news
LIGA SPANYOL
Madrid Siap Menghukum Bale
22 November 2019 12:15 WIB
berita
Madrid telah menilai apa yang dilakukan Gareth Bale merupakan sikap tidak respek terhadap klub yang telah memberinya gaji tinggi selama ini. –Topskor/Ist
MADRID – Perayaan Gareth Bale bersama tim nasionalnya Wales pasca berhasil lolos langsung ke putaran final Piala Eropa 2020 berbuntut panjang. Tindakannya yang seolah “mengolok-olok” Real Madrid akhirnya diartikan sedemikian rupa. Menurut La Vanguardia, klubnya itupun akhirnya muak dengan tingkahnya yang siap menghukum sesegera mungkin.

Pasca kemenangan 2-0 atas Hungaria di duel pamungkas kualifikasi Grup E, Selasa (19/11), Bale membentangkan bendera Wales yang menuai kontroversi. Sebab di situ tertuliskan “Wales. Golf. Madrid. Dan yang Lain”, yang klubnya hanya berada di posisi ketiga dalam daftar prioritas Bale. Tindakan yang diiringi senyum lebar di wajahnya itu pun menyulut reaksi pihak klub.




Baca Juga :
- Gol Cantik Morales Bawa Levante Tumbangkan Real Madrid
- Chelsea Tumbangkan Spurs di Stamford Bridge




Niat awal penyerang 30 tahun ini adalah menjawab komentr eks penyerang Madrid, Pedja Mijatovic, yang berbicara soal prioritas Bale; Wales, golf, baru Madrid. Dan dari penjelasan The Cardiff Express –julukan Bale– kata di bendera itu telah jadi candaan di kalangan rekan timnasnya. Tapi tentu Madrid dengan kebesarannya tak terima begitu saja.

Lebih lanjut La Vanguardia memaparkan bahwa situasi sang pemain di klub akan ditindak lanjuti, dengan adanya evaluasi. Berbagai tindakan tak menyenangkan memang sudah kerap dilakukan Bale, dan nampaknya presiden Florentio Perez telah menyesal tidak melepasnya ke Manchester United dua musim lalu, atau ke China musim panas kemarin.


Baca Juga :
- Deal 90 Persen Malam Hari, Paginya Batal, Gareth Bale Gagal ke Liga Cina
- Inilah Daftar Skuat Madrid untuk Laga Melawan Levante, Bale Tak Dibawa!


Kendati sudah merasa dipermalukan, Los Merengues –julukan Madrid– tak akan mengambil tindakan dengan gegabah, sebab harus cermat menentukan keputusan yang terbaik. Pasalnya bagaimanapun Bale adalah aset. Klub telah menghabiskan biaya besar untuk merekrutnya; rekor tertinggi 101 juta euro (sekira Rp1,6 triliun), pun dengan gajinya; 17 juta.

Sementara, Marca yang berbasis di Madrid, redaksinya menyuarakan hal terbaik yang mesti dilakukan adalah mencampakannya di sisa musim ini. Itu bisa menjadi hukuman sangat serius sebab dengan demikian Bale akan benar-benar merealisasikan golf di atas Madrid, dan terancam posisinya untuk ikut serta di Piala Eropa 2020.

Survei pun dilakukan kepada pembaca terutama fan Los Merengues, terkait apa yang mesti dilakukan klub ke penyerangnya itu. Dan pilihan terbanyak adalah agar klub segera menjualnya di bursa transfer musim dingin Januari nanti. Penggemar pun telah muak dengan yang ditunjukkan oleh Bale yang dinilai tak banyak berkontribusi.

Sementara yang terjadi pada eks penyerang Tottenham Hotspur itu pun menambah sakit kepala pelatih Zinedine Zidane di musim yang sempat bermasalah ini. Saat sang entrenador bekerja keras untuk meredam guncangan yang terjadi pada awal 2019/20, pemain berlabel bintangnya itu bukannya membantu tapi malah memperburuk situasi.

Meski sempat tak diinginkan dan coba dilego pada musim panas, sejatinya Bale bisa mencuat performanya ketika kompeti resmi mulai bergulir. Tapi perlahan ia seolah “menghilang” terutama setelah mengalami cedera misterius (ia meminta klub untuk tak mempublikasikan). Anehnya setelah beberapa pekan absen, Bale bisa muncul bersama timnasnya dengan kondisi bugar.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

Survei Marca
Apa yang seharusnya dilakukan Real Madrid terhadap Gareth Bale?

