news
LIGA SPANYOL
El Clasico Sama Kuat
17 December 2019 16:35 WIB
berita
Keberadaan Lionel Messi dan Luis Suarez bisa menjadi pembeda dalam duel El Clasico melawan Real Madrid pada Rabu, 18 Desember ini. –Topskor/ist
BARCELONAEl Clasico di pertandingan resmi pertama musim ini akan terasa lebih spesial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Itu karena FC Barcelona ataupun Real Madrid berada pada posisi sama kuat di klasemen LaLiga 2019/20. Mereka berbagi takhta karena nilai serupa (35 poin), meski tim pertama selaku tuan rumah unggul selisih gol: 23 banding 21.

El Clasico sama kuat terjadi lantaran kestabilan yang dimiliki kedua tim belakangan ini. Pada jornada teranyar akhir pekan lalu, keduanya pun serupa tertahan di markas lawannya yang memberi perlawanan serius. Barca lebih dulu seri 2-2 melawan Real Sociedad dan terkini Madrid menyamakan skor (1-1) atas Valencia CF di ujung laga.




Baca Juga :
- Santos Tagih Hutang ke Barca Soal Transfer Neymar
- Bartomeu Bertemu Empat Kapten Barcelona untuk Dinginkan Suasana, Tetapi Posisinya Belum Aman




Dengan demikian pertandingan yang seharusnya terjadi di pekan ke-10 (Oktober lalu) ini akan mempertaruhkan singgasana tertinggi klasemen. Belakangan belum pernah lagi terjadi megaduel dengan status sama kuat seperti ini. Contoh saja musim lalu yang terdapat ketimpangan; Jaraknya empat poin tapi Barca di urutan satu dan Madrid pada peringkat tujuh.

Terakhir kali klub berjulukan Los Azulgrana dan Los Merengues ini memainkan bentrokan saat memiliki poin berimbang terjadi di 2009/10, atau 10 musim lalu. Kala itu kedua tim sama-sama mengoleksi 77 poin jelang duel jornada 31, 10 April 2010. Tim Katalan yang diasuh Josep Guardiola akhirnya menang 2-0 atas klub ibu kota arahan Manuel Pellegrini.


Baca Juga :
- Ringkasan LaLiga Pekan Ini
- Berada di Dubai, Ini yang Dilakukan Lionel Messi


Pada akhir musim itu, Barca akhirnya menjadi kampiun dengan selisih hanya tiga poin, yang tidak lain didapatkan dari El Clasico di markas Madrid itu. Pasalnya di tujuh pertandingan sisa, mereka serupa meraih enam kemenangan dan satu seri. Sementara sepanjang sejarah, duel seteru dengan status sama kuat pun hanya pernah terjadi lima kali sebelumnya.

Jurnalis Mundo Deportivo, Pedro Martin, mengemukakan bahwa bentrokan dua seteru abadi ini dalam kondisi berimbang pertama kali terjadi pada 2 Maret 1952. Kala itu Los Azulgrana lah yang jadi pemenangan (4-2) yang juga terjadi di markas lawannya. Tapi keseluruhan ada tiga kemenangan diraih sang rival, atau sisa bentrokan dikuasai Los Merengues.

Perkara Wasit

Ketika waktu sudah mendekati bergulirnya El Clasico, maka semua yang punya keterkaitan dengan duel akan menjadi perbincangan panas. Tanpa terkecuali perkara wasit. Adalah Alejandro Hernandez Hernandez yang sudah dipastikan bertugas sebagai pengadil utama pada bentrokan di Stadion Camp Nou, kandang Barca, 18 Desember.

Wasit 37 tahun ini akan mendapatkan tekanan maksmal dari publik tuan rumah setelah ada berbagai kontroversi yang terjadi, baik soal dirinya atau klub terkait. Selama ini Hernandez sering kali melakukan keputusan yang menuai perdebatan, pun termasuk saat memimpin El Clasico sebelumnya. Bentrokan nanti memang bukan kali pertama ia diberi tugas serupa.

Pengadil yang mendapat lisensi FIFA sejak 2014 ini menuai kontroversi sejak memimpin duel Barca-Madrid pada 2016. Keputusannya pernah saling merugikan dua klub yang berlaga. Sementara bagi Los Azulgrana sendiri, mereka juga pernah dibikin kecewa Hernandez pada pertandingan lain seperti kala menghadapi Real Betis pada 2017 lalu.

Kondisi saat inipun sedang tak baik perkara wasit dengan klub asuhan Ernesto Valverde itu. Pada laga teranyar lawan Sociedad mereka merasa dirugikan wasit (Javier Alberola) soal keputusan berbeda di aksi yang sama. Barca melanggar saat pemainnya menarik jersey lawan tapi tidak demikian saat posisi sebaliknya. Masalah itupun dibawa hingga ke federasi oleh Presiden Josep Maria Bartomeu.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news