news
ONE CHAMPIONSHIP
Bagaimana Anthony Engelen Membaca Ruang Ketika Berlaga di ONE Championship
14 November 2019 21:49 WIB
berita
Anthony “The Archangel” Engelen, atlet ONE Championship
JAKARTA - Ring atau arena merupakan sebuah tempat sakral bagi setiap petarung. Tempat itu adalah saksi dari perjuangan mereka. 

Didesain untuk mengakomodasi dua atlet yang berlaga, kemampuan membaca ruang dalam arena bisa menjadi sebuah keuntungan besar bagi seorang atlet. Mengetahui kapan harus maju menyerang atau mundur menghindari serangan akan sangat tergantung pada penguasaan ring atau arena, yang juga dikenal dengan istilah ring control. 




Baca Juga :
- 'Papua Badboy' Bangga Sekaligus Kecewa Persembahkan Medali Bagi Indonesia
- Stefer Rahardian Tatap 2020 dengan Penuh Asa




Bagi Anthony “The Archangel” Engelen, atlet ONE Championship yang membawa bendera Indonesia, kemampuan membaca arena sangatlah penting dan berpengaruh terhadap 8 kemenangan yang telah ia raih dalam kancah mixed martial arts profesional.

Dan bentuk dari sebuah arena, apakah itu ring, octagon ataupun circle seperti yang biasa digunakan dalam ajang ONE Championship, berpengaruh besar terhadap jalannya sebuah laga dan hasil akhir. 


Baca Juga :
- Sam-A Gaiyanghadao dan Alaverdi Ramazanov Juara Dunia Baru
- Zhang Chenlong Berambisi Pukul KO dan Jadi Juara Dunia di Malaysia


“Saya lebih memilih bentuk cage yang bisa jadi berbentuk octagon atau lingkaran. Bentuk ring tidak akan berdampak banyak, selama bukan ring bertali seperti arena tinju” ujarnya. 

“The Archangel” menjelaskan bahwa arena dalam bentuk cage akan lebih menguntungkan bagi atlet yang sedang dalam posisi menyerang. 

“Dalam mixed martial arts, sangat penting untuk bisa menekan lawan anda ke tembok atau pagar ring. Jika hal ini terjadi di atas ring bertali, maka seringkali lawan terdorong keluar ring,” paparnya.

“Format ring bertali akan juga berdampak saat anda hendak melakukan takedown, dimana salah satu lengan anda harus melewati tali ring atau malah tersangkut disitu. Ini sangat mengganggu saat sedang berada di lantai ring. 

Bagi Anthony, penguasaan dalam membaca ruang sangat tergantung dari bentuk arena yang ada. Sehingga, aksi dan keputusan yang ia ambil akan tergantung pada bentuk dari area bertandingnya.  

“Anda dapat menekan lawan ke pagar ring, dan sebaliknya pun bisa menggunakan pagar sesuai kebutuhan. Misalnya lawan sedang menekan, anda bisa menggunakan pagar kawat ring untuk bangkit lagi,” ujar atlet divisi featherweight ini. 

Anthony lanjut menjelaskan bahwa salah satu hal terpenting ketika berlaga adalah dengan tetap berusaha mengendalikan situasi dari area tengah. 

“Apapun yang terjadi, seperti dalam tinju atau olahraga bela diri apapun, maka Anda harus tetap fokus untuk bisa mengendalikan area tengah ring selama pertandingan berlangsung,” pungkas Anthony Engelen.  

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news