news
LIGA SPANYOL
Atletico Masih Butuh Waktu
13 November 2019 12:52 WIB
berita
Tiga pemain kunci Atletico, Jose Gimenez, Stefan Savic, dan Joao Felix (foto) dijadwalkan pulih setelah jeda internasional November ini.-Topskor/ist
MADRID – "Kami butuh waktu,” kata Diego Simeone pada 18 September lalu, setelah memainkan lima pertandingan di musim ini. Pelatih Atletico Madrid itu menilai tidak cukup dengan hanya waktu sebulan timnya bisa terbentuk. Tiga pekan kemudian dan setelah memainkan 12 pertandingan, timnya masih belum terlihat konsisten seperti yang diharapkannya.

Tiga poin yang didapat ketika melawan RCD Espanyol (3-1) pada jornada 13 lalu merupakan kemenangan keenam Atletico di LaLiga dan kedelapan di semua ajang musim ini (17). Hasil itu cukup melegakan dan mengeluarkan Atletico dari bayangan krisis setelah gagal meraih kemenangan di tiga laga terakhirnya.




Baca Juga :
- Felipe Pengganti Ideal Godin
- Felix Antar Atletico ke 16 Besar




Kendati secara posisi, Atletico masih aman. Di Liga Champions, Los Rojiblancos hanya selangkah lagi menuju fase knock out. Sementara di LaLiga, mereka terpaut satu poin dari dua pemimpin klasemen: FC Barcelona dan Real Madrid. Namun, hanya menang tiga kali dari 10 laga terakhir di LaLiga (sekali kalah dan enam seri), juga kesulitan mencetak gol (empat kali), inilah bukan Atletico yang diharapkan publik.

Dalam 17 laga, Atletico memetik 8 kemenangan,7 imbang, dan 2 kekalahan, serta mencetak 21 gol, kemasukan 12, dan clean sheet 9 kali. Statistik tersebut merupakan salah satu yang terburuk selama era kepelatihan Diego Simeone (sejak 2011). Atau hanya lebih baik dari 2017/18, saat Atletico mencatatkan enam kemenangan dalam periode yang sama.


Baca Juga :
- Duel lawan Lokomotiv, Momentum Felix
- Catatan Buruk 60 Tahun Bisa Terulang


Sisanya Atletico mencatatkan kemenangan yang lebih baik. Pada 2018/19 ada 10 kali. Kemudian pada 2016/17, 2015/16, dan 2014/15 ada 11 kemenangan, sementara pada 2013/14 dan 2012/13 sebanyak 14 kali. Untuk rapor kekalahan, ini bukan yang terparah. Di 2016/17, 2015/16, dan 2014/15 Atletico sempat menelan tiga kekalahan dalam 17 laga awal.

Statistik pertahanan yang sekarang, 12 gol dan sembilan clean sheet, menjadi yang terbaik ketiga dalam  era kepelatihan Simeone. Namun dalam hal sisi serangan, ini menjadi yang terburuk kedua, setelah 2017/18 (19 gol). Jumlah 21 gol yang mereka torehkan sejauh ini juga menurun apabila dibandingkan dengan musim lalu (25).

Itu pun berkat sumbangan Alvaro Morata dalam enam laga terakhir. Sejak datang ke Atletico pada Januari lalu, sang pemain sudah mengoleksi 13 dari 30 laga. “Saya datang di pertengahan musim, tidak mudah untuk beradaptasi. Namun, performa terbaik baru saja dimulai,” ujar Morata.

Di luar pernampilan bagus Morata, Atletico sejatinya perlu bermain lebih kolektif, seperti Diego Costa yang performanya belum juga mantap. Namun, Simeone optimistis waktu dibutuhkannya akan berbuah manis. Beberapa pemain seperti Vitolo Machin sudag memperlihatkan peningkatan seperti saat melawan Espanyol.

Jeda dua pekan juga bisa memberikan waktu bagi sang pelatih mendapatkan kembali tiga kuncinya yang cedera: Jose Maria Gimenez, Stefan Savic, dan Joao Felix. Nama pertama telah absen selama lima pekan, sementara bek Montenegro tujuh laga, dan winger Portugal enam kali. Ketiganya akan siap untuk duel lawan Granada FC pada 23 November mendatang.* GOGOR HAKIM DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news