news
MOTOGP
Marquez Tiga Kali Persembahkan Triple Crown untuk Honda
18 November 2019 11:05 WIB
berita
Marc Marquez berpesta di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (17/11) - AFP
VALENCIA – Marc Marquez mempersembahkan tiga gelar juara dunia untuk Repsol Honda, menyusul keberhasilannya memenangi putaran terakhir MotoGP 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (17/11). Tambahan 28 poin, masing-masing 25 dan tiga dari Marquez dan Jorge Lorenzo, membuat Honda unggul jauh.

Pabrikan asal Jepang tersebut membuat jarak 13 angka dari Mission Winnow Ducati dalam klasemen akhir tim. Marquez memang ngotot ingin menang demi menyelesaikan tugas mengamankan gelar juara tim. Pasalnya, itu jadi satu-satunya cara agar Repsol Honda bisa menyapu bersih titel, musim ini.




Baca Juga :
- Ini Yang Dilakukan Marquez Sebelum Liburan Musim Dingin
- Alex Marquez Bisa Jadi Pilihan Terbaik Honda




Hal itu makin mudah dicapai setelah pembalap Ducati, Danilo Petrucci, jatuh. Sedangkan di sisi lain, Lorenzo mampu finis di zona poin. “Ini akhir pekan yang benar-benar sulit karena kami mencoba banyak hal di sini. Semua orang di tim bekerja sangat keras sampai akhirnya kami berhasil,” kata Marquez.

Ini bukan kali pertama Marquez berkontribusi besar menyapu bersih tiga gelar juara dunia untuk Honda. Bahkan, 2019 merupakan tahun ketiga secara beruntun dirinya mempersembahkan triple crown. Pembalap 26 tahun itu pun menyebut pencapaian ini jadi dasar kuat menyambut musim baru.


Baca Juga :
- Jatuh Saat Debut, Alex Marquez Mengaku Tetap Nyaman di MotoGP
- Detik-detik Alex Marquez Jatuh Saat Jalani Debutnya di MotoGP


“Honda pantas mendapat gelar ini karena dari Jepang hingga Cervera, semua orang melakukan pekerjaan luar biasa. Ini musim sempurna dan sulit mengulanginya. Tapi, kami akan menikmati ini. Dua hari lagi kami akan memulai program untuk 2020. Senang bisa mengakhiri musim seperti ini,” ujarnya.

Tahun ini, Marquez berhasil meraih 12 kemenangan dan itu yang tertinggi kedua dalam kariernya di MotoGP. Kemenangan terbanyak ia dapat, 2014, 13 kali. “Ini pencapaian yang luar biasa. Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik dan ini menjadi tahun yang bagus bagi saya dan tim,” katanya.

Pembalap tim satelit Yamaha, Petronas SRT, Fabio Quartararo hanya mampu finis kedua setelah memulai lomba dari grid pertama. Ia gagal mengejar Marquez yang terlihat kuat di sepanjang perlombaan. Padahal ia sempat menahan peraih enam gelar MotoGP itu untuk beberapa lap awal GP Valendia.

“Siapa yang dapat membayangkan, pada akhir musim kami telah mengumpulkan enam pole position dan tujuh podium? Sungguh, kami tak dapat meminta lebih banyak daripada ini. Semua berkat kerja keras dari semua orang di tim dan saya berusaha melakukan yang lebih baik daripada ini,” kata Quartararo.

Pria asal Prancis itu awalnya diragukan karena performanya di Moto3 dan Moto2 tak moncer. Dalam debutnya, ia juga tak terlalu mengesankan karena hanya finis keenam. Namun, sejak GP Katalunya, 16 Juni lalu, ia mulai membuktikan kemampuan dengan konsisten di barisan depan.

“Semua orang mengatakan bahwa saya tak pantas mendapat kursi di MotoGP dan saya ingin membuktikan kalau mereka salah. Sulit untuk dipercaya, kami bisa mengakhiri musim dengan cara seperti ini. Terima kasih kepada semua yang membantu membuat tahun ini terasa luar biasa,” ujarnya.

Jack Miller yang dikabarkan bakal menggantikan Petrucci di tim pabrikan Ducati, mengaku senang dengan kinerjanya sepanjang perlombaan. “Saya rasa ini yang terbaik. Tampil konsisten dan mengikuti Quartararo. Lomba yang cukup panjang tapi menyenangkan,” kata pembalap Pramac Racing itu.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news