news
INFOGRAFIS
Zidane Bisa Melewati Mou dan Barcelona
30 November 2019 12:44 WIB
berita
VITORIA-GASTEIZ – Minggu terakhir November 2019, bisa menjadi pekan sempurna bagi Real Madrid. Tengah pekan lalu, mereka menyegel satu tempat di 16 besar Liga Champions, dan Sabtu (30/12) ini mungkin bisa menjadi pemimpin sendirian klasemen sementara LaLiga. Madrid akan bertandang ke Stadion Mendizorroza menghadapi Deportivo Alaves, di saat musuh besarnya, FC Barcelona melakoni laga berat di kandang Atletico Madrid.

Balas dendam pastinya diusung Los Blancos setelah musim lalu di tumbang 0-1 di stadion berkapasitas 19 ribu penonton tersebut. Tiga poin bukan hanya berarti bagi posisi di klasemen LaLiga saja, melainkan juga melengkapi catatan Zinedine Zidane yang akan melampaui statistik pertandingan Jose Mourinho, mantan pelatih Madrid.




Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Minggu Dini Hari WIB
- Laga Perayaan Ballon d'Or Buat Messi




Jornada 15 memang menjadi momen Madrid menyalip Barca (sama-sama mengoleksi 28 poin), pun Zidane atas Mourinho. Los Blancos berharap Barcelona terpeleset ketika berkunjung ke Wanda Metropolitano, yang akan menjadi modal berharga untuk duel El Clasico (18/12). Berada di atas Barca jelas bisa meningkatkan moril Madrid.

Di atas kertas dan perkembangan terkini Los Blancos, Zidane dan skuatnya diprediksi tidak akan kesulitan meneruskan laju apiknya. Mereka tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir, dan semua pemain mulai menemukan penampilan terbaiknya.


Baca Juga :
- Gebrakan Baru, Tak Ingin Jadwal Kompetisi Liga 1 2020 Berubah-ubah, LIB Akan Mou dengan Polisi
- El Clasico Tanpa Marcelo, Buruk Buat Madrid


Teranyar Isco Alarcon dan Marcelo Vieira yang tampil luar biasa saat menghadapi Paris Saint Germain. Zidane memang akan kehilangan Eden Hazard yang mengalami cedera ringan, tapi dengan ketajaman Karim Benzema, Madrid tak perlu cemas. Penyerang Prancis itu mencetak tujuh gol dalam empat laga terakhir (3 kali doblete). Artinya, skuat yang ada sekarang sudah cukup menjadi modal Zidane mengejar rekor Mourinho.

Setelah berhasil menyamai koleksi 178 laga milik pelatih Portugal itu tengah pekan lalu, Zidane siap mengambil alih posisi keempat juru taktik Madrid yang paling banyak mengumpulkan pertandingan. Dia berada di belakang Leo Beenhakker, Vicente de Bosque, dan Miguel Munoz.

Kendati akan unggul dalam sisi jumlah laga, jumlah kemenangan Zidane masih kalah dari Mourinho. Mou mencatat 128 dari 178 pertandingan semua ajang, sementara Zidane hanya 119 kemenangan. Mou memenangkan 76 persen pertandingan LaLiga, sementara di Liga Champions dan Piala Raja sebanyak 67. Zidane menorehkan 68 persen kemenangan di LaLiga, 64 % di Liga Champions, dan 50% di Piala Raja.

Mou juga masih lebih baik terkait produktivitas skuat. Bersama pelatih yang kini menukangi Tottenham Hotspur itu, Los Merengues menyarangkan 475 gol dan kemasukan 168. Sementara Madrid arahan Zidane hanya 445 gol dan 189 kebobolan. Meski begitu, Zidane bisa berbangga soal trofi, ada sembilan gelar yang dikoleksinya selama 2,5 musim. Sementara Mourinho cuma bisa mendapatkan tiga piala selama tiga musim.

Kandang Menakutkan
Di luar rekor yang bisa dicatatnya pekan ini, Zidane ingin fokus menghadapi Alaves. Klub asal Basque Country punya rapor cukup menakutkan di kandang. Musim ini, mereka baru sekali menelan kekalahan. Gawang Fernando Pacheco juga hanya kemasukan dua gol dari tujuh laga yang sudah dimainkan di Mendizorroza. Menjadikan mereka tim paling sedikit kebobolan di kandang sejauh ini.

“Kami tahu, lawan seperti apa yang akan kami hadapi nanti,” kata Zidane mengakui kehebatan Alaves. “Kami sadar apa yang mereka alami sejak awal musim. Ini akan menjadi pertandingan penting menghadapi lawan yang rumit. Kami harus siap sejak menit pertama.”

Dalam duel nanti, Zidane diperkirakan akan melakukan rotasi dan menjajal para pelapisnya. Ini sebagai persiapan menyambut jadwal padat hingga akhir tahun. Pemain seperti Eder Militao, Gareth Bale, dan Rodrygo Goes kemungkinan bisa diturunkan.

“Mereka tahu seperti apa filosofi saya. Saya di sini bukan untuk memenangkan satu pertandingan, saya di sini untuk memenangkan banyak hal. Filosofi saya adalah mengunakan semua pemain, meski akan ada momen di mana beberapa pemain merasakan kurang menit mainnya,” Zidane menandaskan.***

loading...
T
Penulis
TSM
news
news