news
INFOGRAFIS
Manchester City Sudah Keluar Jalur
02 December 2019 16:05 WIB
berita
NEWCASTLE – Josep “Pep” Guardiola mungkinmenghadapi tantangan terberat dalam karier kepelatihannya.Selama meraih gelar bersama tim-tim dari liga top Eropa, juru taktik asal Spanyol tersebut tidak pernah harus mengatasi gapsebesar 11 poin - yang saat ini dialami skuat Manchester City FC arahannya dengan Liverpool FC.

The Citizens dua kali sempat unggul di Newcastle United FCsebelum dipaksa imbang 2-2 pada Sabtu (30/11) lalu. Sialnya, dua jam kemudian, Liverpool mampu mengatasi kesulitanmereka di awal-awal, termasuk kartu merah untuk kiperAlisson Becker karena handball, untuk kemudianmengalahkan Brighton & Hove Albion FC, 2-1.




Baca Juga :
- Setan Merah Bisa Eksploitasi Buruknya Lini Belakang City
- Manchester City Enggak Mau Gila Pikirkan Liverpool




“Kami harus menang, menang, dan terus menang. KetikaAnda gagal, maka situasinya akan lebih sulit,” kata Guardiolasetelah timnya kehilangan lebih banyak poin dan menolakuntuk menyerah dalam persaingan menjadi juara musim ini.

Pep berhasil membalikkan selisih 10 poin musim lalu ketikaMan. City mengejar The Reds untuk memenangi gelar LigaPrimer. Dan sementara masih ada 24 laga lagi pada 2019/20 ini, dan The Citizens akan berharap Liverpool tergelincir, mereka lupa untuk fokus pada diri sendiri, sehingga hanyaberbagi satu poin dengan Newcastle.


Baca Juga :
- The Citizens Mulai Realistis
- Manchester City Poin Penuh di Markas Burnley


Cedera yang dialami bek tengah Aymeric Laporte pada awalmusim bisa dianggap sebagai awal mimpi buruk Man. Citymusim ini. Kini, mereka harus bermain perfek hingga akhiruntuk mengejar Liverpool, yang telah mengumpulkan 40 darimaksimal 42 poin, yang sedang mengincar trofi perdananya di era Liga Primer.

Namun gelar belum diraih, dan sangat mungkin bahwa skuat Juergen Klopp tergelincir di beberapa momen hingga akhirmusim nanti. Terutama karena Fabinho harus absen delapanminggu selama momen tersibuk mereka musim ini akibat cedera. Maka, sangat fantastis jika The Reds tetap takterkalahkan setelah melewati Tahun Baru.

Secara keseluruhan Liverpool hanya kehilangan 13 poindalam 32 laga terakhir di liga, meski tidak lagi clean sheetsejak 28 September. Pasukan Klopp baru kehilangan dua poinmusim ini. “Mereka tampak sudah seperti tim juara,” katamantan bek Manchester United (MU) FC, Phil Neville. "Di tahap ini, kadang penampilan tak penting.”

Mantan pemain sayap Chelsea FC, Pat Nevin, yang berada diAnfield untuk BBC Radio 5 Live, memberi harapan kepadaMan. City dengan mengatakan: “:Liverpool tidak bermainsebaik musim lalu. Namun mereka memenangkanpertandingan. Dengan gelar liga taruhannya, tidak akan adayang peduli Anda bermain bagus atau tidak.”

Jadwal sibuk Liverpool antara sekarang dan awal tahun 2020, bisa membuka peluang bagi Man. City untuk mengejar lebihbanyak kemenangan. The Reds menghadapi sembilanpertandingan di empat kompetisi yang berbeda. Termasukmenjalani lawatan ke Qatar untuk memainkan duapertandingan di Piala Dunia Antarklub FIFA.

Namun jadwal The Citizens selama Desember pun tak kalahberat. Mereka harus memainkan delapan laga di tigakompetisi berbeda - termasuk dua di Liga Primer dalam 48 jam melawan Wolverhampton Wanderers FC dan Sheffield United FC. Akankah jadwal itu justru jadi bumerangmengingat kinerja yang buruk melawan Newcastle?

“Man. City terlalu bersusah payah. Mereka tidak bergerakcukup cepat dan itulah sebabnya mereka hanya bermainimbang di Newcaslte,” ujar mantan gelandang The Citizens City Michael Brown. “Mereka membiarkan Liverpool memimpin sekarang. Mereka bukan diri mereka sendiri.Sangat berbeda dengan musim lalu.”***

 

loading...
T
Penulis
TSM
news
news