news
INFOGRAFIS
Menanti Perjumpaan Messi dan Lautaro
29 November 2019 17:41 WIB
berita
PRAHA – Misi FC Internazionale untuk ke 16 besar Liga Champions memang masih di awang-awang. Masing menggantung di langit meski pasukan Antonio Conte berhasil mengalahkan Slavia Praha, 3-1, Rabu (27/11) atau Kamis dini hari WIB. Namun, I

Nerazzurri tinggal meraihnya pada pertandingan terakhir penyisihan Grup F, 11 Desember nanti. “Pertandingan nanti akan sangat sulit, tapi kami akan mengandalkan dukungan 80 ribu Interisti dan itu akan membuat kami semakin kuat dan mewujudkan misi kami,” kata Conte, setelah kemenangan atas Slavia. Yang akan dihadapi timnya adalah Barcelona, klub yang memiliki trio maut: Lionel Messi, Luis Suarez, dan Antoine Griezmann.




Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga Italia Serie A, Minggu Dini Hari WIB
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Minggu Dini Hari WIB




Dan, pertandingan nanti akan semakin menarik karena mempertemukan dua pemain bintang asal Argentina: Lautaro “El Toro” Martinez dan Leo Messi. Lautaro masih 22 tahun, atau 10 tahun lebih muda dibandingkan dengan La Pulga—julukan Messi. Meski demikian, keduanya terkoneksi oleh La Albiceleste—julukan timnas Argentina.

Saat ini, nama Lautaro lebih sering menjadi perhatian besar sebagai pemain masa depan yang akan meneruskan tradisi lini depan Tim Tango. “Mereka (Lautaro dan Messi) memiliki afinitas alamiah,” kata mantan mesin gol timnas Argentina, Diego Milito, yang juga eks bintang Inter, pertengahan November ini.


Baca Juga :
- Laga Perayaan Ballon d'Or Buat Messi
- Tidak Jadi ke Inter, Dzeko Kini Bisa Hentikan Laju Inter


Kali terakhir keduanya bermain bersama di timnas Argentina terjadi pada 18 November lalu ketika imbang 2-2 lawan Uruguay dalam laga uji coba di Tel Aviv. Ketika itu, Lautaro masuk menggantikan Paulo Dybala pada menit ke-76 dan tampil bersama Messi serta Aguero di sisa laga tersebut.

Tapi, dua hari sebelumnya saat lawan Brasil, pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, menurunkan duet Lautaro dan Messi dalam pola 4-4-2. Argentina menang 1-0 di laga tersebut lewat gol Messi.

Ya, Lautaro memiliki peluang menjadi pendamping Messi di lini depan timnas Argentina.
Faktor inilah yang bakal membuat laga Inter vs Barcelona, Desember nanti akan semakin menarik.

Saat ini, Lautaro dalam performa menanjak. Dengan dua gol ke gawang Slavia, berarti pula dia telah menorehkan gol dalam empat laga beruntun di ajang Liga Champions. Rekor tersebut hanya bisa diciptakan tiga pemain Inter: Samuel Eto’o, Christian Vieri, dan Hernan Crespo.

Di sisi lain, Lautaro menjadi pemain asal Argentina yang mampu mencetak gol dalam empat laga beruntun di Liga Champions. Selain Crespo, rapor tersebut pun ditorehkan Messi, Sergio Aguero, dan Ezequiel Lavezzi. “Rekor gol saya? Saya adalah penyerang dan ini tugas saya mencetak gol. Saya datang ke Inter untuk memberikan yang terbaik, membawa tim ini meraih kemenangan,” kata Lautaro.

Inter kini ada di posisi kedua klasemen sementara grup dengan tujuh poin. Namun, jumlah
tersebut sama dengan Borussia Dortmund yang ada di peringkat ketiga setelah takluk dari Los Azulgrana—julukan Barcelona. Ya, Inter akan menghadapi sang juara grup Barca sedangkan Dortmund bakal lawan Slavia yang tidak lagi memiliki peluang.

Unggul Head to Head
Karena itu, dengan situasi tersebut, Inter harus menang dalam pertandingan terakhir nanti
saat lawan raksasa Spanyol tersebut. Samir Handanovic dan kawan-kawan pun dapat lolos dengan hasil imbang asalkan Dortmund kalah dari Slavia atau seri. Intinya, jika Inter dan Dortmund tetap memiliki poin yang sama di akhir putaran, I Nerazzurri akan tetap lolos karena unggul dalam head to head selisih gol.

Meski demikian, semua kalkulasi atau perhitungan tersebut tentu sangat riskan karena Die
Borussien memiliki tekad yang besar mengalahkan Slavia demi memastikan tiket fase knockout. Dan, klub asal Jerman tersebut bakal bermain di kandang sendiri dengan dukungan suporter fanatik.

Namun, Conte pun optimistis dengan peluang timnya. Lawan Barcelona, pasukannya juga
akan bermain di kandang sendiri. Ya, Inter memiliki peluang besar untuk lolos ke 16 besar karena memiliki Lautaro dan Lukaku plus dengan dukungan 80 ribu tifosi di Giuseppe Meazza atau San Siro.*

loading...
T
Penulis
TSM
news
news