news
LIGA ITALIA
Misi Membajak Donnarumma
16 November 2019 12:00 WIB
berita
Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma, masuk dalam proyek ambisius Juventus.-Topskor.id/istimewa-

MILAN - Meskipun telah menjadi kiper andalan AC Milan, masa depan Gianluigi Donnarumma belum sepenuhnya aman. Setiap mendekati jendela transfer, selalu ada isu bertiup soal kemungkinannya meninggalkan San Siro. Kali ini, godaan datang dari rival Seri A Juventus FC. Si Nyonya Besar sedang menyusun rencana untuk menggaet Gigio pada musim panas mendatang.

Ini sebenarnya bukan hal baru. Pada 2016 lalu, ketika Donnarumma dan Milan terlibat konflik soal perpanjangan kontrak, Juve sempat berupaya memanfaatkan situasi. Namun, sang kiper muda memutuskan untuk tidak mengkhianati klub yang membesarkannya. Janji setia yang terus dipegang Donnarumma sampai saat ini. Bahkan ketika Paris Saint-German (PSG) datang menawarkan kontrak mewah, beberapa waktu lalu, Gigio bersama Milan tegas menolak.

Tapi perkembangan situasi memang sulit ditebak. Masa bakti Donnarumma di San Siro kini menyisakan 19 bulan, pembicaraan kontrak baru tak bisa dihindarkan. Problem pun kembali mengemuka. Agen Mino Raiola meminta kenaikan gaji buat kliennya agar bertahan lebih lama bersama Milan, tapi pihak I Rossoneri enggan memenuhi. Alasannya, klub sedang berusaha memulihkan keuangan pasca dihajar Financial Fair Play (FFP).

Kegoyahan tersebut tercium lagi oleh Juve. Mereka siap mengejar Donnarumma untuk menggantikan Wojciech Szczesny sebagai kiper nomor satu. Kebetulan, saat ini penjaga gawang internasional Polandia itu juga sedang tersandung masalah kontrak di Turin. Klub ingin memperpanjang kesepakatan yang berakhir pada Juni 2021, tapi Szczesny ingin melihat kenaikan nominal dari 4 juta jadi 7 juta euro permusim sebelum membubuhkan tanda tangan.

Permintaan itu sulit diwujudkan, jadi Juve melirik opsi lain. Mereka tak keberatan membayar lebih mahal buat Donnarumma karena yakin bisa mengandalkannya untuk jangka waktu lama. Sementara Szczesny sudah menginjak 29 tahun. Jika memang tak mau memperpanjang masa bakti, Juve akan menjualnya dalam waktu dekat. Dana hasil transfer bisa dimanfaatkan untuk mempermulus operasi Gigio dari Milan.

Namun, senjata Juve untuk meyakinkan kubu San Siro bukanlah uang. Mereka tahu tim asuhan Stefano Pioli sedang butuh suntikan tenaga di lini belakang. Oleh karena itu, I Bianconeri siap menawarkan sepasang bek muda: Daniele Rugani dan Merih Demiral. Keduanya merupakan target Milan sejak lama, Juve yakin bisa meluluhkan pendirian sang rival dengan menyertakan mereka dalam operasi Donnarumma.

Gigio sendiri masih bimbang menentukan pilihan. Di satu sisi, dia sangat berutang kepada Milan yang telah memberinya kesempatan serta pengalaman sampai jadi salah satu kiper terbaik di Italia dan Eropa. Di sisi lain, ada hasrat untuk memenangkan gelar bergengsi dan main di Liga Champions. Kedua hal itu rasanya sulit dicapai jika bertahan di San Siro. Sebaliknya bersama Juve peluang berprestasi sangat terbuka. Tapi, sekali lagi, semua ini baru tahap awal.

Misteri Rebic
Selain Donnarumma, misteri yang perlu dipecahkan Milan adalah soal Ante Rebic. Di antara sekian banyak wajah baru yang bergabung pada musim panas, hanya penyerang Kroasia itu yang belum memperlihatkan pengaruh. Theo Hernandez sudah mendapatkan posisi utama sebagai bek kiri, Rade Krunic dan Ismael Bennacer perlahan meninggalkan jejak di lini tengah, Leo Duarte bertarung dengan Mateo Musacchio sebagai pendamping Alessio Romagnoli, sedangkan Rafael Leao berpotensi jadi bomber andalan.

Tapi Rebic masih menanti kesempatan. Sejak datang dari Eintracht Frankfurt, dia baru mengumpulkan 129 menit bermain, tak ada gol atau umpan, malah menerima dua kartu kuning. Enam penampilannya musim ini semua datang dari bangku cadangan, menjadikan Rebic sebagai satu-satunya rekrutan anyar Milan yang belum pernah dipercaya sebagai starter.

Pemain 26 tahun itu tampak kesulitan bersaing dengan Hakan Calhanoglu dan Jesus Suso di sektor sayap I Rossoneri. Namun, dalam laga berikutnya melawan SSC Napoli, 23 November, ada secercah harapan: Calha tak bisa tampil akibat larangan bermain, sedangkan Samu Castillejo juga absen karena cedera.

Melihat opsi yang tersedia, besar kemungkinan Rebic yang dipilih sebagai starter, dengan Giacomo Bonaventura sebagai alternatif. Jika skenario ini juga tak membuatnya jadi winger utama tim Pioli, berarti masa depan Ante bukan di San Siro.* Dari berbagai sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news