news
LIGA TOPSKOR
Peringatan dan Pesan Utama Pekan Ini, Fokus Sampai Menit Akhir
16 November 2019 11:55 WIB
berita
SSB Villa 2000 saat jumpa SSB Bina Taruna FA - TopSkor/Ady Sesotya
JAKARTA – Dalam sepak bola pembinaan, analisis dan kecerdikan pelatih akan jadi penentu sejauh mana tim akan berkembang. Kekalahan beruntun misalnya, bisa menjadi pembelajaran. Kemampuan analisis pelatih atas hasil laga sebelumnya, akan jadi pijakan dalam pengembangan untuk laga selanjutnya.

Villa 2000 sebagai contoh, sempat dua kali unggul lebih dulu dari lawannya, namun harus gigit jari karena kehilangan kemenangan pada menit-menit akhir. Ibnu Wibowo, pelatih Villa 2000, menyebut konsentrasi pemainnya kerap menurun pada pengujung laga. Itu tak lain karena stamina pemain mulai habis.




Baca Juga :
- Persija dan Simic untuk Sementara Menjadi Raja Penalti Liga 1 2019
- Begini Hasil Bedah Jam Terbang Pemain Vietnam U-22 dan Indonesia U-22




Berdasarkan analsisi itu, ia mengembangkan sistem latihan yang tepat. Harapannya, hasil lebih baik akan tercipta. Pertandingan pekan kelima Grup Skor Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13, di Lapangan Universitas Trisaksi, Nagrak, Minggu (17/11) menghadapi Putra Selatan, jadi sarana mencari evaluasi baru.

“Anak-anak saya percaya akan lebih percaya diri dalam bermain. Benar, pada dua pertandingan kami gagal mempertahankan keunggulan. Tapi saya enggan menyalahkan anak-anak. Mencari solusi adalah tugas pelatih. Mungkin saya harus menyiapkan pergantian yang lebih efektif pada babak kedua,” kata Ibnu.


Baca Juga :
- Indonesia dan Vietnam Berebut Status “Juara Umum” dari Emas Spesial
- Menjelang Duel Semifinal, Indra Sjafri dan Velizar Popov Perang Kata-kata


Pada pertandingan lainnya, TMP-Rorotan tak ingin jatuh di lubang yang sama. Kekalahan telak dari GMSA, pekan lalu, cukup jadi pelajaran berharga bagi pasukan Dedi Junaidi tersebut. Agar konsisten berada di papan atas klasemen, menjaga perfoma sebaik mungkin dan tidak terlena dengan kemenangan, terus ditanamkan.

Konsistensi TMP-Rorotan itu akan mendapat adangan dari tim Remaja Masa Depan (RMD), yang sudah menemukan bentuk permainan terbaiknya. Dari tiga pertandingan sebelumnya, kedua tim sama-sama membukukan dua kemenangan dan satu kekalahan. Bedanya, pekan lalu TMP kalah dan DRM menang.  

“Kami melakukan persiapan yang sangat intens setelah kekalahan pekan lalu. Kami memperbaiki lini tengah dan individu dari setiap pemain. Tak kalah penting adalah membangkitkan kembali mentalitas anak-anak. Kami berharap pemain tak larut dalam kekalahan pekan sebelumnya,” kata Dedi.

Sedangkan RMD bertekad melanjutkan tren positif. Setelah kalah pada  pekan perdana, tim asuhan Sahari ini terus berkembang dari segi taktikal. Etos kerja para pemain dalam pertandingan pun dinilai meningkat. “Jika anak-anak fight, mau berjuang, cara bermain yang diinginkan pasti berjalan,” ucap Sahari.

Pertandingan lainnya, tim papan atas ASIOP dan GMSA enggan meremehkan lawan-lawan mereka yang berada di papan bawah. Pemuncak klasemen ASIOP akan menghadapi juru kunci Citeureup Raya, sedangkan GMSA ditantang Siaga Pratama, yang tengah mencari konsisten permainan.* Furqon Al Fauzi 

Jadwal Pertandingan Pekan Kelima

Minggu, 17 November 2019

Matador M vs Tunas Cileungsi

Putra Selatan vs Villa 2000

TMP-Rorotan vs RMD

Siaga Pratama vs GMSA

Bina Taruna vs Maesa Cijantung

ASIOP vs Citeureup Raya

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news