news
LIGA 1
Persib Menang atas Arema Tanpa Bantuan Teror dari Bobotoh
13 November 2019 13:40 WIB
berita
Bek Persib Nick Kuipers (kanan) menggendong Erwin Ramdani saat selebrasi kemenangan atas Arema FC/Foto: TopSkor/Arief Nugraha K
BANDUNG – Pelan tapi pasti Persib Bandung mulai mendekati target ke posisi lima besar klasemen Liga 1 2019 menyusul kemenangan 3-0 atas Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11). Tambahan tiga poin itu menempatkan Supardi Nasir dan kawan-kawan ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 40 poin.

Maung Bandung terus menempel Arema yang masih bertahan di posisi kelima dengan selisih satu poin saja. Gemuruh 26 ribu lebih bobotoh tidak bisa dibendung saat menyambut kemenangan Persib atas salah satu seteru beratnya itu.




Baca Juga :
- Soal Pemain Bidikan Persib Musim Depan, Ini Kata Manajemen
- Pelatih Puji Performa Pemain Pelapis Persib saat lawan Borneo FC




Maklum, kemenangan tersebut mengobati kekecewaan bobotoh ketika tim kesayangannya dikoyak Arema 1-5 pada putaran pertama lalu. Yang juga membanggakan bobotoh, kemenangan Maung Bandung atas Singo Edan murni diraih dengan perlawanan gigih dan semangat juang tinggi.

Sama sekali tidak ada intimidasi, tekanan, apalagi teror bobotoh kepada tim tamu sebelum pertandingan, seperti dialami Persib saat bertandang ke Malang. Absennya beberapa pemain inti ternyata tidak memengaruhi semangat dan mental tanding tim.


Baca Juga :
- Compact Defense Jadi Taktik Jitu Roberts untuk Menuntaskan Dua Laga Sisa Persib
- Sisakan Dua Laga Kandang, Kans Persib ke Lima Besar Liga 1 2019 Terbuka Lebar


Sebaliknya jadi momen pembuktian bagi pemain pelapis seperti Kim Jeffrey Kurniawan, Zalnando, dan Frets Butuan. Mereka tampil sesuai harapan sang pelatih untuk mengisi posisi yang ditinggal Febri Hariyadi, Ardi Idrus, dan Ezechiel N'Douassel.

Maung Bandung langsung menggebrak dengan memborong tiga gol pada babak pertama. Kim yang untuk kali pertama tampil sejak awal membuka kemenangan menit ke-6. Omid Nazari menggandakan keunggulan menit ke-35, dan Frets Butuan melengkapi kemenangan Persib atas Arema empat menit kemudian.

Meski tidak menyamai skor kemenangan Arema pada putaran pertama yang mencapai lima gol, hasil 3-0 bagi Persib sangat penting untuk modal bersaing di papan atas. Pelatih Robert Rene Alberts pun mengaku puas dengan penampilan tim asuhannya. Terutama pemain muda yang berani tampil menyerang dan bermain sesuai harapannya.

"Ini pertandingan yang sangat bagus dan membuat kami senang.  Apalagi babak pertama, kami mendominasi determinasi permainan. Hasilnya, kami bisa mencetak tiga gol yang sangat penting itu," Robert mengungkapkan seusai pertandingan.

Pelatih asal Belanda itu menambahkan, tim asuhannya saat ini sedang dalam performa yang sangat baik. "Enam kali berturut-turut kami tidak pernah kalah, dan bahkan kami lebih sering menang. Dengan performa seperti ini, saya yakin kami akan memperpanjang rekor tujuh laga tanpa kalah dengan menambah kemenangan pekan depan (lawan Barito Putera)," ujarnya.

Sebaliknya, pelatih Arema Milomir Seslija tentu terpukul dengan kekalahan telak yang dialami timnya. Menurutnya, gol pertama yang begitu cepat menghancurkan mental tanding anak asuhnya. gol itu menurut Seslija juga mencederai fair play karena terjadi saat salah satu pemainnya terkapar, namun pemain Persib tidak menghiraukan.

"Seharusnya wasit menghentikan permainan ketika ada pemain yang jatuh dan kesakitan," ucap Milo, panggilan akrab Seslija. Milo menilai sikap wasit itu mengganggu konsentrasi pemainnya. "Yang pasti ketidakhadiran beberapa pemain inti juga berpengaruh terhadap tim. Itu pasti karena cukup banyak pemain saya yang absen," ucapnya.*Arief Nugraha K

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news