news
LIGA SPANYOL
Cazorla Pengatur Serangan La Roja
18 November 2019 13:30 WIB
berita
Gelandang Spanyol, Santi Cazorla mencetak gol saat menghadapi Malta.-Topskor/ist
KEMENANGAN 7-0 yang diraih tim nasional Spanyol atas Malta (15/11) bukan hasil yang mengejutkan jika melihat permainan yang ditunjukkan. Pergerakan ketika menyerang yang ditunjukkan para pemain La Roja –julukan Spanyol– sangat rapi, disarati kekayaan pola atau variasi. Dan pemain yang mencolok di balik aksi tersebut adalah Santi Cazorla.

Gelandang 34 tahun ini tampil begitu menonjol di Stadion Ramon de Carranza, Cadiz, Selatan Spanyol. Ia adalah pengatur serangan Spanyol. Perannya sangat mencolok untuk menciptakan permainan dengan intensitas tinggi, menyerang dengan cepat. Tim memiliki mobilitas luar biasa di bawah arahannya, dan tetap memiliki keseimbangan.




Baca Juga :
- Vissel Kobe Buru Pedro
- Setelah Datangkan Politano, Napoli Akan Lepas Callejon




Sisi kiri, kanan, ataupun tengah sama berbahayanya dalam memberikan tekanan. Peran Cazorla sangat menentukan dalam memaksimalkan pergerakan Pablo Sarabia di kiri, imporvisasi Gerard Moreno di kanan, dan keberhasilan Alvaro Morata selaku ujung tombak melanjutkan performa impresifnya dari Atletico Madrid ke timnas.

Cazorla menjelma menjadi playmaker baru La Roja, yang menawarkan variasi membangun serangan berbeda dari Isco Alarcon ataupun Dani Ceballos. Ia memberikan irama tersendiri. Tim tak kehilangan sentuhan sepak bola modern seperti yang diberi oleh juniornya, tapi dipadukan dengan La Furia (serangan sporadis) di masa lalu.


Baca Juga :
- Ini Dia, Hasil Undian 16 Besar Copa del Rey
- Chelsea Segera Dekati Isco


Ya, gelandang Villarreal CF ini adalah bagian dari skuat Spanyol di periode emas. Meski sempat absen saat jadi kampiun Piala Dunia 2010, ia turut merayakan juara Piala Eropa 2008 dan 2012. Permainan menyerang cepat di masa lalu pun di bawanya ke era saat ini. Cazorla terus memercepat permainan dari belakang trio penyerang yang ada.

Tidak hanya mengatur, ia bahkan turut ambil bagian menggebrak pertahanan lawan, seperti dengan tusukan atau sepakan keras di luar kotak penalti. Eks gelandang Arsenal FC ini pun menyumbang satu gol di penghujung babak pertama. Ia bekerja sama satu dua dengan Moreno untuk membuka pertahanan Malta, lolos dari jebakan offside dan menaklukan kiper.

 Juga Gerard Moreno

Pemberi assist-nya itu memang tak bisa diremehkan perannya, sebab Moreno juga berperan krusial dalam agresifitas La Roja. Di atas kertas, awalnya ia sempat jadi kejutan sebab pelatih Albert Moreno menempatkannya sebagai penyerang kanan. Tapi ia yang biasanya beroperasi jadi striker bisa menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Sebelum membantu Cazorla, ia juga mendalangi gol pembuka Morata yakni assist dengan sundulan menyambar sepak pojok. Dan setelahnya atau pada gol keempat dari Sarabia, didahului dengan akselarasinya dari kanan serangan. Setelah memberi hattrick assist, Moreno pun tak kehilangan naluri strikernya dengan turut mencetak gol, berkat assist Juan Bernat.*

ANGKA

80

Cazorla debut untuk timnas senior Spanyol sejak 31 Mei 2008 (usia 23 tahun) dan hingga kini sudah melakoni 80 laga dengan rapor 15 gol serta sembilan assist.

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news