news
LIGA 1
Antara Subur dan Kacau, Kontardiksi Macan Kemayoran
16 November 2019 12:05 WIB
berita
Heri Susanto merayakan gol ke gawang Persela dengan gembira - TopSkor/Media Persija
BEKASI – Mesin gol Persija kian berfungsi optimal. Itu setelah menaklukkan Persela dengan skor 4-3, Jumat (15/11). Dalam empat laga terakhir, total 12 gol diciptakan, atau minimal dua gol dari setiap laga. Khusus dalam dua pertandingan terakhir, tim asuhan Edson Tavares ini melesakkan delapan gol.

“Ini adalah pertandingan yang ingin orang-orang saksikan. Kemarin (lawan Borneo) enam gol, sekarang tujuh gol. Orang-orang pasti suka,” kata Tavares. “Ini pertandingan yang diiringi kesalahan, emosi, dan perjuangan dari para pemain. Saya pikir ini merupakan gambaran tim yang saya inginkan.”




Baca Juga :
- Begini Hasil Bedah Jam Terbang Pemain Vietnam U-22 dan Indonesia U-22
- Indonesia dan Vietnam Berebut Status “Juara Umum” dari Emas Spesial




Ini pertanda baik. Namun, ada pula pekerjaan besar yang harus segera dituntaskan. Sektor pertahanan Persija belum memperlihatkan kinerja memuaskan. Dalam tiga laga terakhir, Persija tujuh kali kebobolan. Dalam laga menjamu Persela di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, terlihat jelas rapuhnya organisasi tim.

Pada babak pertma, dua kali bek tengah Fachrudin Ariyanto melakukan kesalahan fatal. Karenanya, mantan bek Madura United itu digantikan Maman Abdurahman pada babak kedua. Performa Xandao juga tak kunjung konsisten. Tetapi, alih-alih menyorot keroposnya lini pertahanan, Tavares malah membela para pemainnya.


Baca Juga :
- Menjelang Duel Semifinal, Indra Sjafri dan Velizar Popov Perang Kata-kata
- Persija dan Perseru Badak Mencari Pelipur Lara


“Kami berjuang untuk menghindari degradasi, sebagai sebuah tim besar. Shahar (Ginanjar) merupakan kiper yang bagus. Fachruddin (Aryanto) juga pemain bagus, meski ada kesalahan yang dilakukannya. Ini bukan harinya. Pemain itu juga manusia yang bisa bikin salah,” pria Brasil itu membela.

Yang dimaksud Tavares adalah proses gol Persela lewat Kei Hirose pada menit kedua, yang berawal dari umpan pelannya kepada Xandao di kotak penalti. Sempat berbalik unggul lewat kreasi dwigol Marko Simic pada menit ke-21 dan 32, Persela kembali unggul lewat sontekan Sugeng Efendi dan Delvin Rumbino.

Skor 2-3 pada babak pertama, memperlihatkan ketengangan dua bek Macan Kemayoran, keterlalua. Karenanya Tavares mengubah komposisi pemain pada babak kedua. Heri Susanto dimasukkan menggantikan Ismed Sofyan dan Maman mengisi pos Fachrudin. Hasilnya, Heri menyamakan kedudukan pada menit ke-50.

Adapun gol kemenangan Persija dilesakkaan Rohit Chand takuri. Gol ini tercipta berkat kolaborasi cantik Rachmad Hidayat dan Hersus, sapaan Heri Susanto. “Heri pemain yang bagus. Dia bermain lima sampai enam pertandingan sebagai striker, tanpa henti. Sangat bagus kami memiliki Heri,” Tavares memuji.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Persela. Daya juang tinggi tim asuhan Nilmaizar itu sangat luar biasa, bahkan sangat istimewa. Meski tampil compang-camping, Laskar Joko Tingkir, sebuatan Persela, bisa mementahkan prediksi banyak kalangan, bahwa mereka bakal jadi bulan-bulanan.

“Ini memang pertandingan yang sangat luar biasa, dan pemain sudah menampilkan seluruh kemampuan,” kata Nil. “Secara hasil kami kecewa, tapi soal permainan anak-anak sudah berusaha maksimal, meski gol keempat semestinya tidak perlu terjadi. Tapi itulah sepak bola.” *** Furqon Al Fauzi

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news