news
LIGA 2
Sriwijaya FC Belajar dari Dua Kekalahan melawan Persita Tangerang
20 November 2019 14:05 WIB
berita
Penyerang Sriwijaya FC Airlangga Sucipto (tengah) mengecoh pemain Persita pada laga Liga 2 2019 beberapa waktu lalu/Foto: TopSkor/Agustian Pratama
PALEMBANG – Sriwijaya FC (SFC) akan bertemu Persita Tangerang untuk kali ketiga pada Liga 2 2019. Sebelumnya kedua tim sudah bertemu dua kali pada penyisihan Grup Barat lalu. Hasilnya, Persita dominan dengan menang 2-0 atas Laskar Wong Kito di Palembang dan 1-0 saat menjamu SFC di Tangerang. 

Kedua tim dijadwalkan kembali bertemu pada semifinal Jumat (22/11) sore di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali. Mereka mulai mempersiapkan diri. SFC bertekad memperbaiki performa melawan Pendekar Cisadane dan belajar dari dua kekalahan sebelumnya.




Baca Juga :
- Tiga Belas Rekrutan Persita Bukan Nama Sembarangan
- Senyap namun Meyakinkan, Persita Tinggal Mencari Striker Asing Tajam




Apalagi dalam dua bentrok sebelumnya, Ahmad Ihwan dan kawan-kawan tidak mampu menyarangkan satu gol pun ke gawang Persita. Sebaliknya Persita lebih produktif dengan membukukan tiga gol.

Pun demikian selama fase delapan besar. Tercatat  SFC hanya mencetak dua gol dengan sekali kebobolan, sedangkan Persita  lima gol meski empat kali kebobolan. Artinya tim asuhan Kas Hartadi itu lebih kuat di lini pertahanan sedangkan Persita lebih produktif cetak gol.


Baca Juga :
- Tak Main-main, Liga 1 2019 Belum Rampung Persita Malah Bersiap Mulai 11 Desember untuk 2020
- Permain dan Ofisial Persiraja Diarak dan Disambut Hangat Warga Aceh


Meski menorehkan dua hasil buruk saat jumpa Persita, SFC tetap mengusung misi revans. "Target kami menang, minimal 1-0 saja," kata manajer SFC Hendri Zainuddin, Selasa (19/11). Menurutnya, terpenting SFC lolos ke final sekaligus promosi ke Liga 1 2020. Untuk menambah semangat, manajemen juga sudah mempersiapkan bonus.

Sebelumnya pada fase delapan besar pemain SFC dihujani bonus per laga, seperti laga terakhir melawan Persiraja diberikan Rp 135 juta. Jumlah ini dilipatgandakan dari laga biasa sekitar Rp 40 juta. Tentu bonus lebih besar akan kembali diberikan jika SFC menang atas Persita dan promosi ke Liga 1 2020.

Sedangkan Persita juga sibuk membenahi diri. Pelatih Widodo Cahyono Putro mengatakan, ini kali kedua beruntun Persita lolos ke semifinal Liga 2 setelah musim 2018. Kali ini Widodo tidak mau timnya tergelincir lagi. "Kami akan berjuang keras, selangkah lagi kami menuju Liga 1," kata Widodo.

Jelang melawan SFC para pemain Persita diingatkan soal disiplin bermain sebagai salah satu evaluasi yang dibenahi dari babak delapan besar. Widodo menganggap pertemuan ketiga dengan SFC tidak menjamin Persita akan kembali menang.

"Hasil yang lalu tidak bisa diulang. Sekarang kami akan mempelajari lagi cara SFC bermain dan mematangkan taktik," kata pria yang juga pernah pelatih SFC ini. Widodo melihat, secara masa recovery fisik dan adaptasi tempat, Laskar Wong Kito lebih panjang dan diuntungkan dibanding timnya.

SFC menyelesaikan laga terakhir delapan besar pada 16 November lalu, sementara Persita 18 November. "Laga ketiga kami di delapan besar, tenaga pemain sudah terkuras. Memang sebaiknya jadwal dikaji ulang dengan dimundurkan satu hari,"ujar Widodo, menyarankan.*Agustian Pratama

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news