news
LIGA 1
Jadi Embrio Masa Depan, PSS Sleman Ekstra Serius Kelola Akademi
18 November 2019 19:53 WIB
berita
PSS Sleman U-16 di Elite Pro Academy 2019-- TopSkor.id/Sri Nugroho
SLEMAN – Sadar akan pentingnya pembinaan pemain usia muda, PSS Sleman tak mau main-main. Kontinuitas pembinaan usia muda di tim PSS terus berjalan meski kompetisi Liga 1 2019 akan segera berakhir.

“Saat ini sebanyak 40 pemain dari kelompok usia 16, 18 dan 20 terus berlatih. Ini karena harus disadari jika mereka adalah embrio akademi ke depannya dan secara perlahan akan bertambah dengan adanya seleksi nantinya,” kata Direktur Akademi PSS Sleman, Guntur Cahyo Utomo, Senin (18/11). Dikatakan mantan asisten pelatih timnas Indonesia U-19 itu, ada dua prioritas dari PSS dalam mengembangkan usia muda.




Baca Juga :
- Menpora Yakin Indonesia Bisa Bawa Pulang Medali Emas Sepak Bola SEA Games 2019
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Minggu 8 Desember




Yang pertama adalah pembinaan melalui Elite Pro Academy (EPA) dengan jenjang kompetisi kelompok usia. Lalu yang kedua adalah kontinuitas pembinaan meski kompetisi Liga 1 2019 berakhir.

Sebagai informasi, meski pada kelompok usia PSS tidak turut lagi dalam kompetisi EPA karena terakhir PSS U-20 menembus 8 Besar EPA U20, namun bukan berarti para pemain tidak berlatih. “Mereka terus berlatih sebagai embrio tim pada kompetisi musim depan,” kata Guntur menambahkan.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Sabtu Malam
- Bingung Pilih Pelatih Timnas Senior? Tenang, Indra Sjafri Siap Jadi Pelatih!


Tidak hanya itu, Akademi PSS juga terus berbenah. Selain bersiap menyongsong kompetisi EPA musim depan, juga sedang memasuki fase penyelesaian dan perbaikan kurikulum sesuai standarisasi EPA.

Para pelatih pun meningkatkan kemampuannya, sehingga pada musim mendatang minimal sudah mengantongi Lisensi B. Dalam kompetisi EPA 2019, syarat bagi pelatih adalah Lisensi C.

Menurut Guntur, adanya akademi PSS adalah untuk regenerasi pemain. “Ketika mereka berlatih dan berkompetisi secara rutin dengan kualitas tertentu, diharapkan akan muncul bibit pemain yang jumlahnya besar dan berkualitas,” kata dia lagi.

Akademi PSS juga disebutnya memiliki target jangka panjang, yakni mempersiapkan pemain-pemain muda untuk masuk tim senior. Dua atau tiga tahun lagi, empat atau lima pemain dikatakan alumnus UGM ini bisa mengisi tim senior dengan syarat apabila akademi ini dikelola dengan baik.

Saat ini, pemain muda dari Akademi PSS yang bisa mengisi tim senior pada kompetisi Liga 1 2019 ini adalah striker PSS U18 yakni Saddam Emiruddin Gafar. Saddam tercatat sebagai penggawa Timnas Indonesia U19 dan diturunkan dalam pertandingan Grup A Piala AFF U-19 serta laga uji coba melawan timnas China U-19, Oktober 2019 lalu.* 

loading...
news
Penulis
Sri Nugroho
Penulis adalah penggila sepak bola nasional dan seorang Milanisti. Fotografi dan dunia olahraga menjadi teman keseharian. Penulis juga pecinta kucing dan ikan koi.
news
news