news
LIGA INGGRIS
Kombinasi Fred-McTominay Bantu MU Jadi Lebih Solid
11 December 2019 08:40 WIB
berita
Dua gelandang tengah MU, Fred (kiri) dan Scott McTominay menjadi dua sosok vital yang membantu timnya meraih hasil maksimal dalam dua laga terakhir./Istimewa
MANCHESTER – Euforia tengah menyelimuti Manchester United FC (MU) setelah meraih kemenangan beruntun dalam dua laga terakhir Liga Primer. Hasil maksimal itu semakin terasa spesial karena lawan yang dikalahkan merupakan dua tim elite, yakni Tottenham Hotspur FC dan Manchester City FC yang sama-sama ditekuk 2-1.  

Marcus Rashford menjadi protagonis dalam dua laga tersebut. Sang penyerang membuat tiga gol, dua ke gawang Spurs, dan satu saat melawan Man. City. Hasil impresif dalam pertandingan-pretandinga itu pun mendongkrak posisi The Red Devils yang kini menempati peringkat lima klasemen sementara dengan raihan 24 poin.




Baca Juga :
- Suporter Man-United Akan Walk Out pada Menit 58 Melawan Wolverhampton
- Erling Haaland Kembali Cetak Gol, Fans MU Kian Merana!




Peluang skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer untuk bisa menembus empat besar. Artinya, peluang untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan kembali terbuka lebar. MU kini hanya tertinggal lima angka dari Chelsea FC yang berada di urutan keempat. Dengan kompetisi masih menyisakan 22 pertandingan lagi, kans MU tetap ada.

Selain Rashford, sejatinya ada faktor-faktor lain yang turut mendasari kebangkitan Setan Merah. Strategi Solskjaer yang menekankan serangan balik cepat merupakan salah satunya. Juga terkait kontribusi pemain-pemain lain. Scott Mctominay, gelandang 22 tahun ini, telah menjadi roda penggerak MU, khususnya sejak Paul Pogba cedera.


Baca Juga :
- Man-United Tak Sanggup Tebus Bruno Fernandes, Kesepakatan Dianggap Batal
- Man-United Makim Memble, Legendaris Ini Marah, Hilang Kepercayaan pada Solskjaer


Faktanya, MU memang kehilangan energi, keuletan, dan gairah saat dia cedera. Kembalinya pemain asal Skotlandia itu bertandem dengan Frederico “Fred” Rodrigues de Paulo Santos membuat lini tengah kian solid, termasuk dalam mendistribusikan bola. Gelandang asal Brasil ini tiba di Old Trafford dengan ekspekstasi yang tinggi dari fan.

Pasalnya, MU harus menebusnya dengan banderol 52 juta paun (sekitar Rp960 miliar) dari FC Shakhtar Donetsk pada musim panas 2018 lalu. Seperti lazimnya pemain asal Amerika Selatan, Fred membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan intensitas di Liga Primer. Kini, dia mulai mampu tampil solid di lini tengah MU bersama McTominay.

Satu pemain lain yang turut membantu The Red Devils bangkit adalah Harry Maguire. Bek termahal di dunia ini, berbanderol 80 juta paun, mengawali musim dengan inkonsisten. Namun perlahan, ia membuktikan layak dihargai tinggi. Maguire turut berperan membantu The Red Devils yang sejauh ini baru kebobolan 19 kali, catatan terbaik kelima.

Soliditas MU menghadapi raksasa Liga Primer akan diuji dari Everton FC akhir pekan ini. Tim asal Merseyside ini juga sedang diselimuti optimisme tinggi berkat kemenangan 3-1 atas Chelsea FC tengah pekan lalu. Namun, sebelum itu, MU akan menjamu AZ Alkmaar di Old Trafford, Kamis (12/12) pada matchday keenam Grup L Liga Europa.*CHOIRUL HUDA

Dalam Angka

1 – Manchester United hanya sekali kalah dalam enam pertandingan terakhir mereka di Liga Primer musim ini. Itu terjadi di markas AFC Bournemouth pada 1 November lalu. Ketika itu, The Red Devils menyerah 0-1.

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news