news
SEA GAMES 2019
Kemenpora Pastikan Bonus SEA Games Rampung Sebelum Natal
13 December 2019 09:10 WIB
JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kian “memanjakan” para peraih medali multievent internasional. Hal ini terlihat dari nominal bonus SEA Games XXX/2019 Filipina yang naik signifikan dibandingkan dengan pesta olahraga se-Asia Tenggara edisi sebelumnya.

Sebagai contoh, untuk nomor perorangan, Pemerintah menggelontorkan masing-masing Rp500, 300, dan 150 juta untuk peraih emas, perak, dan perunggu. Adapun pada SEA Games XXIX/2017 Kuala Lumpur, jumlah bonus yang diberikan untuk sektor ini adalah Rp200, 100, dan 60 juta.




Baca Juga :
- Kemenpora Berikan Penghormatan Kepada Keluarga Alm. Alfin Farhan Lestaluhu
- Target 10 Besar Terpenuhi, Nasib Edson Tavares Dipastikan Sebelum Natal




Dengan kata lain, bonus peraih medali SEA Games meningkat dua kali lipat lebih. Menpora Zainudin Amali berharap ini kian memantik semangat atlet. Apalagi, dalam tiga tahun ke depan ada Olimpiade XXXII/2020 Tokyo, SEA Games XXXI/2021 Hanoi, dan Asian Games XIX/2022 Hangzhou.

“Perhatian kepada para atlet (dan pelatih) akan terus kami tingkatkan. Memang sudah menjadi komitmen Kemenpora untuk meningkatkan kesejahteraan para atlet,” ucap Zainudin dalam acara pembagian bonus SEA Games 2019 yang di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (12/12) malam.


Baca Juga :
- Didominasi Muslim, Halus FC Tak Libur Natal meski Kompetisi Jeda
- Perebutan Status Runner-up Liga 1, Borneo Optimistis dan Persipura Mencari Kado Natal


Meski begitu, Zainudin belum bisa menjamin apakah peraih medali ASEAN Para Games X/2020 Filipina juga mendapat besaran sama. Untuk diketahui, sejak Olimpiade dan Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 sampai Asian Games dan Asian Para Games 2018, peraih medali dapat bonus setara.

“Januari (2020) akan ada ASEAN Para Games. Apakah bonusnya akan sama dengan SEA Games, lihat saja nanti. Tentunya, kami akan berupaya memberikan penghargaan yang setara. Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu, soal bonus),” Zainudin menambahkan.

Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) Gatot Sulistiyantoro Dewa Broto mengatakan, besaran bonus SEA Games 2019 baru ditetapkan, Rabu (11/12) malam. Kemenkeu menyetujui tambahan dana untuk Kemenpora yang bersumber dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN).

Gatot menuturkan, akhir tahun ini, Kemenpora hanya memiliki sisa anggaran Rp56 miliar. Dengan kata lain tak cukup untuk bonus ratusan atlet SEA Games. Tapi, melalui BA BUN, Kemenkeu memberi suntikan lebih dari Rp 200 miliar. “Kami berterima kasih kepada Kemenkeu,” ucapnya, kemarin.

Terkait mekanisme pemberian bonus, masih sama seperti Asian Games 2018. Para peraih medali beserta pelatih mendapat buku tabungan dengan rekening sesuai nominal bonus.  Kemenpora juga sudah menanggung pajaknya hingga atlet maupun pelatih menerima bonus secara utuh.

Hanya, kemarin, belum semua atlet dan pelatih dapat buku tabungan. “Administrasinya tidak bisa dilakukan cepat sebab Surat Keputusan (SK) bonus baru terbit H-1 sebelum acara pemberian apresiasi. Berbeda dengan bonus Asian Games 2018 yang SK-nya terbit jauh-jauh hari,” Gatot membeberkan.

Namun, dirinya menjamin kalau seluruh atlet bakal menerima haknya sebelum Hari Raya Natal, 25 Desember mendatang. “Yang jelas, secepatnya akan kami selesaikan agar para atlet bisa bertahun baru (dengan bonus). Yang merayakan Natal juga bisa merayakan dengan gembira,” kata Gatot.

Di sisi lain, Kemenpora memastikan, program pengangkatan atlet peraih emas SEA Games sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berlanjut. PIhaknya akan segera berkomunikasi dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).*KRISNA C. DHANESWARA

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news