news
UMUM
Lawan Tim Malaysia, TS Indonesia U-16 Bakal Habis-habisan
03 December 2019 06:41 WIB
berita
Muhammad Lutfi Bin Jumadil salah satu pemain andalan TopSkor Indonesia U-16
BANDUNG - Satu gelar juara sudah diraih. Berikutnya, TopSkor Indonesia U-16 mengincar trofi Kemenpora International Football Championship (KIFC) 2019. Sasaran tersebut sudah di depan mata. 

TopSkor Indonesia U-16 menjadi yang terbaik di antara para juara elite pro academy. Nadhif Girasta dan kawan-kawan menaklukkan Persib Bandung U-16 dengan skor 2-0 pada laga pamungkas di Lapangan Progresif Bandung, Jawa Barat, Senin (2/12). 




Baca Juga :
- Paripurna..! TopSkor Indonesia U-16 Kawinkan Gelar Juara
- TopSkor U-16 Indonesia dan SBAI Mencari Juara Sejati




Kini tinggal trofi KIFC yang diincar. TopSkor Indonesia bertekad memborongnya. Tapi, di laga semifinal, harus menghadapi lawan tangguh: Penang Sport School dari Malaysia, Selasa (3/12).

Perjalanan TopSkor ke semifinal terbilang paten. Keluar sebagai juara Grup B, mereka tak terkalahkan. Tiga kali menang dan dua imbang. Mereka juga tercatat tim paling moncer. Menceploskan 17 gol dan cuma dua kali kebobolan. Nadhif tersubur dengan 8 gol diikuti oleh Ezra Bristha Bathara Siahaan yang koleksi 3 gol.


Baca Juga :
- TopSkor Indonesia Bertekad Sandingkan Gelar Juara Super Muda dan KIFC
- Juara Kategori Super Muda Turnamen KIFC, Saatnya TopSkor Indonesia Memburu Gelar Internasional


"Sudah tanggung jauh melangkah. Kami akan habis-habisan untuk mengawinkan trofi juara," kata Deris Herdiansyah, pelatih TopSkor Indonesia U-16. 

Deris menandaskan timnya telah menemukan ritme permainan. Nadhief dan kawan-kawan seperti diesel, makin panas makin kencang mainnya. Walaupun diakui enam hari berturut-turut bertanding menguras energi timnya. 

"Saya berusaha menjaga stamina mereka dengan nutrisi dan vitamin yang cukup. Paca pertandingan anak-anak recovery dengan berendam di air es sekitar lima menit," ungkapnya. 
 
Di lain pihak, Penang Sports School-FAP Malaysia bukan AS Daruga FC Malaysia yang digerus TopSkor Indonesia 2-0 di fase grup. Kualitas Penang Sports School-FAP Malaysia jelas satu strip di atas Daruga FC. Mereka juga memiliki recovery lebih baik karena Senin (2/12) tidak melakukan pertandingan. 

Penang Sports School-FAP Malaysia berstatus runner-up Grup A. Tim 'Sekolah Ragunannya' Malaysia ini juga belum tersentuh dari lima pertandingan. Mereka menuai dua kemenangan dan tiga kali imbang.

Pelatih Penang FC Noraffendi mengatakan timnya adalah yang terbaik di Penang dan ketiga di Liga Malaysia. Target mereka di KIFC sudah tercapai, yakni semifinal. Tapi, melihat penampilan timnya yang tak terkalahkan di grup, Noraffendi menandaskan ingin menembus final dan juara. 

"Kami yakin peluang itu ada. Persiapan tim sudah cukup matang karena mereka tinggal bersama. Jadi tak ada masalah baik teknik maupun non teknik," kata Noraffendi.

Menyinggung soal pertandingan melawan TopSkor Indonesia, Noraffendi mengaku tidak mudah. Menurutnya pertandingan akan berlangsung ketat dan menarik. Dia menyebut TopSkor Indonesia tim yang bagus. Tapi, dia hanya ingin fokus pada permainan timnya.

"Pemain TopSkor sangat merata kualitasnya. Visi sepak bolanya bagus. Tapi, saya tak bisa membandingkan dengan tim saya. Sepak bola kami berbeda," ujar Noraffendi.*
 

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news