news
LIGA 1
Menjamu Persela, Pelatih Persija Mengaku Anti Superstisi
15 November 2019 11:43 WIB
berita
Bek Persija Fachrudin Aryanto akan tamnpil beringas saat jumpa Persela - TopSkor/Ady Sesotya
BEKASI – Persija berpeluang besar menumbangkan Persela, dalam laga tunda pekan ke-22, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jumat (15/11) sore ini. Pasalnya, tim tamu datang dengan skuat pincang. Setidaknya ada lima pemain utama Persela yang dipastikan tidak bisa diturunkan oleh pelatih Nilmaizar.

Tiga di antaranya merupakan tumpuan di lini belakang, yakni Demerson Costa, Arief Satriya, dan Eky Taufik. Sedangkan dua lainnya yaitu striker Alex dos Santos dan Ahmad Basith. Ini menjadi celah yang bisa dimaksimalkan Macan Kemayoran untuk meraup kemenangan beruntun untuk kali pertama musim ini.




Baca Juga :
- Eks Pelatih Timnas Indonesia U-19 Resmi Dikontrak Klub Malaysia, Sabah FA
- PSSI Jawab Kepastian Soal Shin Tae-yong, Luis Milla, atau Indra Sjafri




Karenya pula Persija sangat diunggulkan. Bahkan, bursa prediksi menyebutkan, untuk sekdara membawa pulang satu poin dari Bekasi, rasanya hanya keajaiban. Prediksi ini sangat masuk di akal, sebab catatan Persela dalam laga tandang sangat buruk. Musim ini Persela belum sekali pun meraih kemenangan pada partai tandang.

Kemenangan terakhir Persela di markas lawan terciptak pada musim lalu, yakni saat melawan PS Makassar (PSM) di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanginging pada April 2018. Meski begitu, pelatih Persija Edson Tavares, menolak anggapan bahwa timnya bakal menang mudah.


Baca Juga :
- PSS Aman, Persela Ibarat Sedang Maraton
- Komentar Tim Pelatih Timnas U-22 Vietnam Usai Kalahkan Indonesia


Menurutnya, sepak bola tidak mengenal superstisi. Istilah ini di Indonesia biasa disebut takhayul. Bagi Tavares, setiap tim memiliki kesempatan yang sama untuk menang. Semua itu tergantung bagaimana persiapan dan cara tim menjalani pertandingan. Tavares tak ingin anak asuhnya memandang lawan sebelah mata.

“Sepak bola adalah soal pertandingan 11 melawan 11. Bukan soal tradisi (rekor pertemuan) atau superstisi,” kata Tavares. “Oke ada pemain (Persela) yang absen, tapi bukan soal itu harusnya yang dibahas. Jadi, besok (hari ini) bukan soal superstisi. Bukan soal pemain ini tak main. Mereka harus tetap berjuang untuk menang.”

Tidak hanya Persela, Persija juga tak akan diperkuat dua pilar, yakni Ryuji Utomo Prabowo dan kiper Andritany Ardhiyasa. Untuk posisi penjaga gawang akan diisi Shahar Ginanjar. Sedangkan untuk peran Ryuji bukan perkera besar, sebab sang pemilik posisi yang dimainkan Ryuji, yakni Sandi Sute sudah kembali.

Ryuji memang tampil impresif dalam posisi gelandang bertahan, namn Sandi tak kalah baik. Bahkan, chemistry antara Sandi dan Rohit Chand Takuri, sudah matang. Belum lagi dengan adanya pemain serba bisa Tony Sucipto. Tiga gelandang ini sama baiknya untuk bertahan dan membantu membuak penyerangan.

“Posisi ini (gelandang) punya Sandi Sute. Ryuji cerita ke saya dia bisa main sebagai gelandang bertahan, saya berikan kesempatan kepada dia. Laga pertama masih biasa saja, laga kedua sedikit lebih baik. Laga terakhir main bagus. Laga ini kesempatan bagus buat kami tmendapat pemain di posisi baru,” kata Tavares.

Sementara itu, Shahar Ginanjar berjanji akan berusaha keras mengamankan gawang Persija dari kebobolan. Kiper kelahiran Puwakarta ini ingin rekor positif Persija di Stadion Wibawa Mukti berlanjut. Dalam enam kesempatan tampil di Cikarang, Persija membukukan lima kemenangan dan sekali imbang.

“Untuk pertandingan besok (hari ini) saya rasa kami dalam posisi tren positif, dan jangan sampai tren positif itu ternodai. Apalagi kemenangan itu sangat berarti untuk meninggalkan zona di papan bawah buat Persija. Jadi, kami membutuhkan kemenangan buat pertandingan tunda ini,” ujar Shahar.*** Furqon Al Fauzi 

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news