news
ONE CHAMPIONSHIP
Stefer Rahardian Tatap 2020 dengan Penuh Asa
09 December 2019 11:03 WIB
berita
Stefer "The Lion" Rahardian berhasil menutup tahun ini dengan kemenangan
JAKARTA - Tahun 2019 menjadi semacam roller coaster bagi Stefer "The Lion" Rahardian. Ia berhasil menutup tahun ini dengan kemenangan, namun hal itu harus ia lalui lewat perjuangan berat.

Beban berat harus ia pikul sebelum laga terakhirnya pada 25 Oktober lalu menghadapi Adrian Papua Badboy" Mattheis di Jakarta. "The Lion" harus mengalahkan keraguan dalam dirinya setelah menerima kekalahan empat kali beruntun.




Baca Juga :
- Pieter Buist Targetkan Eduard Folayang Pukul KO atau Submission
- One Championship dan PSSI Gelar Meet & Greet di Jakarta




Hal itu berbanding terbalik dengan rekor cemerlang di awal kariernya. Pria kelahiran Jakarta ini menikmati torehan sembilan kemenangan beruntun sebelum berakhir di Manila tahun lalu. 

Paska kekalahan tersebut, atlet Bali MMA ini harus menerima kekalahan kembali dalam tiga laga sebelum bangkit dan tak ada yang lebih ia inginkan selain kemenangan saat kembali berlaga di Istora Senayan Jakarta dalam ajang bertajuk ONE: DAWN OF VALOR tersebut. 


Baca Juga :
- Terminator Asal Blora Ini Wakili Indonesia di One Warrior's Code
- Petarung Butuh Daya Tahan Tubuh, Rudy Agustian Berbagi Tips


Stefer berhasil bangkit dan memenangi laga sengit menghadapi "Papua Badboy" yang kembali memberinya kepercayaan diri. Namun tantangan berikutnya akan lebih berat bagi Stefer. 

"Seluruh atlet ONE Championship sangat bagus. Saya pribadi memiliki tujuan layaknya para atlet lainya, yaitu menjadi Juara Dunia," tutur Stefer terkait rencana selanjutnya setelah kembali ke jalur kemenangan. 

Mimpinya masih tetap sama – menjadi atlet Indonesia pertama yang berkesempatan menjadi penantang gelar Juara Dunia di panggung ONE Championship. Namun mimpi tersebut menuntutnya untuk lebih mengembangkan diri mengingat persaingan ketat yang ada di divisi strawweight. 

"Di sini [Bali MMA], saya bekerja keras melakukan peningkatan pada segala aspek, termasuk memperbaiki kekurangan saya. Saya bukan lagi talenta muda, jadi saya berpikir kedepannya bagaimana porsi latihan saya agar tidak membuang waktu, dan juga, saya ingin bertanding sampai akhirnya saya selesai," tambah pria berusia 32 tahun ini. 

Stefer mengaku tidak terlalu merisaukan siapa lawan dia selanjutnya, namun ia bertekad untuk menebus hasil minor yang sempat ia dapatkan dan kembali mencatatkan kemenangan beruntun. 

"Saya tidak memikirkan selanjutnya ingin melawan siapa. Biarkan saja waktu serta pengalaman membawa saya ke titik yang seharusnya. Saya hanya akan mengerjakan apa yang pelatih saya katakan, karena tugas seorang atlet adalah berlatih dan bertanding," tutupnya. 

ONE Championship akan menyambut 2020 lewat pergelaran perdana di Bangkok, Thailand pada 10 Januari. *

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news