news
LIGA CHAMPIONS
Kemenangan Jadi Harga Mati Chelsea
10 December 2019 13:35 WIB
berita
Striker dan bek Chelsea, Tammy Abraham (kiri) dan Cesar Azpilicueta, akan menjadi pilar penting timnya pada laga krusial Liga Champions melawan Lille di Stamford Bridge, Selasa (10/12) malam.
LONDON – Misi Chelsea FC untuk melaju ke 16 besar Liga Champions 2019/20 ditentukan Selasa (10/12) atau Rabu dini hari WIB. Tepatnya, saat menjamu LOSC Lille di Stamford Bridge pada matchday keenam Grup H. Kemenangan jadi harga mati bagi skuat asuhan Frank Lampard untuk memastikan tiket ke fase knock-out.

Kendati, jika imbang pun, Chelsea tetap bisa lolos disertai syarat. Yaitu, pada saat bersamaan, Valencia CF takluk  dari AFC Ajax. Namun, ketimbang bersandar pada hasil tim lain, jelas lebih meyakinkan jika mereka meraihnya dengan kemenangan. Sekaligus, mengembalikan kepercayaan usai tiga hari sebelumnya di Liga Primer, takluk 1-3 di markas Everton FC.




Baca Juga :
- Chelsea Ngebet Dapat Servis Werner, tapi Striker Leipzig Justru Tertarik ke Liverpool
- Dominan, Chelsea Lumpuhkan Burnley




Di atas kertas, jelas tidak sukar bagi Mateo Kovacic dan kawan-kawan untuk mendulang tiga angka. Faktanya, pada pertemuan sebelumnya di markas Lille pada 2 Oktober lalu pun berujung kemenangan 2-1 untuk mereka. Apalagi, kini dengan Chelsea tampil di hadapan puluhan ribu fan yang tentu bakal mengintimidasi wakil Prancis tersebut.

“Selalu ada kenyataan yang kejam. Apa pun itu pertandingannya. Para pemain harus terus mendengar itu. Saya punya banyak (pengalaman) di Liga Primer dengan kompetisinya yang sangat kompetitif. Jalan selalu terjal jika Anda kalah. Namun, itu bukan akhir dari segalanya,” tutur Lampard memotivasi skuatnya usai kekalahan dari Everton.


Baca Juga :
- Chelsea Tawar Pemain Bintang Atletico Rp 932 Miliar
- Chelsea Bidik Pemain Lyon yang Pernah Diincar Manchester United


Pelatih 41 tahun ini meminta para pemain untuk tidak larut dengan kekecewaan. Sebab, mereka sudah ditunggu laga krusial di Liga Champions. The Blues harus bangkit dengan memaksimalkan sejumlah peluang demi lolos ke fase berikutnya. Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta optimistis, dukungan dari fan bisa membuat timnya lebih termotivasi.

“Kami tidak cukup klinis untuk menyelesaikan peluang. Ini masalah besar karena setiap tim harus sigap di kotak penalti. Kami harus mengusahakannya dengan baik,” Azpilicueta, menambahkan.  

Selain dukungan fan, nada optimisme juga berkat keberadaan Tammy Abraham. Striker 22 tahun ini merupakan andalan Chelsea berkat 12 gol yang sudah dicetak. Rinciannya, 11 di Liga Primer dan satu di Liga Champions. Abraham bisa jadi kartu as Chelsea dalam misi mengalahkan Lille. Apalagi, mengingat dia turut mencetak gol di markas Lille saat menang 2-1.

“Abraham tidak hanya mencetak gol saja. Dia turut membantu tim dengan merebut bola serta tekel yang dilakukan. Dia sangat membantu barisan pertahanan. Itu mengapa, saya tidak melihat Abraham sebagai striker saja,” tutur Azpilicueta.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

Syarat Lolos Tim-tim di Grup H
Ajax (10 poin) jika: Menang atas Valencia. Atau, imbang sudah cukup, jika Chelsea kalah dari Lille.

Valencia (8) jika: Menang atas Ajax, atau imbang tapi pada saat bersamaan Chelsea takluk dari Lille. Valencia unggul head to head jika memiliki poin sama dengan Chelsea.

Chelsea (8) jika: Menang atas Lille. Atau, seri, tapi Valencia kalah dari Ajax.

Lille (1) jika: Sudah tereliminasi

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news