news
LIGA 2
Prediksi PSMS versus Persita, Laga Hidup Mati
18 November 2019 10:50 WIB
berita
PALEMBANG - Menang atau pulang, pilihan yang harus dijawab Persita Tangerang lewat pertarungan pemungkas Grup Y babak delapan besar Liga 2 2019 melawan PSMS Medan. Laga yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (18/11) sore ini, menjadi penentu nasib kedua tim.

Untuk PSMS hanya butuh satu poin saja untuk lolos. Sedangkan, Pendekar Cisadane memikul beban berat harus menang demi merebut tiket ke semifinal.




Baca Juga :
- Secara Verbal, Beto dan Supardi Diklaim Telah Sepakat Gabung SFC
- Tak Main-main, Liga 1 2019 Belum Rampung Persita Malah Bersiap Mulai 11 Desember untuk 2020




Pelatih PSMS Jafri Sastrak memprediksi laga melawan Persita akan ketat. karena dalam dua pertemuan terakhir dalam fase awal, PSMS dan Persita saling mengalahkan. Bahkan, dalam lima pertemuan terakhir kedua tim sejak 2011 sampai 2019, kedua tim selalu menang dengan selisih satu gol. “Kami menang 1-0 di kandang, Persita menang 1-0 juga di kandang mereka. Artinya kekuatan kami dan Persita berimbang,” kata Jafri.

Kini, bertemu di lokasi yang netral, atmosfer pertandingan tentu akan berbeda jauh. PSMS mencoba untuk memanfaatkan situasi ini secara maksimal. “Kami akan berjuang menampilkan yang terbaik untuk meraih poin,” ucap Jafri.


Baca Juga :
- Sriwijaya FC Cari Bapak Angkat untuk Meminang Beto
- Majemen Persita Pastikan Widodo Pimpin Tim pada 2020, Namun Skuat Dirombak


Jafri tidak memungkiri jika Persita tim bagus dengan dihuni banyak pemain berpengalaman. Bahkan dua pemain Persita, kini dalam daftar 10 pencetak gol terbanyak Liga 2 yaitu Sirvi Arvani dan Chandra Waskito.

“Mereka punya kerjasama tim yang baik. Tapi saya sudah menonton cara mereka bermain. Mudah-mudahan taktik kami berjalan baik nanti,” kata Jafri.

 Jelang melawan Persita, Jafri sibuk membenahi kelemahan timnya yang terlihat saat melawan Martapura FC pada laga terakhir, yaitu soal ritme permainan. “Emosi pemain juga agar lebih dikontrol selama pertandingan melawan Persita nanti,” ucap Jafri.

Sementara usai kalah dari Persik, pelatih Persita Widodo Cahyono Putro fokus mengembalikan mental pemain. “Kami kebobolan lewat set piece saat melawan Persik kemarin, maka melawan PSMS kami harus mengantisipasi agar jangan terjadi foul yang membuat terjadinya set piece,” ucap Widodo. “Ini laga hidup mati kami, tidak ada cerita lain kami harus meraih hasil positif melawan PSMS.”
Widodo melihat PSMS memiliki karakter baru sejak ditangani Jafri Sastrak. Tim Ayam Kinantan lebih kuat dalam menyerang dan bertahan. “Kami harus mewaspadai dan mengantisipasi semua pemain PSMS yang akan masuk ke daerah pertahanan kami," ujar Widodo.

Saat ini Persita berada di posisi ketiga Grup Y dengan koleksi tiga poin. Sedangkan, PSMS berada di puncak klasemen dengan empat poin.***AGUSTIAN PRATAMA

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news