news
LIGA INGGRIS
Winger Muda Man. United Ini Menantang Para Bek Liga Primer
13 November 2019 13:45 WIB
berita
Dari 12 kali dimainkan di Liga Primer musim ini, winger Man. United Daniel James (tengah) rata-rata menerima pelanggaran 2,5 per pertandingan. Tampak James saat melawan Brighton, Minggu (10/11) lalu.
MANCHESTER - Menjadi penyerang sayap winger jelas berisiko selalu mendapatkan adangan fisik dari lawan. Itu pula yang dialami Daniel James pada musim pertamanya di Manchescter United (MU) setelah dibeli dari Swansea City AFC.

James secara terbuka menantang para bek di Liga Primer. Winger 22 tahun asal Wales tersebut ternyata sama sekali tidak takut menjadi target utama tekel lawan selama pertandingan.




Baca Juga :
- MU Bisa Gigit Jari, Bidikannya Disodorkan Leicester Kontrak Baru
- Jelang Derby Manchester, Berbatov: Aneh, Penggemar MU Ingin Kalah dari City




Terakhir, dua pemain Brighton & Hove Albion FC, Lewis Dunk dan Dan Burn, diganjar kartu kuning karena melakukan tekel berbahaya terhadap James. Pada pertandingan pekan ke-12 Liga Primer, Minggu (10/11) lalu, tersebut, MU menang 3-1.

Seusai pertandingan, James mengaku adu fisik keras sudah kerap dialaminya saat masih berseragam Swansea, utamanya di Championship (Divisi Dua) musim lalu. Menurut James, pelanggaran dari lawan justru membuatnya kuat dan banyak belajar dari sisi teknis, utamanya menghindari tekel-tekel berbahaya.


Baca Juga :
- Solskjaer Panaskan Derby Manchester, Setan Merah Lebih Besar dari City
- Mourinho Tak Peduli Eriksen Minta Pergi


“Di Championship musim lalu, saya sering sekali dijegal. Jika bek lawan menjegal dan Anda lalu jatuh dan terlihat kesakitan, mereka mungkin akan berpikir lebih hebat ketimbang Anda. Jadi, sebaiknya Anda langsung cepat bangun dan kembali bermain.”

Dengan tinggi badan hanya sekitar 170 cm, postur James memang terlihat tidak ideal untuk ukuran seorang winger di tim-tim Eropa. Pemain dengan tinggi seperti James terkesan mudah untuk dijatuhkan atau dilewati lawan.

“Jika pelanggaran terhadap saya berbuah tendangan bebas, tentu itu sangat bagus buat tim. Yang pasti, Anda harus berupaya untuk tetap bugar setelah dijegal karena Anda bagian dari permainan tim,” tutur James.

James dibeli MU dari Swansea pada musim panas lalu dengan bandrol 15 juta paun. Selain masih muda, ia dinilai tidak terlalu berpengalaman untuk klub sebesar MU. Ditambah, musim sebelumnya James hanya bermain di Championship.

Kendati begitu, statistik menunjukkan sebalilknya. Dari 16 gol Setan Merah sejauh ini di Liga Primer, James terlibat langsung dalam lima di antaranya (tiga gol, dua assist). Hebatnya, ketiga gol tersebut dibuat James hanya dalam empat laga awalnya di Liga Primer. Pentingnya James bagi pelatih Oe Gunnar Solskjaer terlihat dari 11 kali ia menjadi starter dari 12 kesempatan dimainkan di Liga Primer.

Saat melawan Brighton lalu, James juga bermain sangat bagus di lini depan bersama Marcus Rashford dan Anthony Martial. Tidak hanya mereka bertiga, Solskjaer pun menyebut pertandingan melawan Brighton tersebut menjadi penampilan terbaik MU sejauh musim ini berjalan.

Andreas Pereira dan Rashford masing-masing mencetak satu gol pada pertandingan tersebut. Satu gol MU lainnya datang dari bunuh diri gelandang Brighton, Davy Propper. “Sejak Martial kembali, semua menjadi jauh lebih mudah. Ia pemain penghubung antarlini yang bagus. Martial tidak hanya bagus dalam menyerang tetapi juga baik saat membantu pertahanan,” ucap James. “Kembalinya Martial membuat kerja sama saya dengan Rashford semakin padu. Martial tidak hanya piawai mengatur tempo di lini depan tetapi juga mampu mencetak gol dan membuat assist.”*TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news