news
SEA GAMES 2019
Recovery, Diskusi, dan Jaga Motivasi Cara Garuda Muda Siap Tempur lawan Laos
05 December 2019 12:30 WIB
berita
Pemain timnas U-23 Indonesia saat melakukan latihan, kemarin. Garuda Muda akan menghadapi Laos dalam laga terakhir penyisihan Grup B SEA Games 2019. (foto: TopSkor/Muhammad Pratama)
MANILA – Rabu (4/12) sore, sekitar pukul 16 waktu Manila, Indra Sjafri menggelar latihan di lapangan sekitar hotel tempat timnas menginap. Sesekali pelatih timnas U-23 Indonesia itu tersenyum sambil memberikan instruksi kepada sejumlah pemain dalam sesi latihan tersebut. Tidak terlihat ketegangan atau beban di wajah pria 56 tahun itu.

 




Baca Juga :
- Timnas U-19 TC di Thailand 12 Hari
- Ini Hasil Rapat Shin Tae yong dan PSSI, Indra Sjafri Tangani Timnas U-23




Bahkan ketika menjawab sejumlah pertanyaan kepada pers, Indra tampak santai. “Yang paling penting adalah recovery, setelah pertandingan menghadapi Brunei, kemarin. Saya bersyukur, tidak ada pemain yang cedera,” kata Indra. Dalam ajang seperti SEA Games, menurut Indra, ketika satu pertandingan ke pertandingan lainnya begitu dekat, kondisi fisik dalam hal ini stamina pemain memang menjadi salah satu kuncinya.

 


Baca Juga :
- Jadi Komoditas Panas, Persebaya Masih Cuek dengan Masa Depan Osvaldo
- Indra Sjafri Diminta Istirahat, Bagaimana Nasib Fakhri Husaini?


Dengan latihan ringan, diharapkan pemain memiliki kondisi yang fit. Dengan fisik yang baik, Garuda Muda akan siap melakukan tekanan secara konstan ketika menghadapi Laos, Kamis (5/12) ini. Sedangkan terkait strategi, Indra lebih memilih untuk menanamkannya dalam sebuah sesi pemaparan kepada pemain.

“Malam ini (kemarin), kami juga akan mengadakan diskusi dengan pemain tentang Laos,” kata Indra, menegaskan. Menurut mantan pelatih Bali United tersebut setiap pertandingan dari lawan-lawan yang mereka hadapi memang berbeda tantangan dan situasinya. Saat menghadapi Brunei, contohnya, misi Garuda Muda adalah menang dengan menorehkan banyak gol. Dan, misi tersebut berhasil mereka tuntaskan.

Seperti mesin turbo, tekad meraih kemenangan dan keharusan mencetak banyak gol merupakan turbin yang memberikan tenaga Osvaldo Haay dan kawan-kawan. Namun, semua itu dibutuhkan fisik yang prima. Dalam laga Selasa (3/12) lalu, kekuatan serangan Garusa Muda terlihat dengan kemenangan telak,  8-0.

Mendulang banyak gol memang menjadi keharusan ketika mereka tertinggal dari Thailand terkait selisih gol. Kini, dengan tambahan delapan gol tersebut, Garuda Muda berhasil menyodok ke posisi kedua klasemen sementara Grup B karena unggul dalam selisih gol atas Thailand.

Namun, misi utama, yaitu lolos ke semifinal belum tuntas. Garuda Muda harus menghadapi laga terakhir yang menentukan, lawan Laos, Kamis (5/12) ini. Laga terakhir ini seharusnya menjadi lebih mudah karena pesaing mereka, baik Thailand dan Vietnam akan saling berhadapan.

Mencetak banyak gol menjadi penting karena tidak menutup kemungkinan Thailand justru mengalahkan Vietnam. Dengan situasi tersebut, maka baik Indonesia, Vietnam, maupun Thailand akan memiliki poin yang sama: 12 poin. Dengan demikian pula, selisih gol akan menjadi penentu siapa di antara ketiga tim yang dapat tiket ke semifinal.

Skenaro lainnya yang lebih mudah tentu jika Vietnam menang atau imbang lawan Thailand dan Garuda Muda menang atas Laos. Dengan kemungkinan tersebut, posisi Indonesia ke semifinal akan menjadi lebih mudah. Tapi, semua itu hanya kemungkinan. Yang terjadi di lapangan, sejak menit atau detik pertama bergulir tentu menjadi situasi yang “berpacu” dengan waktu untuk terus mencetak gol.

“Laos tim yang cukup baik. Dalam setiap laga mereka mempunyai strategi yang berbeda-beda,” kata Indra lagi. Soal tuntutan harus menang dan menorehkan banyak gol, pelatih ini menilai bahwa itu bukanlah sesuatu yang “istimewa”.

“Saya rasa mereka sudah sering menghadapi kondisi seperti ini dan di sini bukan kami yang berada dalam situasi sepert ini. Thailand dan Vietnam pun sama,” kata Indra. “Semua punya peluang lolos dan tidak lolos. Jadi saya rasa itu tidak akan menjadi beban untuk pemain. Saya percaya mereka bisa melalui itu semua,” dia menambahkan.* M. Pratama/M.Ramdan

loading...
I
Penulis
Irfan Sudrajat
news
news