penyerang sayap asal Brasil ini berhasil mencetak tiga gol dari lima pertandingan Liga Primer sejak diasuh Special One. Padahal, sebelumnya Moura hanya mampu mengemas satu gol dari 10 pertandingan bersama Pochettino.*CHOIRUL HUDA

 

 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news