news
LIGA 1
Kartu Merah Greg Membawa Petaka bagi Madura United
03 December 2019 08:55 WIB
berita
Proses terjadinya gol striker Persebaya David Da Silva (tengah) ke gawang Madura United/Foto:Media Persebaya
BANGKALAN – Madura United sempat di atas angin hingga menit ke-80 ketika menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (2/12). Laskar Sape Kerrab ini berbalik unggul 2-1, setelah  babak pertama tertinggal satu gol.

Namun, adanya insiden yang dilakukan kapten tim Madura United Greg Nwokolo, membuyarkan segalanya. Greg diduga sengaja menanduk wasit Musthofa Umarella. Hingga tanpa ragu wasit Mustafa Umarella langsung mengeluarkan kartu merah dari kantongnya.




Baca Juga :
- Kalahkan Kalteng Putra, Pelatih Madura United Justru Sedih
- Los Maduraticos Tak Mau Malu Diri




Sejak saat itu Madura United yang awalnya unggul kemudian tertekan. Barisan pemain Bajul Ijo berhasil memanfaatkan unggul jumlah pemain. Hingga kemudian David da Silva mencetak gol tambahan menit ke 83 dan diakhiri gol Irfan Jaya menit ke-88.

Sebelumnya Greg masuk babak kedua menggantikan Slamet Nurcahyo menit ke 54. Namun, bukannya memberikan kontribusi terhadap tim, ia malah merugikan tim. Greg tercatat hanya bermain selama 26 menit.


Baca Juga :
- Derbi Suramadu Seri Keenam, Madura United dan Persebaya Sama-sama Dikritik Suporter
- Preview Liga 1: Persebaya Mulai Menatap Papan Atas, Semen Padang Ingin Lanjutkan Tren Positif


Usai pertandingan pelatih Madura United Rasiman menyatakan faktor kekalahan timnya karena kalah jumlah pemain. "Kita ketinggalan 1-0 awal babak pertama. Kami berusaha membuat game plan, tactical change, akhirnya 2-1 dengan pemain 11 lawan. Tapi ketika insiden kita bermain dengan 10 orang ya sudah jelas rasanya agak sulit," ujarnya.

Namun anehnya Rasiman malah memberikan pembelaan terhadap Greg meski ia dikartu merah. "Saya tadi sempat menanyakan ke wasit dan saya juga sudah menanyakan ke Greg. Kalau Greg katanya dia hanya protes, nyenggol. Tapi wasit menyatakan ditanduk," tegasnya.

Menurutnya di antara ditanduk dan tertanduk beda. "Sekali lagi wasit menyatakan diserang, tapi Greg menyatakan tersenggol. Karena protes dia dengan semangat dan itu haknya Greg karena dia kapten dari tim," kata ayah kandung Syahrian Abimanyu ini.

Sementara itu pelatih Persebaya Aji Santoso menyatakan ini adalah pertandingan yang menarik. "Jual beli serangan. Di mana kami sempat leading 1-0, tertinggal 2-1, Akhirnya akhir pertandingan kami bisa leading kembali 3-2," ujarnya.

"Saya sangat mengapresiasi kerja keras pemain. Mulai dari pemain 11 main awal dan pengganti. Saya menurunkan Dutra, menurunkan Alwi, dan Irfan Jaya, cukup efekti. Terbukti permainan cukup dinamis, lebih menguasai permainan dan Irfan bisa cetak gol," Aji menuturkan.*M Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news