Pemutusan kontrak sepihak                                    11%
Saling memutus kontraknya                                    6%
Campakan di tribun                                      12%
Jual di Januari (bursa musim dingin)          38%
Manfaatkan musim ini, jual musim panas  22%
Biarkan dia bertahan di klub                       11%
5.860 Suara (per 21 Nov 2019 pukul 19.52 WIB)

 

Bagaimana menurut Anda tentang perayaan Bale?
Tidak penting                                                            19%
Kesalahan dalam momen emosional          18%
Kurang rasa hormat ke klub dan fan          63%
2.009 Suara (per 21 Nov 2019 pukul 19.52 WIB)

 

Kontroversi Bale di Madrid

1. Menyindir Ronaldo (12 Oktober 2015)
Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett, mengatakan bahwa kliennya tak ingin jadi model apalagi untuk pakaian dalam. Hal itu merujuk pada aktivitas Cristiano Ronaldo yang juga memasarkan produksi celana dalamnya (merk CR7).

2. Cedera Usai Bermain Golf (20 April 2016)
Bale tak bisa tampil melawan Villarreal CF karena ketidaknyamanan fisik. Kemudian terungkap bahwa dua hari sebelumnya, 24 jam setelah laga versus Getafe CF, ia pergi untuk bermain golf; 18 hole di pagi hari dan 18 hole lainnya di sore hari.

3. Komentar di Juara ke-13 (27 Mei 2018)
Setelah Madrid memastikan juara Liga Champions yang ke-13 usai mengalahkan Liverpool FC, Bale malah melontarkan komentar kontroversi. Ia menyebut akan bicara dengan agennya untuk mencari jalan keluar terbaik di musim panas sebab butuh lebih banyak main.

4. Berlebihan Bermain Golf (3 Juli 2018)
Saat berlibur, ia menderita kelelahan otot setelah berlebihan bermain golf; ada 36 hole di lapangan favoritnya, Sotogrande, di Valderrama Cadiz.

5. Komentar Lain Soal Ronaldo (17 September 2018)
Setelah pertandingan pertama tanpa Ronaldo, pasca sang pemain hengkang ke Juventus FC, Bale mengatakan bahwa tanpa Ronaldo Madrid bermain lebih sebagai tim.

6. “Kamu Harus Mencium Kakinya” (4 Maret 2019)
Komentar kontroversi lainnya dari Barnett; “Cara penggemar Madrid memperlakukan Bale tidak jauh dari memalukan. Mereka harus mencium kakinya”.

7. “Pemain Adalah Robot” (21 Mei 2019)
Dalam sebuah wawancara dengan media Inggris, Bale menyesali para budak sepak bola profesional: “Para pemain seperti robot, mereka selalu memberi tahu kami apa yang harus kami lakukan”.

8. Golf dan Cedera Punggung (20 Juni 2019)
Bale mengalami ketidaknyamanan di punggungnya setelah bermain 8 hole di lapangan golf di Palma de Mallorca.

9. Komentar Zidane (22 Juli 2019)
Zidane mengakui sendiri bahwa Bale tak mau bermain, berusaha keluar dari klub. Itu setelah beredar komentar yang menyebut “jika Bale pergi besok, lebih baik”.

10. Tanpa Koneksi Zidane (28 Juli 2019)
Barnett kembali memberi komentar kontroversi; “Tidak pernah ada hubungan antara Gareth dan Zidane”. Dan di akhir sesi wawancara mengatakan; “Zidane tidak suka Bale”.

11. Cedera Tapi Main Golf (31 Juli 2019)
Bale tidak dipanggil Zidane untuk laga persahabatan lawan Tottenham Hotspur di Muenchen, Jerman, karena cedera. Tapi rupanya itu tak begitu berat sebab ia kedapatan bermain gol dan tanpa ada masalah.

12. Perihal Politik (28 Oktober 2019)
Dalam sebuah pernyataan di negaranya, dia mengaku tidak tahu nama Perdana Menteri Inggris: “Saya tidak bisa membicarakan sesuatu yang tidak saya minati. Saya mengikuti golf. apakah Anda ingin saya memberi tahu Anda siapa yang nomor 1 di dunia?”.

13. Cedera tapi Pergi ke Inggris (29 Oktober 2019)
Dalam badai penuh atas cedera dan absen berulang dari panggilan, ia melakukan perjalanan ke London untuk bertemu selama 40 menit dengan Barnett di kantor sang agen.

14. Mengabaikan Fan (30 Oktober 2019)
Sekembalinya ke Madrid, ia mengabaikan fan dengan menolak permintaan seorang ibu yang memintanya untuk menandatangani jersey putranya.

15. Meninggalkan Bernabeu (2 November 2019)
Bale meninggalkan Bernabeu sebelum akhir laga LaLiga melawan Real Betis (0-0). Dia tidak dipanggil tetapi tingkah itu ditafsirkan sebagai penghinaan bagi rekan satu timnya.

16. Wales Lebih dari Madrid (15 November 2019)
Saat memenuhi panggilan membela tim nasional Wales, ia berkomentar; “Saya lebih bersemangat bermain dengan Wales daripada dengan Real Madrid”

17. Bendera Memermalukan (19 November 2019)
Bale memamerkan bendera yang seolah mempermalukan Madrid; bendera Wales dengan tulisan “Wales.Golf. Madrid. Dalam urutan ini” merujuk pada prioritasnya.

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news