news
LIGA INTERNASIONAL
Striker Spurs Ini Lebih Baik daripada Beberapa Legenda Inggris
16 November 2019 13:30 WIB
berita
Berkat pencapaiannya, Harry Kane sudah layak masuk dalam daftar legenda timnas Inggris.
WEMBLEY – Harry Kane membuktikan reputasinya sebagai mesin gol tim nasional Inggris saat ini. Hattrick striker Tottenham Hotspur FC itu ke gawang Montenegro, Kamis (14/11) malam, tidak hanya membantu Inggris menang, 7-0, untuk lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 sebagai juara Grup A kualifikasi.   

Hattrick Kane tidak hanya berkesan karena dibuat pada  pertandingan internasional ke-1.000 The Three Lions. Tiga gol itu juga membuat Kane menjadi pencetak gol terbanyak sementara di kualifikasi dengan 11 gol, sama dengan Eran Zehavi dari Israel.




Baca Juga :
- Man. United Siap Lanjutkan di Derbi
- Inilah Penyebab Kekalahan Spurs dari Setan Merah




Total, Kane sudah menyumbang 31 gol dari 44 pertandingan bersama Inggris. Mantan striker Manchester United FC, Wayne Rooney, masih jadi yang tersubur berkat 53 gol dari 120 pertandingan. Namun, Kane sedikit lebih unggul karena rasio golnya 0,7 per pertandingan. Sementara, Rooney yang memperkuat Inggris pada 2003 hingga 2018 mencatat 0,44 gol per laga.

Kane juga menyandang status kapten Inggris tersubur dalam sejarah. Itu berkat 24 gol yang dicetaknya ketika dia sudah dipercaya sebagai pemimpin di lapangan. Bandingkan dengan Rooney yang hanya 14 gol atau kapten yang sangat populer, David Beckham, dengan 16 gol.


Baca Juga :
- Penyerang Muda Man. United Ini Tahu Cara Membobol Klub-klub The Big Six Liga Primer
- Komentar Solskjaer Setelah MU Menang Atas Tottenham Hotspur


Yang menarik, justru hattrick Kane itu dikomentari legenda hidup sepak bola Inggris, Gary Lineker. Melalui Twitter, pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 1986 itu sedikit membandingkan pencapaian Kane dengan Alan Shearer.

Eks striker Newcastle United dan Blackburn Rovers itu mencetak 30 gol sepanjang membela Inggris pada 1992-2000. Saat menjadi kapten, Shearer mencetak 20 gol, sama dengan jumlah yang dibuat Bryan Robson.  

Hattrick yang dibukukan Kane pada babak pertama sukses melewati rekor Shearer di Inggris. Namun, untuk konteks lawan, gol-gol yang dibuat Shearer tercipta saat menghadapi tim yang lebih kuat,” ucap eks striker Tottenham dan FC Barcelona itu lewat akun @GaryLineker tersebut.

Cuitan Lineker sontak menimbulkan pro dan kontra di antara fan Inggris. Shearer dan Kane hidup dalam zaman berbeda. Shearer memperkuat Inggris pada 1992 hingga 2000 yang bisa disebut sebagai junior Lineker (1984-1992).

Pencapaian terbaik Shearer sebagai striker adalah saat menjadi top scorer Piala Eropa 1996 di Inggris dengan lima gol. Kane sejatinya tidak kalah karena sukses jadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018 berkat enam kali membobol gawang lawan, sama dengan Lineker, 32 tahun sebelumnya. Baik Shearer maupun Kane sama-sama membawa Inggris hingga semifinal di dua turnamen berbeda tersebut.

Apa pun itu, baik Kane, Shearer, dan Lineker sudah sama-sama berkontribusi untuk Inggris dalam periode yang berbeda. Kini, konsistensi Inggris ditunggu di Piala Eropa 2020 di mana mereka menjadi salah satu tuan rumah. Apalagi, mengingat The Three Lions belum pernah menjuarai Piala Eropa. Pencapaian terbaik pada 1996 ketika menembus semifinal dan 1968 sebagai peringkat ketiga.

“Kami punya banyak pemain muda yang hebat. Kami butuh itu semua jika ingin menikmati musim panas tahun depan (Piala Eropa 2020) dengan baik. Kami akan terus meningkatkan penampilan,” kata Kane, yang enggan larut dengan hattrick pribadinya, melainkan turut memuji kinerja rekan-rekan setimnya.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news