news
UMUM
Indonesia Incar 100 Emas di ASEAN Para Games
17 December 2019 08:37 WIB
berita
Kemenpora menggelar konferensi pers terkait kesiapan Indonesia jelang ASEAN Para Games, Senin (16/12).
JAKARTA – Kontingen Indonesia mengusung misi besar dalam ASEAN Para Games X/2020 Filipina, 18-25 Januari. Mereka diwajibkan mempertahankan supremasi yang telah diraih dalam ASEAN Para Games IX/2017 Kuala Lumpur. Ketika itu, Merah Putih meraih 126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu.

Namun, merujuk pada nomor pertandingan di Filipina, Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI) menargetkan 100 emas. Angka tersebut dirasa cukup untuk kembali memuncaki klasemen medali. Ketua NPCI Senny Marbun menuturkan, dari 16 cabang olahraga (cabor), enam paling diandalkan.




Baca Juga :
- Indonesia Ketemu Malaysia di Final Bulutangkis Beregu Asia 2020
- Lalenok United Jamu PSM Makassar di Gianyar




Keenamnya adalah para atletik, renang, tenis meja, bulu tangkis, catur, dan angkat berat yang juga mempertandingkan banyak nomor. Senny pun berharap, atlet-atlet dari enam cabor tersebut mampu berkontribusi 70 persen dari total medali yang diincar Kontingen Indonesia di Negeri Lumbung Padi.

“Yang jelas, kami ingin kembali menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Persiapan cukup matang, pemusatan latihan nasional (pelatnas) sudah dimulai pertengahan tahun lalu,” ujar Senny dalam konferensi pers di Media Center Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Senin (16/12).


Baca Juga :
- Bali United dan Persebaya Menjaga Gengsi Indonesia di Kancah ASEAN
- Indonesia Terpatri di Posisi 4 Besar, Itu Persoalan Klasik


Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPCI, Rima Ferdianto, mengatakan untuk melengkapi torehan emas, beberapa cabang juga diharapkan mendapatkan emas. Salah satunya, balap sepeda, di mana Indonesia diperkuat juara Asian Para Games III/2018 Jakarta, Muhammad Fadli Imamuddin.

Boccia, judo, dan sepak bola CP, juga ditargetkan menjejak podium tertinggi. Rima mengatakan, peluang Indonesia dalam ketiga cabang tersebut sangat besar. “Dukungan dari Pemerintah terhadap kontingen ASEAN Para Games, besar sekali. Jadi, kami akan memberikan yang terbaik,” ujar Rima.

Dukungan dari Kemenpora terhadap ASEAN Para Games melibatkan anggaran dua tahun sekaligus. Pada 2019, mereka menggelontorkan Rp119 miliar untuk operasional pelatnas. Sedangkan, 2020, Kemenpora memberi dana Rp30-35 miliar untuk membiayai keberangkatan dan kepulangan kontingen.

Sedangkan peralatan tanding, Pemerintah mengalokasikan Rp5 miliar. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi IV Kemenpora bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Yuni Poerwanti, mengatakan awal tahun depan, anggaran biasanya belum cair. Namun, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan.

Kemenpora berharap percepatan pencairan dana bisa dilakukan. “Kami bersyukur karena Kemenkeu berkomitmen memberi perlakuan khusus. ASEAN Para Games ini adalah hajatan besar hingga harus dapat dukungan maksimal. Anggaran bakal cair sebelum kontingen berangkat,” ucap Yuni.*KRISNA C. DHANESWARA

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news