news
SEA GAMES 2019
Tuah Sentuhan Velizar Popov Diyakini Bisa Porak-porandakan Racikan Indra Sjafri
05 December 2019 21:46 WIB
berita
Pemain senior Myanmar dalam SEA Games 2019, Shitu Aung - TopSkor/Istimewa
MANILA - Sentuhan Velizar Popov mulai bertuah bagi timnas Myanmar U-22. Pria Bulgaria yang dikontrak Myanmar Football Federation pada Januari 2019 itu berhasil membawa Myanmar ke babak semifinal sepak bola ASEAN Games 2019. 

Keberhasilan ini jadi catatan terbaik Popov. Sebelumnya, pelatih berusia 43 tahun itu gagal memimpin sepak bola Negeri 1000 Pagoda itu dalam ajang Piala AFF U-22 2019, Februari lalu. Myanmar U-22 gagal menembus babak grup. 




Baca Juga :
- Fisikalisasi di Timnas Era Shin Tae Yong, Pemain Tetap Berlari di Setiap Pergantian Bentuk Latihan
- Iwan Bule Jelaskan Tugas Baru Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik PSSI




Berikutnya, dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Myanmar juga gagal. Tergabung di Grup I, Hlaing Bo Bo dan kawan-kawan hanya menang dua kali dan sekali takluk dari Jepang dari tiga pertandingan. 

Namun, setelah hampir setahun menanamkan filosofi sepak bolanya, Myanmar U-22 bisa tampil lebih baik. Dari empat pertandingan Grup A ASEAN Games 2019, Myanmar membukukan tiga kemenangan dan sekali imbang. 


Baca Juga :
- Erick Thohir Hadir, Warrix Semakin Nyata Mensponsori Timnas Indonesia
- Robby Darwis dan Zainal Abidin, Legenda Timnas Indonesia dan Malaysia, Dulu Saling Jegal Sekarang Saling Rindu


Sebagai juara grup, Myanmar akan berhadapan dengan timnas Indonesia U-22, sebagai runner-up Grup B, Sabtu (7/12) nanti. Laga ini dipastikan berlangsung ketat, mengingat keduanya telah sama-sama berkembang. 

Salah satu modal paling menonjol Myanmar adalah menahan Vietnam dengan skor 2-2, dalam laga uji coba, 13 November lalu. Karenanya, Myanmar sangat percaya bisa melaju ke final untuk kemudian menghadapi calon kuat peraih emas, Vietnam. 

Selama fase grup, sejatinya Myanmar tampil biasa saja. Dari empat pertandingan mereka kebobolan empat kali dan hanya melesakkan delapan gol. Jumlah gol mereka bahkan kalah dari Kamboja, yang 10 kali membobol gawang lawan. 

Salah satu pemain andalan Myanmar untuk menumbangkan Indonesia adalah gelandang serba bisa Sithu Aung. Ia adalah top scorer ASEAN Games 2013 dengan koleksi lima gol.  

Sithu Aung bahkan punya kenangan manis dengan Indonesia. Pada 2017, dalam sebuah laga uji coba melawan Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor, pria 23 tahun ini melesakkan satu gol, meski Myanmar kalah 1-3. 

"Kami hanya perlu istirahat agar bisa tampil maksimal saat jumpa Indonesia," kata Popov. "Kami mungkin tidak favorit dari Indonesia, tetapi kami bisa membuat kejutan," eks pelatih Suphanburi FC itu menambahkan.*

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news