news
UMUM
Skuat Elang Muda Rindu Juara
14 November 2019 19:30 WIB
berita
Tim sepak bola pelajar Indonesia rindu juara
JAKARTA - Spirit anak muda menjadi salah satu modal berharga tim sepak bola pelajar Indonesia di turnamen 47the Asian Schools Football U-18 Championship. Terlebih berlangsung di negeri sendiri di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 15-25 November 2019.

"Ini bagian dari tambahan energi kita sebagai tuan rumah. Semoga dengan spirit anak muda yang tinggi kita bisa masuk final. Syukur-syukur juara," kata Raden Isnanta, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora. 




Baca Juga :
- Bonus SEA Games 2019 Cair, Raden Isnanta: Ini Memantik Semangat Atlet Berprestasi
- Indonesia Terpatri di Posisi 4 Besar, Itu Persoalan Klasik




Menurutnya para pemain juga termotivasi untuk menjadi bagian dari timnas U-20 di Piala Dunia U-20 pada 2021 nanti. Karena itu, Kemenpora mengundang Fakhri Husaini, pelatih timnas U-19 untuk memantau pemain usia muda ini.

"Ini bukan event kelas dua. Ini sangat bergengsi untuk pelajar. Pemain top Asia seperti Park Ji-sung (Korsel) pernah mencicipi kejuaraan ini. Pemain nasional seperti Evan Dimas, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman sebelumnya juga terjun di kejuaraan ini," jelas Raden Isnanta.


Baca Juga :
- Paripurna..! TopSkor Indonesia U-16 Kawinkan Gelar Juara
- TopSkor U-16 Indonesia dan SBAI Mencari Juara Sejati


Pemain Timnas U-19 nantinya juga akan banyak menghiasai tim pelajar Indonesia. Sebut saja Supriadi, Komang Teguh, Athallah Ar Raihan dan lainnya.

Tim ini kata Isnanta merupakan proses hasil pembinaan usia muda secara berjenjang. Pemain-pemain muda terbaik ini dari hasil kejuaraan PPLP/PPLPD/SKO. Setelah tersaring menjadi 20 pemain, mereka dikarantina selama 2 bulan dibawah asuhan pelatih Bambang Warsito.

"Skuat Merah Putih yang berjuluk Elang Muda Asia, dibawah penanganan Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam hal ini Deputi Pembudayaan Olahraga, bermaterikan seleksi dari Kejurnas PPLP/PPLPD dan SKO yang telah berlangsung beberapa waktu lalu," terang Raden Isnanta. 

Selama 46 edisi sebelumnya tim pelajar Indonesia telah empat kali juara (1984, 1985, 1994, 1996). Raden Isnanta melanjutkan ini kesempatan generasi muda unjuk prestasi, terlebih pertandingan di negeri sendiri. Tim Merah Putih merindukan juara.

Pada ajang ini, tim pelajar Indonesia tercatat sebagai runner-up dalam dua episode terakhir. Digelaran tahun 2017 yang berlangsung di Besut Stadium, Terengganu, Malaysia, tim pelajar Indonesia takluk dari Iran dengan skor 0-3. Demikian pula pada 2018 di India, tim Merah Puti gagal juara setelah dikalahkan Thailand.

"Saya berharap semua pemain yang membela Merah Putih harus bermain maksimal. Apalagi pertandingan digelar di negeri sendiri. Saya yakin mereka akan total. Doakan saja bisa juara," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Turnamen ini diikuti 8 negara yakni Korea, Cina, Thailand, Singapura, India, Malaysia dan Indonesia. *
 

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news