news
LIGA INGGRIS
Keita Berpotensi Jadi Gelandang Box-To-Box Efektif Liverpool
09 December 2019 13:39 WIB
berita
Gelandang Liverpool, Naby Keita (kiri) melepaskan tembakan saat melawan Bournemouth, Sabtu (7/12) lalu./Istimewa
BOURNEMOUTH – Mohamed Salah kembali memperlihatkan kualitasnya dengan menyumbang satu gol dan assist saat Liverpool FC menang 3-0 atas AFC Bournemouth. Namun, bukan penyerang asal Mesir tersebut yang menjadi sorotan dalam laga yang berlangsung di Stadion Vitality pada Sabtu (7/12) lalu itu, melainkan Naby Keita.   

Untuk waktu yang cukup lama, nama sang gelandang terlupakan. Fan The Reds harus menunggu tidak sebentar untuk melihat Keita beraksi dengan pasukan Juergen Klopp. Liverpool merekrutnya dari RB Leipzig seharga 53 juta paun (setara Rp976 miliar) pada Agustus 2017, namun pemain asal Guinea itu baru bergabung pada musim panas 2018.




Baca Juga :
- Sadio Mane Cuma 30 Menit Merumput, Pukulan Besar bagi Liverpool
- Sadio Mane Cedera, Liverpool Tak Tersentuh 40 Pertandingan




Penantian itu pun masih harus berlanjut karena Keita mengalami rentetan cedera yang membuatnya lebih banyak absen atau duduk di bangku cadangan. Sang pemain sudah 42 kali tampil membela Liverpool sejak musim lalu, tetapi baru ketika tampil melawan Bournemouth Keita memperlihatkan potensi yang membuat Klopp kepincut.

Ia menunjukkan kapasitas sebagai gelandang yang piawai menguasai bola, akurat dalam melepaskan operan, dan memiliki naluri mencetak gol. Semua itu ditunjukkan pemain 24 tahun ini menghadapi The Cherries. Keita mampu menjalani perannya sebagai motor penggerak serangan Liverpool.


Baca Juga :
- Chelsea Ngebet Dapat Servis Werner, tapi Striker Leipzig Justru Tertarik ke Liverpool
- Roma Minta Liverpool Pinjamkan Shaqiri


Pada penampilan perdananya sebagai starter di Liga Primer sepanjang musim ini, ia sukses membayar kepercayaan Klopp. Seperti Salah, sang gelandang menyumbang satu gol dan sebuah assist untuk membantu The Reds melanjutkan rekor tak terkalahkan di ajang liga domestik, menjadi 33 laga beruntun.

Setelah penampilan impresifnya di Bournemouth, bisa dipastikan kesempatan bermain sebagai starter akan lebih sering datang untuk Keita. Sejak bergabung dan dihantam sederet cedera, Klopp tercatat hanya 27 kali menurukannya sejak menit awal dalam 42 penampilan, dengan sumbangan empat gol dan dua assist.

Konsistensi merupakan syarat utama jika seorang pemain ingin bertahan sebagai pilihan utama pelatih asal Jerman tersebut. Selain itu, Keita pun mesti bersaing dengan sederet gelandang dalam skuat Liverpool seperti Alex Oxlade-Chamberlain, Georginio Wijnaldum, Adam Lallana, hingga Xherdan Shaqiri.

Setidaknya, Keita layak menerima pujian. Bahkan Klopp mengaku performa pemainnya tersebut melebihi ekspektasinya. “Penampilan Naby (Keita) secara individu impresif, secara tim dia juga luar biasa,” kata sang pelatih. “Berkat dia, kami mampu mengontrol permainan dari tengah.”

Ya, pernyataan Klopp tersebut menjadi sinyal bahwa dirinya siap memplot Keita sebagai sosok kreatif The Reds di tengah. Sejak kehilangan Philippe Coutinho yang dilepas ke FC Barcelona, Liverpool tidak lagi memiliki pemain yang mampu menjadi playmaker tim.

Keita memang bukan seorang gelandang serang, namun dengan kecenderungan Klopp memainkan strategi gegenpressing, ia bisa menjadi pemain box-to-box yang efektif bagi skuat tim Merseyside tersebut. Tentu saja, satu penampilan tidak bisa menjadi patokan. Keita masih perlu membuktikan diri dan meyakinkan Klopp ia mampu untuk itu.

Dua laga selanjutnya bisa menjadi momentum. The Reds akan menghadapi RB Salzburg dalam lanjutan Liga Champions, Selasa (10/12) besok. Kemudian kembali fokus untuk memperlebar jarak dari para rivalnya di Liga Primer, khususnya Manchester City FC. Saat ini, Liverpool telah unggul 14 poin dari pasukan Josep “Pep” Guardiola itu.***

 

 

 

 

    

 

     

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news