news
INFOGRAFIS
Prediksi Timnas Malaysia Vs Indonesia
19 November 2019 13:26 WIB
berita
KUALA LUMPUR - Andritany Ardhiyasa mulai kembali menemukan sentuhan
terbaiknya dalam beberapa laga terakhir Liga 1 2019. Hal ini sangat positif saat kiper
Persija itu kembali memperkuat timnas Indonesia untuk menghadapi Malaysia di
Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, dalam laga Pra-Piala Dunia (PPD) 2022,
Selasa (19/11) malam.

Kembalinya sang kapten sangat penting mengingat saat ini timnas banyak dihuni
pemain-pemain baru yang membutuhkan seorang pemimpin. Ya, hampir 70 persen
skuat Indonesia saat ini berbeda dibanding ketika menjamu Malaysia di Stadion Utama
Gelora Bung Karno, Senayan lalu.




Baca Juga :
- Perolehan Medali SEA Games 2019 Filipina: Indonesia Ditempel Ketat Vietnam, Hanya Beda 4 Perak
- Jadwal Siaran Langsung Final Bulu Tangkis SEA Games 2019, Senin 9 Desember




Beberapa pemain pilar seperti Alberto Goncalves, Zulfiandi, Evan Dimas Darmono,
Andik Vermansyah, Saddil Ramdani, hingga Stefano Lilipaly tidak masuk dalam daftar.

“Ini karena kami juga persiapkan tim untuk SEA Games, teman-teman tahu timnas U-23
kami juga baru saja melakukan laga uji coba melawan Iran di Indonesia,” ucap Yeyen
Tumena, caretaker pelatih timnas Indonesia.


Baca Juga :
- PSIS Satu Poin Lagi Aman
- Semen Padang Ogah Pulang ke Padang demi Keluar dari Zona Degradasi


Semenjak ditangani Simon McMenemy, timnas memang tidak punya tim utama yang
ajek. Bahkan, saat melawan Uni Emirat Arab ada enam pemain inti yang dicadangkan.

“Kami berharap perubahan ini tidak membuat timnas porak-poranda. Justru ada
motivasi yang baru dari pemain yang baru dilibatkan, seperti T.M Ichsan atau Ardi
Idrus,” kata pengamat sepak bola nasional yang juga Koordinator Save Our Soccer,
Akmal Marhali.

Dalam ajang ini Indonesia masih belum mampu pecah telur dalam empat laga yang
sudah dijalani. Tapi bukan berarti pasukan Garuda datang untuk kalah. Bukan juga
perihal lolos atau tidak ke Piala Dunia. Tapi laga ini bicara masalah gengsi yang
dipertaruhkan oleh pemain timnas ketika menghadapi Malaysia.

Kemenangan 4-1 Indonesia atas Malaysia di Bukit Jalil pada semifinal kedua Piala AFF
2005 juga bisa menjadi motivasi bahwa kandang Harimau Malaya itu bukan tempat
yang angker. Meskipun, Malaysia lebih diunggulkan karena punya modal menang 2-1
atas Thailand pada laga terakhirnya. Sedangkan Indonesia hanya menang uji coba lawan
PKNS U-21 3-0.

“Sejatinya Indonesia sudah dalam posisi pasrah karena sudah gagal, tapi kalau sampai
kalah lima kali beruntun akan menjadi aib besar bagi sepak bola kita. Ini laga yang
sangat dilematis. (Timnas) seperti rumah tua yang ingin ambruk. Para pemain datang
ke Malaysia sekarang seperti menopang rumah itu agar tidak runtuh sebelum ada
pelatih baru yang datang setelah ini,” ujar Akmal.

Sementara, Malaysia kini bertengger di peringkat ketiga klasemen Grup G dengan
raihan dua kemenangan dan dua kekalahan. Motivasi pasukan Harimau Malaya pun
tengah melambung tinggi usai mengalahkan Thailand di kandang, pada 14 November
lalu.

“Untuk pemain, saya mau mereka melakukan tugas dan tidak memikirkan insiden yang
sudah terjadi. Saya tidak mau mereka terpancing emosi. Kami perlu memberikan
arahan untuk mendapatkan keputusan yang baik dan faktor nonteknis harus dikesampingkan,” kata pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe menyoroti rivalitas kedua
tim.***

loading...
T
Penulis
TSM
news
news