news
LIGA 2
Wasit Liga 2 Sering Membuat Keputusan yang Kontroversial
15 November 2019 11:23 WIB
berita
Pemain Mitra Kukar Atep Ahmad Rizal - TopSkor/Istimewa
SIDOARJO – Mantan bintang Persib Atep Ahmad Rizal, kini bermain untuk klub Liga 2 Mitra Kukar. Ini kali pertama bagi Atep membela klub Liga 2 dan klub luar Jawa. Atep memilih berkarir di Liga 2 karena tenaganya tak dibutuhkan lagi oleh Persib. Bagaimana pemain 35 tahun ini melihat kariernya? Berikut wawancara TopSkor:

Ini pertama kali memebala klub di luar Jawa...




Baca Juga :
- Baru Sembilan Pemain Arema yang Lanjut Hingga 2020, Sisanya Menunggu Kepastian
- Cerita soal Gol Janggal, Makanan Indonesia yang Pedas, dan Ingin Melatih Manchester United




Ini pertama saya berkarir di luar Jawa. Jauh banget ya. Yang pertama tentu sangat sulit sekali beradaptasi, karena saya harus pulang sekitar satu bulan sekali dan biasanya saya lakukan itu setiap hari ketemu keluarga, ketemu sama anak-anak.

Bagaimana setelah hampir setahun?


Baca Juga :
- HUT Persija, Berikut Acara-acara yang Akan Dilangsungkan di GBK
- Sriwijaya FC Berencana Datangkan Lagi Alberto Goncalves ke Jakabaring


Perlahan saya coba terima. Saya coba pahami dan saya nikmati. Pihak keluarga juga sangat mensuport bahwa keadaannya seperti itu. Tapi apapun itu sikap saya sebagai pemain profesional dan ini wujud kecintaan saya terhadap profesi. Jadi, apapun itu walaupun jauh, tetap saya nikmati.

Apa perbedaan bermain di Liga 1 dan Liga 2?

Yang pasti sangat berbeda. Penyelenggaraan hingga fair play. Awalnya saya sedikit terkejut bermain di Liga 2 ini. Kok beda. Kalau di Liga 1 kan terlihat rapih, juga permainannya enak dilihat. Liga 2 itu memang bukan hanya fisik tapi mental harus siap. Kadang lapanganya, wasit juga kadang sering bikin kontroversi.

Bagaimana peluang promosi Mitra Kukar?

Dilihat peluangnya sangat tipis dan tentu berat juga. Tapi saya berharap ini tidak mematahkan semangat kami, sehingga mengendurkan motivasi. Bahwa yang penting kami jangan memikirkan menang banyak. Yang terpenting kami bisa menang saja dulu. Mudah-mudahan memang rezeki, kami kalau lolos Alhamdulillah. Kalau tidak ya tidak apa. Yang penting kami sudah usaha.

Apa yang harus dilakukan untuk laga melawan Persewar?

Kami mencoba bermain lepas di pertandingan terakhir. Ya syukur-syukur bisa bermain bagus dan menang lebih dari tiga gol, sehingga kami bisa lolos.

Musim depan apa tetap bersama Mitra Kukar?

Tergantung manajemen. Karena sejujurnya saya cukup nyaman bersama rekan-rekan yang ada di sini. Karena suasana yang kami bangun kekeluargaannya sangat luar biasa. Kami bangun ini sangat berkesan, tetapi apapun itu kami mencoba untuk memberikan yang terbaik dulu deh. Syukur bisa lolos dan bisa berada di Liga 1.

Seandainya Mitra Kukar ke Liga 1, akan jumpa Persib...

Belum tahu sih karena itu tadi ya. Mudah-mudahan bisa ke Liga 1 lagi. Tapi tentu ada persyaratan, yang intinya saya tidak ingin ketemu dengan Persib.

Mengapa?

Itu masalah pribadi, karena bentuk dari penghormatan dan penghargaan saya kepada Persib.

Kalau ada tawaran lagi dari Persib?

Tentu harus dipikirkan. Kalau Persib saya tidak bisa nolak. Tapi kalau untuk jadi pemain perlu pertimbangan, karena saya melihat dalam tim ini kan butuh regenerasi. Kalaupun saya diminta sebagai pemain yang tentunya perlu diskusi yang panjang.

Anda kan pernah dikecewakan Manajemen Persib...

Yang pasti, sebenarnya itu tidak harus dilakukan oleh manajemen, yang menurut saya sangat tidak bagus. Pemutusan kontrak dengan pemain itu tidak selayaknya dilakukan seperti itu (lewat pesan singkat). Apalagi terhadap pemain yang cukup lama dan sudah memberikan sesuatu untuk tim. Sebenarnya, kekecewaannya itu kami tidak diajak bicara. Terus kalau urusan pemutusan kontrakan kapan pun, di mana pun, siapa pun harus siap. Karena itu bentuk sebuah kerja sama. Buat saya tidak masalah. Harusnya ini jadi pelajaran buat manajemen, jangan terulang lagi.* Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news