news
UMUM
Kabar Baik dari Zahra Muzdalifah, Timnas Putri Siap hadapi Sri Lanka Buka-Tutup
13 November 2019 13:00 WIB
berita
Dokumentasi PSSI
JAKARTA - Tim nasional (timnas) putri Indonesia terus mematangkan persiapan jelang  SEA Games 2019 yang akan digelar di Filipina, akhir November mendatang. Pemusatan latihan (TC) tim Garuda Pertiwi kini masih berlangsung di lapangan National Youth Training Center (NYTC), Sawangan, Depok.

Dalam persiapan, pelatih timnas putri, Rully Nere mengaku mengalami sedikit kendala untuk menentukan sebelas pemain inti. Hal ini juga dipengaruhi karena beberapa  pemain andalan mengalami cedera.




Baca Juga :
- Shin Tae-yong Putuskan Melatih Shenzhen FC
- Hindari Sanksi, Panpel Imbau Suporter PSIS




“Saya mengalami beberapa hambatan ketika ingin mencari dan mempersolid 11 pemain inti karena di antaranya mengalami cedera. Pertama ada Nurhayati, pemain gelandang tengah ini cukup bagus ketika bermain namun rentan sekali dengan cedera. Dari ketika kami persiapan AFF lalu sampai dia bermain di klub dan kembali di timnas mungkin sudah empat kali mengalami cedera. Dia sempat kena engkel tiga kali, saat ini ia cedera lutut,” kata Rully.

Nurhayati dinilai salah satu pemain yang kreatif. Ia juga mempunyai mobilitas yang tinggi di lapangan dan pintar mencari celah untuk membangun serangan. Kehadirannya di lapangan juga ikut memberi spirit kepada pemain lain.


Baca Juga :
- Songsong Liga 1, Stadion Brawijaya Ditutup
- Mimpi ke Piala Dunia, TC Timnas Futsal Masih Belum Jelas


Winger andalan timnas putri, Zahra Muzdalifah juga masih menjalani penyembuhan cedera kaki kirinya. Termasuk, Ria Ristiani dan Fitria Nur yang harus menepi karena cedera.

“Zahra sedang dalam tahap fisio terapi kaki kiri. Kondisi kaki kirinya ada masalah kalau kata dokter bilang ada radang kaki kiri jadi ketika dia melakukan sprint dan tendangan keras dia merasa kesakitan. Karena hal ini beberapa kali dia harus menjalani latihan terpisah,” ujar Rully.

Menurut Zahra, cedera yang dialaminya kini sudah mulai membaik. Dirinya yakin dalam waktu dekat ini akan sembuh total dari cedera yang dialami. “Cedera quadriceps kiri ini memang sudah mulai terasa sejak pertama TC di Sawangan kemarin. Sempat hampir sepekan kemarin rest dari latihan jadi hanya terapi fisio saja karena memang itu syarat dari dokter,” kata Zahra.

“Tetapi sudah tiga hari belakangan sudah enak buat dipakai main lagi hanya belum 100 persen. Kemarin juga sudah coba latihan longpass, tetapi untuk shooting belum terlalu maksimal. Sprint juga sudah mulai enak, sudah bisa gerakan explosive juga,” pemain jebolan Liga TopSkor itu menambahkan.

Sementara itu, dalam latihan kemarin, Rully fokus mematangkan strategi build-up dan transisi menyerang serta bertahan. “Hari ini (kemarin) kami latihan dua kali yaitu pagi hari tadi kami latihan bagaimana skema bermain dengan membangun serangan dari bawah. Lalu sore ini tadi kami berikan latihan mengenai transisi pemain ketika mendapatkan kesempatan menyerang dan juga bagaimana transisi mereka ketika bertahan,” ucap mantan pemain timnas Indonesia itu.

Rencananya, timnas putri akan melakoni uji coba melawan Sri Lanka pada Kamis (14/11) dan Sabtu (16/11) mendatang, di Stadion Pakansari, Bogor. “Pada tanggal 14 kami akan bermain dua kali 30 menit di Stadion Pakansari, Bogor. Tetapi laga ini tertutup. Lalu tanggal 16 kami akan kembali melawan Sri Lanka bermain dengan dua kali 45 menit setelah timnas U-23 bermain dan itu sifatnya terbuka,” kata Rully.*NIZAR GALANG GANDHIMAR

 

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news